Pencarian korban kapal wisata yang tenggelam di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, diperpanjang hingga Minggu ini. Operasi penyelamatan dilakukan oleh tim SAR gabungan yang menggunakan berbagai alat dan teknologi untuk mencari tiga korban hilang.
Penyidik Polres Manggarai Barat memulai penyelidikan kasus kecelakaan laut yang menimpa kapal wisata KM. Putri Sakinah, yang mengangkut 11 penumpang dari empat ABK dan tujuh penumpang di antaranya enam warga negara asing asal Spanyol dan satu pemandu wisata warga negara Indonesia, tenggelam di perairan Pulau Padar pada Jumat malam lalu.
Dari proses pencarian oleh tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban meninggal tersebut beridentitas sebagai perempuan warga negara asing asal Spanyol. Sehingga masih ada tiga korban masih dalam proses pencarian.
Turis korban kapal tenggelam itu adalah rombongan keluarga pelatih sepak bola tim Valencia B putri asal Spanyol, Fernando Martin Caceres. Martin menjadi salah satu dari tiga korban hilang yang belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, menyatakan bahwa operasi pencarian dilakukan hingga akhir pekan ini karena masih terdapat tanda-tanda atau peluang penemuan korban. Operasi penyelamatan itu diperpanjang selama tiga hari dari operasi yang sudah berlangsung sejak Jumat kemarin.
Tim SAR gabungan menggunakan peralatan Beam Sonar untuk mencari keberadaan tiga korban yang masih dinyatakan hilang. Saat ini setidaknya ada lima beam sonar yang digunakan untuk membantu tim SAR gabungan melakukan pencarian.
Dalam proses pencarian itu, tim juga melakukan penyelaman, penyisiran, maupun menggunakan drone udara. Namun, kondisi arus dan anomali cuaca sering terjadi menjadi kendala dalam operasi pencarian itu.
Penyidik Polres Manggarai Barat memulai penyelidikan kasus kecelakaan laut yang menimpa kapal wisata KM. Putri Sakinah, yang mengangkut 11 penumpang dari empat ABK dan tujuh penumpang di antaranya enam warga negara asing asal Spanyol dan satu pemandu wisata warga negara Indonesia, tenggelam di perairan Pulau Padar pada Jumat malam lalu.
Dari proses pencarian oleh tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban meninggal tersebut beridentitas sebagai perempuan warga negara asing asal Spanyol. Sehingga masih ada tiga korban masih dalam proses pencarian.
Turis korban kapal tenggelam itu adalah rombongan keluarga pelatih sepak bola tim Valencia B putri asal Spanyol, Fernando Martin Caceres. Martin menjadi salah satu dari tiga korban hilang yang belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, menyatakan bahwa operasi pencarian dilakukan hingga akhir pekan ini karena masih terdapat tanda-tanda atau peluang penemuan korban. Operasi penyelamatan itu diperpanjang selama tiga hari dari operasi yang sudah berlangsung sejak Jumat kemarin.
Tim SAR gabungan menggunakan peralatan Beam Sonar untuk mencari keberadaan tiga korban yang masih dinyatakan hilang. Saat ini setidaknya ada lima beam sonar yang digunakan untuk membantu tim SAR gabungan melakukan pencarian.
Dalam proses pencarian itu, tim juga melakukan penyelaman, penyisiran, maupun menggunakan drone udara. Namun, kondisi arus dan anomali cuaca sering terjadi menjadi kendala dalam operasi pencarian itu.