Presiden Venezuela Nicolás Maduro mengeluarkan permohonan ke publik Amerika Serikat sebelum ditangkap oleh Donald Trump, Presiden Amerika Serikat. Pernyataan itu dilakukan dengan tur keliling ibu kota Venezuela dengan mobil Malam Tahun Baru dua malam sebelum terjadi penangkapan.
Maduro menegaskan bahwa ia ingin Amerika Serikat tahu bahwa di Venezuela ada teman yang damai dan pemerintah yang ramah. Ia juga mengatakan bahwa tidak ada perang, melainkan perdamaian. Pernyataan ini merupakan upaya Maduro untuk menampilkan dirinya sebagai presiden yang cinta damai.
Namun, ketika militer Amerika Serikat mulai menyerang Venezuela, Maduro mengubah sikapnya dan mengklaim bahwa ia ingin kesepakatan. Ia juga mengatakan bahwa jika Amerika Serikat ingin melakukan percakapan serius tentang perjanjian anti-narkoba, maka Venezuela siap. Madura juga mengatakan bahwa jika Amerika Serikat ingin minyak Venezuela, maka Venezuela siap menerima investasi AS.
Sementara itu, Trump telah menyebut Maduro sebagai pemimpin kartel dan menangkapnya setelah melakukan demonstrasi di seluruh Venezuela. Maduro sendiri menolak tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa pemerintahannya telah memerangi kartel dari Kolombia.
Maduro juga mengklaim bahwa pasukan Venezuela telah menembak jatuh 431 pesawat yang menyelundupkan narkoba di wilayahnya. Ia juga mengatakan bahwa Amerika Serikat mengarang tuduhan untuk membenarkan invasi ke Venezuela.
Penangkapan Maduro merupakan hasil dari konflik antara Amerika Serikat dan Venezuela selama beberapa bulan terakhir. Mereka telah berbicara sebelumnya, termasuk minggu lalu. Namun, pada akhirnya, Trump mengatakan bahwa ia telah menangkap Maduro.
Maduro menegaskan bahwa ia ingin Amerika Serikat tahu bahwa di Venezuela ada teman yang damai dan pemerintah yang ramah. Ia juga mengatakan bahwa tidak ada perang, melainkan perdamaian. Pernyataan ini merupakan upaya Maduro untuk menampilkan dirinya sebagai presiden yang cinta damai.
Namun, ketika militer Amerika Serikat mulai menyerang Venezuela, Maduro mengubah sikapnya dan mengklaim bahwa ia ingin kesepakatan. Ia juga mengatakan bahwa jika Amerika Serikat ingin melakukan percakapan serius tentang perjanjian anti-narkoba, maka Venezuela siap. Madura juga mengatakan bahwa jika Amerika Serikat ingin minyak Venezuela, maka Venezuela siap menerima investasi AS.
Sementara itu, Trump telah menyebut Maduro sebagai pemimpin kartel dan menangkapnya setelah melakukan demonstrasi di seluruh Venezuela. Maduro sendiri menolak tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa pemerintahannya telah memerangi kartel dari Kolombia.
Maduro juga mengklaim bahwa pasukan Venezuela telah menembak jatuh 431 pesawat yang menyelundupkan narkoba di wilayahnya. Ia juga mengatakan bahwa Amerika Serikat mengarang tuduhan untuk membenarkan invasi ke Venezuela.
Penangkapan Maduro merupakan hasil dari konflik antara Amerika Serikat dan Venezuela selama beberapa bulan terakhir. Mereka telah berbicara sebelumnya, termasuk minggu lalu. Namun, pada akhirnya, Trump mengatakan bahwa ia telah menangkap Maduro.