Kemendiktisaintek menetapkan honorarium penelitian hingga 25 persen untuk dosen dan peneliti. Mendikti Brian Yuliarto mengatakan, ini untuk memperkuat ekosistem riset perguruan tinggi, mulai tahun ini.
Berdasarkan kebijakan tersebut, anggaran penelitian diperkenankan untuk 25 persen dianggarkan untuk honor bagi dosen-dosen yang menerima anggaran ini. Implementasi kebijakan ini mengacu pada Standar Biaya Keluaran, serta teknis pelaksanaan yang diatur oleh Kemdiktisaintek dengan memperhatikan prinsip efisiensi, efektivitas, kewajaran dan kepatutan serta ketersediaan alokasi anggaran.
Menurut Brian, posisi Indonesia dalam indeks inovasi global juga meningkat. Saat ini, Indonesia naik delapan peringkat dari total 138 negara. Pemerintah mengalokasikan Rp2 triliun untuk dana riset yang secara merata disebar ke PTN maupun PTS di seluruh Indonesia.
Selain itu, kualitas publikasi ilmiah Indonesia juga menunjukkan tren positif. Jumlah publikasi jurnal bereputasi internasional meningkat dari 13.593 pada tahun 2024 menjadi 16.282. Peningkatan ini juga terjadi pada publikasi Q2.
Berdasarkan kebijakan tersebut, anggaran penelitian diperkenankan untuk 25 persen dianggarkan untuk honor bagi dosen-dosen yang menerima anggaran ini. Implementasi kebijakan ini mengacu pada Standar Biaya Keluaran, serta teknis pelaksanaan yang diatur oleh Kemdiktisaintek dengan memperhatikan prinsip efisiensi, efektivitas, kewajaran dan kepatutan serta ketersediaan alokasi anggaran.
Menurut Brian, posisi Indonesia dalam indeks inovasi global juga meningkat. Saat ini, Indonesia naik delapan peringkat dari total 138 negara. Pemerintah mengalokasikan Rp2 triliun untuk dana riset yang secara merata disebar ke PTN maupun PTS di seluruh Indonesia.
Selain itu, kualitas publikasi ilmiah Indonesia juga menunjukkan tren positif. Jumlah publikasi jurnal bereputasi internasional meningkat dari 13.593 pada tahun 2024 menjadi 16.282. Peningkatan ini juga terjadi pada publikasi Q2.