ini bikin penasaran kalau Yahya Cholil Staquf begitu keras sekali menggantikan Gus Ipul, tapi siapa tahu rotasi jabatan ini ada alasan yang baik nih
. Gus Ipul sebelumnya jarang kunjung ke kantor PBNU, itu memang bikin kesekretariatan jadi masalah, tapi siapa tahu dia bisa lebih produktif di luar sana
. Sementara Gudfan Arif yang baru dipekerjakan juga tidak pernah berinteraksi dengan Yayha tentang pekerjaan keorganisasian, itu memang bikin penasaran nih, apa yang salah sama mereka? 