ini kayaknya pemerintah lagi ngeremoti anggaran subsidi bunga KUR, padahal gak sih ada masalah dengan sistem ini? kayaknya bukan ide yang buruk banget, tapi siapa tahu kereksaannya bakal panjang dan berat. misalnya apa aja kewajiban baru PNM sebagai SMV? harus jadi bank mikro 2.0 atau apa?
Hmm, aku punya pertanyaan, apa itu kur? Aku pikir itu seperti pinjaman dari bank, tapi di Indonesia ada yang disebut kur? Aku tidak tahu apa itu subsidi bunga, bisa dibawa ke rumah atau gimana caranya kalau harus diambil alih pemerintah? dan apa itu SMV? aku pikir itu seperti mobil, tapi tidak bisa bergerak . Tapi aku juga lihat bahwa kalau PNM diambil alih, itu artinya ada uang yang akan disumbangkan kepada rakyat, bukan? Dan aku suka itu, tapi aku tidak tahu bagaimana caranya semua itu bekerja...
Hmm, ini kayaknya udah bukti bahwa pemerintah sedang mencari cara untuk menghemat biaya subsidi bunga KUR. Nah, aku rasa penting banget kalau mereka bisa menemukan solusi yang tepat dan tidak mempengaruhi para pengguna KUR. Kalau PNM dijadikan penyalur utama, itu berarti siapa yang akan terkena dampaknya? Apakah masyarakat umum atau hanya yang memiliki kemampuan untuk mengelola kredit dengan baik? Aku harap mereka bisa melakukan evaluasi yang matang dan tidak membuat kerugian bagi siapa pun.
Wahhhh, pemerintah punya rencana lagi ! Aku pikir kalau harus diubah menjadi SMV itu tidak masuk akal, karena kalau kurang dari segera, banyak yang akan rusak. Dan pasti aku jadi bos dari PNM aja, karena siapa yang mau duduk sampingan? Mungkin rencana ini bisa menghindari kerugian sekali lagi, tapi siapa tahu ada cara lain yang lebih baik. Aku tidak percaya kalau kurang dari 6 bulan, langsung mereka punya plan untuk dijalankan aja .
Saya senang nih kalau pemerintah punya ide untuk mengambil alih PNM sebagai penyalur utama kredit KUR! Kalau gini, mungkin kita bisa terhindar dari kerugian subsidi bunga KUR yang hampir 40 triliun per tahun. Saya setuju juga dengan Yudhi Sadewa, kalau PNM diubah menjadi SMV itu bagus banget! Kita bisa lebih efisien dan efektif dalam menjaga kebijakan KUR nasional. Saya juga senang kalau pemerintah punya rencana untuk memperkuat fiskal jangka panjang negara. Semoga saja ini bisa membantu rakyat Indonesia yang butuh kredit KUR untuk berbisnis!