Diketahui, pemerintah Indonesia berhasil mengurangi jumlah penduduk miskin di negara kita. Menurut data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), pada bulan September 2025, jumlah penduduk miskin mencapai 23,36 juta orang atau sekitar 8,25 persen dari total populasi Indonesia. Ini menunjukkan bahwa penurunan kemiskinan nasional terus berlangsung sejak tahun 2021.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan bahwa penurunan ini melanjutkan tren penurunan kemiskinan yang telah berlangsung selama beberapa tahun. Tren ini juga menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Indonesia terus turun, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Namun, Amalia juga mengatakan bahwa penduduk miskin masih banyak sekali di Indonesia. Pada bulan September 2025, persentase penduduk miskin di perdesaan mencapai 10,72 persen, sedangkan di perkotaan sekitar 6,60 persen.
Amalia juga menegaskan bahwa penurunan kemiskinan terjadi di kedua wilayah tersebut. Penurunan ini juga dapat dilihat dari Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) yang menunjukkan rata-rata jarak pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan semakin menyempit.
Selain itu, Amalia juga mengatakan bahwa penurunan kemiskinan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti peningkatan penerimaan belanja negara dan program-program sosial yang dilaksanakan oleh pemerintah.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan bahwa penurunan ini melanjutkan tren penurunan kemiskinan yang telah berlangsung selama beberapa tahun. Tren ini juga menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Indonesia terus turun, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Namun, Amalia juga mengatakan bahwa penduduk miskin masih banyak sekali di Indonesia. Pada bulan September 2025, persentase penduduk miskin di perdesaan mencapai 10,72 persen, sedangkan di perkotaan sekitar 6,60 persen.
Amalia juga menegaskan bahwa penurunan kemiskinan terjadi di kedua wilayah tersebut. Penurunan ini juga dapat dilihat dari Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) yang menunjukkan rata-rata jarak pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan semakin menyempit.
Selain itu, Amalia juga mengatakan bahwa penurunan kemiskinan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti peningkatan penerimaan belanja negara dan program-program sosial yang dilaksanakan oleh pemerintah.