Kupang, CNN Indonesia - Proses pencarian dua wisatawan warga negara Spanyol yang dinyatakan hilang setelah kapal KM. Putri Sakina tenggelam di Selat Padar, NTT, diperpanjang hingga tiga hari. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fatur Rahman mengatakan keputusan tersebut berdasarkan pada kemungkinan menemukan dua korban lain yang masih hilang.
"Rencana (pembatasan pencarian) tiga hari sampai tanggal 7 Januari, tapi kita tetap siap, karena ditemukannya satu korban berarti ada kemungkinan untuk menemukan dua korban lain," kata Fatur Rahman pada Minggu lalu. Menurutnya, perpanjangan proses pencarian tersebut dilakukan karena tim berhasil menemukan satu korban pada Senin (4/1) pagi.
Cuaca yang sering berubah di sekitar lokasi pencarian menjadi salah satu kendala tim gabungan dalam melakukan upaya pencarian korban yang masih hilang. Selain itu, arus laut juga menjadi faktor yang mempengaruhi proses pencarian. "Yang kedua adalah arus (laut) itu sendiri," jelasnya.
Fatur Rahman juga mengatakan bahwa pihaknya akan memperluas area pencarian dengan menambah lima nauticalmile dari area pencarian saat ini. Pencarian masih tetap dilakukan untuk menemukan dua korban lain yang dinyatakan hilang, yaitu wisatawan asal Spanyol yang tenggelam bersama kapal KM. Putri Sakina.
Dua orang yang diselamatkan adalah empat ABK dan tujuh penumpang di antaranya enam warga negara asing asal Spanyol dan satu pemandu wisata warga negara Indonesia. Dari proses pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban pada Senin (4/1) dalam keadaan meninggal dunia.
"Rencana (pembatasan pencarian) tiga hari sampai tanggal 7 Januari, tapi kita tetap siap, karena ditemukannya satu korban berarti ada kemungkinan untuk menemukan dua korban lain," kata Fatur Rahman pada Minggu lalu. Menurutnya, perpanjangan proses pencarian tersebut dilakukan karena tim berhasil menemukan satu korban pada Senin (4/1) pagi.
Cuaca yang sering berubah di sekitar lokasi pencarian menjadi salah satu kendala tim gabungan dalam melakukan upaya pencarian korban yang masih hilang. Selain itu, arus laut juga menjadi faktor yang mempengaruhi proses pencarian. "Yang kedua adalah arus (laut) itu sendiri," jelasnya.
Fatur Rahman juga mengatakan bahwa pihaknya akan memperluas area pencarian dengan menambah lima nauticalmile dari area pencarian saat ini. Pencarian masih tetap dilakukan untuk menemukan dua korban lain yang dinyatakan hilang, yaitu wisatawan asal Spanyol yang tenggelam bersama kapal KM. Putri Sakina.
Dua orang yang diselamatkan adalah empat ABK dan tujuh penumpang di antaranya enam warga negara asing asal Spanyol dan satu pemandu wisata warga negara Indonesia. Dari proses pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban pada Senin (4/1) dalam keadaan meninggal dunia.