Pemprov Riau Beri Tenggat 3 Bulan Tumbangkan Sawit di Tesso Nilo

Pemprov Riau Beri Tenggat 3 Bulan untuk Menumbangkan Sawit di Tesso Nilo

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menetapkan tenggat waktu tiga bulan bagi pihak-pihak yang menguasai lahan di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan. Lahan tersebut dikenakan larangan untuk ditanami kelapa sawit, dan para pemilik lahan harus menumbangkan tanaman tersebut secara mandiri.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, telah memberikan teguran kepada 15 orang yang menguasai lahan di TNTN untuk segera memusnahkan sawit itu dengan pola mengasih racun. "Kami sudah beri teguran pada mereka untuk segera melakukan tindakan tersebut," kata hariyanto.

Pemprov Riau telah menyiapkan lahan pengganti seluas 630 hektare di Kabupaten Kuantan Singingi dan Pelalawan. Diharapkan bahwa relocation ini bisa dilakukan dengan pendekatan yang humanis terhadap warga yang direlokasi maupun sekitar lahan pengganti.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan bahwa Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI telah menyiapkan lahan pengganti dengan pola skema perhutanan sosial atau hutan kemasyarakatan untuk relokasi warga dari kawasan TNTN. Perlu ada kelompok masyarakat untuk dicarikan lahan pengganti, dan tanaman untuk perhutanan sosial tidak boleh sawit.

Diperkirakan bahwa sekitar 70 ribu hektare lebih lahan sudah ditanami di TN Tesso Nilo, dari jumlah tersebut 51 ribu ditanami sawit dan 20 ribu non-sawit.
 
Makasih banget ya kementrian kuhutanan yang berat badan ini. Sekarang kita bisa rileks kepingin sawit itu di Tesso Nilo kayak apa? 😂 Kalau tidak ada sawit, mungkin nanti kita bisa banget bermendawai di sana. Lahan pengganti juga agak luas kok, 630 hektare sih. Gak kalah besar aja dengan sawit sebelumnya, kan? 🤔
 
omong banget sih tentang tesso nilo! aku pikir ini bukan ide yang bagus banget. tapi apa salahnya kalah kita menanam sawit lagi? kayaknya kita harus lihat dari sudut pandang warga dan masyarakat sekitar, apakah mereka setuju dengan keputusan ini atau tidak. tapi aku rasa ada kesempatan bagi pemerintah untuk memberikan solusi yang lebih baik lagi, seperti membuat program perhutanan sosial yang benar-benar membantu warga dan lingkungan, bukan hanya membuang sawit saja. 🤔🌳
 
Hmm, ternyata pemerintah Riau juga ingin melindungi kawasan Tesso Nilo ya... kalau tidak sawit itu bisa berakar di sana, pasti akan merusak lingkungan 😊. Saya pikir pendekatan ini agak berat, tapi mungkin itu cara yang paling efektif untuk melindungi ekosistem di sana. Aku yakin warga yang direlokasi harus mendapatkan bantuan yang cukup dari pemerintah, seperti rumah baru dan pelatihan untuk kerja sampingan, biar mereka tidak terlalu kesulitan dalam mengganti kehidupan nya di daerah baru 💕.
 
Saya rasa ini keputusan yang benar banget, tapi harus dipikirkan sedikit lebih lanjut nih 🤔. Pertama, kita harus ingat bahwa Tesso Nilo adalah kawasan yang sangat berharga untuk alam dan lingkungan 🌿🐨. Jika kita dibiarkan terus ditanami sawit, pasti akan merusak ekosistemnya 😬.

Saya senang juga bahwa Pemprov Riau telah menyiapkan lahan pengganti yang cukup besar 630 hektare 🤩. Namun, kita harus pastikan agar relocation ini bisa dilakukan dengan cara yang benar dan tidak memperburuk kehidupan warga 🤝.

Dan saya rasa kemenangan ini juga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dalam pengelolaan sumber daya alam 🌟. Mari kita terus berkomitmen untuk menjaga lingkungan dan alam kita 💚🌿
 
Udah sampe ngebahas isu sawit di TNTN kayaknya. Saya pikir pemerintah provinsi Riau udah wajib banget berbuat ini, karena lahan yang ditanami sawit itu udah banyak. 70 ribu hektare sih! Itu memang besar, tapi kita harus ingat bahwa sawit itu jadi penyebab masalah di daerah ini. Kalau tidak ada tindakan dari pemerintah, pasti akan terus banyak sekali hancur akar pohon yang asli di sana. Saya harap mereka benar-benar berbuat tanpa istilah 'mengasih' dan 'tanpa kerugian', karena warga yang direlokasi itu juga harus mendapat keadilan, ya! 🤔
 
Gue pikir pemerintah Provinsi Riau ini benar-benar harusnya nanti ada kebijakan yang lebih baik lagi mengenai lahan Tesso Nilo, nih... Lahan ini terlalu penting buat ekosistem dan aku rasa gue tidak mau lihat apa-apa lagi lahan yang dihancurkan karena pergi sawit. Dan kalau pemerintah nanti siap menyiapkan lahan pengganti yang benar-benar ada, nanti gue senang banget buat dilihat hasilnya! tapi aku masih ragu-ragu dulu...
 
mas bro, kalau lihat kabar ini, nih Pemprov Riau banget2 butuh ngurus lahan Tesso Nilo, mereka harus mengusir sawit dari sana karena bisa jadi jebak polusi dan apa lagi. tapi gampang aja, mereka udah buat lahan pengganti seluas 630 hektare di Kuantan Singingi dan Pelalawan bro 🌳💚.

kamu pikir bagaimana caranya masyarakat yang direlokasi akan bisa adaptasi dengan lahan pengganti itu? apakah mereka udah terbiasa dengan pola perhutanan sosial atau apa aja yang harus dipikirkan dari sini? dan siapa yang akan membagi lahan pengganti itulah? 🤔

berarti kalau kamu lihat kabar ini, Pemprov Riau udah ngambil langkah strategis untuk mengurus sawit di Tesso Nilo. tapi apa jangka waktu lagi bagaimana hasil dari relokasi ini? kalau ada kejadian yang mengecewakan seperti mana yang terjadi sebelumnya, apa sumber daya kita akan kembali mengalami kerugian bro? 🤯

kamu punya pendapat apa tentang kabar ini?
 
Eh sih, ternyata pemerintah Riau juga ingin menjaga alam kan? Maka, mereka tentu saja memutuskan untuk melarang sawit di Tesso Nilo karena itu sudah terlalu banyak. Saya setuju dengan keputusan ini, tapi harusnya ada cara yang lebih baik cari lahan pengganti buat warga yang akan direlokasi. Ngga bisa duduk di situ, tapi juga nggak bisa kembali ke tempat asalnya. Mungkin perlu ada bantuan dari pemerintah pusat dan masyarakat sipil agar proses relokasi itu lebih lancar ya.
 
kembali
Top