Bogor Utara Dijadikan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Pemerintah Kota Bogor, Pemkot Bogor, telah memutuskan untuk mengembangkan Bogor Utara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Bogor. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Utara yang digelar di Aula Kebon Jati, Kota Bogor.
Menurut Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Bogor Utara memiliki posisi strategis dalam sejarah perkembangan Kota Bogor dan disebutnya sebagai salah satu gerbang utama kota yang menyimpan potensi besar untuk dikembangkan. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Pemkot Bogor akan mengambil langkah signifikan dengan kembali melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan R2.
Rencana ini diproyeksikan menjadi bagian penting dari pengembangan Bogor Utara sebagai pusat aktivitas ekonomi dan konektivitas wilayah. Jalan R2 diharapkan mampu menghubungkan kawasan Sentul dengan Kota Bogor secara langsung tanpa harus melalui jalan tol, sehingga meningkatkan konektivitas baru ini.
Konektivitas baru ini tidak hanya akan memperlancar mobilitas, tetapi juga mendorong pengembangan potensi wilayah Bogor Utara agar pertumbuhannya lebih terlihat dan tidak tertinggal dibandingkan kawasan perbatasan lainnya. Menurut Dedie, ke depan harus ada rencana dan komunikasi yang matang untuk mengantisipasi pertumbuhan wilayah ini.
"Jangan sampai kita hanya menjadi penonton. Perencanaan dan komunikasi dengan pihak terkait mutlak dilakukan agar 'kue pertumbuhan wilayah' dapat dinikmati warga Kota Bogor," ujarnya.
Pemerintah Kota Bogor, Pemkot Bogor, telah memutuskan untuk mengembangkan Bogor Utara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Bogor. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Utara yang digelar di Aula Kebon Jati, Kota Bogor.
Menurut Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Bogor Utara memiliki posisi strategis dalam sejarah perkembangan Kota Bogor dan disebutnya sebagai salah satu gerbang utama kota yang menyimpan potensi besar untuk dikembangkan. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Pemkot Bogor akan mengambil langkah signifikan dengan kembali melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan R2.
Rencana ini diproyeksikan menjadi bagian penting dari pengembangan Bogor Utara sebagai pusat aktivitas ekonomi dan konektivitas wilayah. Jalan R2 diharapkan mampu menghubungkan kawasan Sentul dengan Kota Bogor secara langsung tanpa harus melalui jalan tol, sehingga meningkatkan konektivitas baru ini.
Konektivitas baru ini tidak hanya akan memperlancar mobilitas, tetapi juga mendorong pengembangan potensi wilayah Bogor Utara agar pertumbuhannya lebih terlihat dan tidak tertinggal dibandingkan kawasan perbatasan lainnya. Menurut Dedie, ke depan harus ada rencana dan komunikasi yang matang untuk mengantisipasi pertumbuhan wilayah ini.
"Jangan sampai kita hanya menjadi penonton. Perencanaan dan komunikasi dengan pihak terkait mutlak dilakukan agar 'kue pertumbuhan wilayah' dapat dinikmati warga Kota Bogor," ujarnya.