Pernah mimpi jatuh saat tidur? Jangan nebak-nebak, tahu artinya menurut dokter! Apakah kamu pernah mengalami sensasi "terjatuh" saat sedang tertidur? Kamu tidak sendirian, hal ini terjadi pada sekitar 60-70 persen populasi.
Sensasi ini disebut sentakan hipnik (hypnic jerk), sebuah kontraksi otot yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak sengaja saat tubuh beralih dari kondisi sadar ke tidur. Menurut Dr Myro Figura, ahli anestesi di Los Angeles, California, sentakan hipnik muncul karena adanya kesalahan kecil dalam cara otak beradaptasi saat tubuh sedang menikmati relaksasi.
"Apakah kamu tahu perasaan ini? Anda sedang bersantai, tertidur, dan kemudian Anda tersentak. Ini disebut sentakan hipnik, dan itu adalah gangguan pribadi Anda sendiri," kata Dr Figura dalam sebuah video yang dibagikan melalui Instagram.
Namun, meski tergolong normal, sentakan hipnik yang terlalu sering bisa menjadi sinyal tubuh sedang tidak seimbang. "Itu bisa berarti Anda stres, Anda tidak cukup tidur, atau Anda minum terlalu banyak kafein," katanya.
Fenomena ini umumnya muncul pada tahap tidur ringan dan tidak menandakan adanya penyakit serius. Namun, pola tidur yang tidak teratur—seperti akibat kerja shift atau jet lag—dapat mengganggu ritme sirkadian dan meningkatkan frekuensi sentakan hipnik.
Jadi, jika kamu pernah mengalami sensasi "terjatuh" saat tidur, jangan khawatir! Cukup tahu bahwa itu adalah sentakan hipnik dan tidak ada yang perlu khawatir. Namun, jika sentakan hipnik terlalu sering atau disertai dengan gejala lain seperti stres, kurang tidur, atau konsumsi kafein berlebihan, maka kamu harus waspada dan melakukan perubahan pada pola hidupmu!
Sensasi ini disebut sentakan hipnik (hypnic jerk), sebuah kontraksi otot yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak sengaja saat tubuh beralih dari kondisi sadar ke tidur. Menurut Dr Myro Figura, ahli anestesi di Los Angeles, California, sentakan hipnik muncul karena adanya kesalahan kecil dalam cara otak beradaptasi saat tubuh sedang menikmati relaksasi.
"Apakah kamu tahu perasaan ini? Anda sedang bersantai, tertidur, dan kemudian Anda tersentak. Ini disebut sentakan hipnik, dan itu adalah gangguan pribadi Anda sendiri," kata Dr Figura dalam sebuah video yang dibagikan melalui Instagram.
Namun, meski tergolong normal, sentakan hipnik yang terlalu sering bisa menjadi sinyal tubuh sedang tidak seimbang. "Itu bisa berarti Anda stres, Anda tidak cukup tidur, atau Anda minum terlalu banyak kafein," katanya.
Fenomena ini umumnya muncul pada tahap tidur ringan dan tidak menandakan adanya penyakit serius. Namun, pola tidur yang tidak teratur—seperti akibat kerja shift atau jet lag—dapat mengganggu ritme sirkadian dan meningkatkan frekuensi sentakan hipnik.
Jadi, jika kamu pernah mengalami sensasi "terjatuh" saat tidur, jangan khawatir! Cukup tahu bahwa itu adalah sentakan hipnik dan tidak ada yang perlu khawatir. Namun, jika sentakan hipnik terlalu sering atau disertai dengan gejala lain seperti stres, kurang tidur, atau konsumsi kafein berlebihan, maka kamu harus waspada dan melakukan perubahan pada pola hidupmu!