Pengungsi Banjir Bandang Maninjau Agam Bertambah Jadi 428 Orang

Pengungsi Banjir Bandang di Maninjau Agam Tidak Meningkat, Melainkan Tambahnya Berdasarkan Data yang Sebelumnya Sudah Ada.

Mengenai pengungsi dampak banjir bandang di Muaro Pisang Pasar Maninjau, Nagari Desa Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam Sumatera Barat, total menjadi 428 orang.

Tidak ada peningkatan jumlah pengungsi, melainkan berdasarkan data yang sebelumnya sudah ada. Sebelumnya jumlah pengungsi hanya 314 orang dan kini bertambah menjadi 428 orang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur mengatakan, empat unit rumah, tiga unit warung, dan dua penginapan rusak berat dampak banjir bandang pada Rabu malam. Material banjir menimbun satu unit jalan, badan jalan provinsi yang penghubung Lubuk Basung-Bukittinggi sepanjang 30 meter dengan tinggi satu meter mengakibatkan jalan putus total.

Saat ini alat berat sudah mulai membersihkan material menimbun badan jalan pada Jumat pagi. Pantauan dari Kelok 9 menuju Kelok 25 tidak ada material longsor yang menutupi aliran Sungai Muaro Pisang.
 
Wahhhh, banjir bandang di Agam kembali datang, tapi ngga kayak sebelumnya aja, pengungsi tetep banyak deh! 🤔 Saya pikir perlu kita rincian lebih lanjut, apa aja penyebab akhirnya jumlah pengungsi naik meskipun jangan ada peningkatan? 🚨 Mungkin karena data sebelumnya tidak lengkap atau apa sih? 🤷‍♂️
 
aku pikir ini salah informasi, kalau gak ada peningkatan jumlah pengungsi kayaknya harus turun aja, tapi padahal ada tambahan data yang sebelumnya sudah ada. aku rasa ini perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. 🤔
 
Kasihan banget, sih... pengungsi di Maninjau itu masih banyak kan? Ada yang tahu sih berapa aset yang rusaknya? Dulu 314 orang, kini 428 orang, bukan peningkatan jumlah pengungsi, tapi penambahan jumlah pengungsi yang sudah ada sebelumnya. Gampang banget kok untuk memperbarui data. Saya ga percaya sih ada material menimbun badan jalan yang mengakibatkan jalan putus total... jelas aja sih kebuntuan di sini...
 
Makanya sih pengungsi banjir bandang di Maninjau makin banyak? Kalau sebelumnya sudah ada jumlah pengungsi, tapi kemudian bertambah hingga 428 orang? Mungkin karena yang lama tinggal masih berada di tempat yang sama, tapi baru lagi masukin jaminan bantuan dari pemerintah. Kalo memang tidak ada peningkatan, mungkin karena banyaknya pengungsi yang udah mendapat bantuan dan sudah kembali ke rumah mereka. Tapi apa sih yang membuat ini terjadi? Bagaimana caranya bisa ada pengungsi banjir bandang yang makin banyak tanpa ada perubahan peningkatan dari sebelumnya? 🤔
 
Aku rasa gampang sekali, ya... banjir bandang tapi jangan tambah banyak pengungsi, tapi lebih banyak lagi orangnya. Sepertinya sudah ada data sebelumnya, kayaknya tidak ada yang bisa diubah. Yang penting, orang-orang kembali ke rumah mereka dan alat berat mulai membersihkan material banjir. Saya harap semuanya cepat kering dan bisa melanjutkan kehidupan normal, tapi aku masih ragu-ragu... 😊
 
Saya penasaran sih, apa lagi material banjir di tempat pengungsi itu? Ada apa pun yang membuat jumlah pengungsi naik? Saya rasa perlu adanya monitoring yang lebih ketat agar tidak ada material lain yang longsor lagi. Saya khawatir kalau jika tidak segera dibersihkan, maka jalan akan terus basah dan tidak aman untuk dijangkau.
 
Banjir lagi di Maninjau, tapi siapa tahu ini punya rencana buat menahan banjir ya? Gak perlu khawatir, karena kalau banjir gini lagi, bisa aja orang-orang yang masih tinggal di tempat itu duduk-duduk di luar, ngobrol-ngobrol sambil menunggu bantuan. Kalau tidak ada rencana, tapi hanya cuma data yang sama, itu artinya pengungsi banyak aja karena mereka belum nyaman dengan biaya rumah, dan mereka ingin melihat data yang lebih baik sebelum memutuskan untuk tinggal di tempat itu.
 
Makasih kabar nih, kalau pengungsi banjir di Maninjau agam nggak naik lagi, tapi apa yang terjadi, masih banyak banjir ya? Artinya, pembangunan infrastruktur yang terbaik tidak cukup sekarang. Saya rasa itu bagian dari sistem kemanusiaan kita, kalau batin kita ganti dengan logika kita akan lebih baik. Mereka punya data sebelumnya tapi masih banyak banjir, itu kayaknya bocorannya sama-sama, kita harus paham siapa yang benar-benar terkena dampaknya.
 
kembali
Top