Pengakuan Saksi soal Nasib Tangki BBM OTM usai Kontrak Sewa Habis 10 Tahun

Saksi Bahas Tangki BBM yang Disewakan menjadi Milik Pertamina!

Hari ini di Pengadilan Tipikor Jakarta, saksi terdakwa Wahyu Wijayanto, mantan Chief Audit Executive PT Pertamina Persero tahun 2015-2017, membantah adanya kontrak yang menyebut tangki bahan bakar minyak (BBM) milik PT Orbit Terminal Merak (OTM) akan menjadi milik Pertamina setelah perjanjian sewa selama 10 tahun berakhir.

Wahyu berbicara saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina. Dia menyatakan, tidak ada statement mengenai hal tersebut dalam kontrak penyewaan terminal BBM milik OTM oleh Pertamina.

Menurut Wahyu, berdasarkan perhitungan internal seperti hasil kajian tim Pusat Penelitian Pranata Pembangunan Universitas Indonesia (UI), aset tersebut seharusnya menjadi milik Pertamina di akhir kontrak. Tapi tidak ada di dalam kontrak.

Saksi lainnya juga memberikan kesaksian yang sama, menolak adanya kontrak yang menyebut tangki BBM milik OTM akan menjadi milik Pertamina. Saksi-saksi ini menegaskan bahwa tidak ada satu pun tangki yang disewa menjadi milik Pertamina.

Kuasa hukum Kerry juga menyatakan bahwa hingga persidangan memasuki sidang ke-14, sebanyak 38 saksi yang dihadirkan jaksa tidak ada yang menyebut kliennya bersalah. Puluhan saksi itu tidak dapat menguatkan atau membuktikan dakwaan terhadap kliennya.

Hal ini menunjukkan bahwa korban yang terdakwa tidak memiliki bukti yang cukup untuk dibawa ke pengadilan.
 
ini kayaknya sangat konyol sih, 38 saksi tapi masih tidak bisa membuktikan apa-apa... aku pikir si wahyu wijayanto itu malah jadi pengacara korban sendiri ahh 😂 sebenarnya kontrak yang disebutkan di dalam sidang itu sepertinya ada masalah penyampaian kalau pertamina memang menyewa tangki BBM itu tapi tidak ada catatan tentang miliknya... kayaknya gak ada bukti yang cukup untuk membuktikan korupsi 😊
 
ini hal penting banget, kalau kontrak seharusnya tangki BBM milik OTM jadi milik Pertamina tapi ternyata ada kontrak yang menyebut lain, apa artinya ada kesalahpahaman atau manipulasi? harus ada pengecekan lebih lanjut tentang kontrak tersebut dan bukti-bukti yang dibawa ke pengadilan. kalau tidak ada bukti, maka korban itu tidak bisa dibawa ke pengadilan. ini penting banget untuk memastikan bahwa hak-hak klien tidak terkorupsi oleh pihak-pihak tertentu 🤔
 
omg skr itu cemper bnyk kontrak yang salah! kayaknya ada kerusakan yang serius di antara PT Orbit Terminal Merak (OTM) dan PT Pertamina Persero 😱 seharusnya aset mereka tidak pernah dilelang kan? sih apa yang bakal terjadi dengan semua orang yang sudah banyak berinvestasi dalam kontrak ini? 🤔
 
ini mas, kayaknya Pertamina yang ngerasa terancam karena tangki BBM milik OTM itu 😒. tapi siapa tahu kontrak itu benar-benar ada atau tidak? apa yang penting adalah PT Orbit Terminal Merak (OTM) yang benar-benar memiliki hak atas tangki BBM itu 🤔. sementara itulah, Pertamina yang harus memastikan bahwa semua transaksi mereka itu jujur dan bebas dari tindakan korupsi 💪.
 
Maksudnya apa sih? kalau kontrak itu jadi seperti main-main aja, siapa nanti yang mau bertanggung jawab? kaya seribukin korban juga tidak bisa buktikan, tapi jangan salah paham, aku tidak bermaksud untuk memberi kesempatan kepada siapapun untuk mengeluh. Tapi, ini memang menunjukkan bagaimana pentingnya transparansi dan kejelasan dalam proses bisnis. Jika kontrak itu benar-benar jadi seperti itu, maka kita harus bertanya-tanya siapa yang benar-benar memiliki tangki itu sekarang? 😊
 
aku penasaran sih apa itu tata kelola minyak mentah nih... aku tahu aja bahwa Pertamina itu perusahaan besar banget yang berhubungan dengan minyak, tapi aku belum paham bagaimana caranya mereka mengelola sumber daya itu. aku punya teman yang bekerja di bidang itu, tapi dia tidak bisa menjelaskannya dengan jelas... aku rasa ada sesuatu yang tidak beres di Pertamina, tapi aku tidak tahu apa aja nih...
 
ini kalimatnya mantan chief audit executive PT Pertamina jelas2 ada kesalahpahaman, ternyata kontrak penyewaan terminal BBM milik OTM itu tidak ada di dalam kontrak kan wajar2 sih 😊
 
Kasus ini bikin aku penasaran, tapi mungkin kalau lihat kontraknya, ternyata ada klarifikasi ya? Saksinya bilang tidak ada statement dalam kontrak, tapi kayaknya ada kesepakatan tertulis tentang tangki BBM yang disewakan. Mungkin perlu dicari jawaban dari PT Orbit Terminal Merak sendiri, kok.
 
Pagi aja, kabar korupsi lagi keluar dari balik layar! Ini benar-benar bikin perasaan kita gusi-gusian. Tapi, apa yang kita lihat di sini adalah kesalahpahaman besar sekali. Pertamina tidak punya kontrak untuk tangki BBM itu, jadi bagaimana korupsi bisa dilakukan? Itu seperti main main dengan uang negara, lho! Kita harus ngawasi lebih dekat bagaimana kerja keras di dalam pengelolaan sumber daya negara ini agar tidak berakhir di tangan yang salah.
 
kembali
Top