Pasukan Khusus AS Dapat Menculik Putin? Trump Tolak, Ini Jawaban Jelas
Presiden AS Donald Trump kembali mengejutkan dunia dengan menjawab tegas pada pertanyaan tentang rencana pasukan khusus Delta Force AS untuk menculik Presiden Rusia Vladimir Putin. Menurut sumber yang dikutip dari wartawan Peter Doocy dari Fox News, Zelensky secara tersirat meminta agar pasukan khusus tersebut menculik Putin seperti yang dilakukan pada Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Namun, Trump tidak ragu-ragu dalam menjawab pertanyaan itu. "Ya, saya rasa itu tidak perlu," kata dia dengan jelas. Menurut Trump, ia memiliki hubungan yang baik dengan Putin dan tidak ada alasan untuk menculiknya. Ini menunjukkan bahwa Trump tidak ingin melibatkan pasukan khusus AS dalam operasi penculikan terhadap Putin.
Sementara itu, Zelensky dikenal telah bereaksi keras atas operasi penculikan Maduro yang dilakukan oleh pasukan khusus Amerika Serikat di Venezuela. Dia mengatakan bahwa jika bisa dilakukan pada para diktator seperti Maduro, maka Amerika Serikat tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Namun, reaksinya tidak langsung berkaitan dengan operasi penculikan Putin.
Keberadaan pasukan khusus AS dalam menculik Putin tetap menjadi topik diskusi di kalangan ahli-ahli politik dan strategic. Apakah ini akan membantu meningkatkan hubungan antara Amerika Serikat dan Rusia, ataukah itu hanya akan memperburuk perselisihan yang sudah ada? Akan tetapi, pernyataan Trump jelas-jelas menunjukkan bahwa AS tidak berencana untuk melibatkan pasukan khusus dalam operasi penculikan Putin.
Presiden AS Donald Trump kembali mengejutkan dunia dengan menjawab tegas pada pertanyaan tentang rencana pasukan khusus Delta Force AS untuk menculik Presiden Rusia Vladimir Putin. Menurut sumber yang dikutip dari wartawan Peter Doocy dari Fox News, Zelensky secara tersirat meminta agar pasukan khusus tersebut menculik Putin seperti yang dilakukan pada Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Namun, Trump tidak ragu-ragu dalam menjawab pertanyaan itu. "Ya, saya rasa itu tidak perlu," kata dia dengan jelas. Menurut Trump, ia memiliki hubungan yang baik dengan Putin dan tidak ada alasan untuk menculiknya. Ini menunjukkan bahwa Trump tidak ingin melibatkan pasukan khusus AS dalam operasi penculikan terhadap Putin.
Sementara itu, Zelensky dikenal telah bereaksi keras atas operasi penculikan Maduro yang dilakukan oleh pasukan khusus Amerika Serikat di Venezuela. Dia mengatakan bahwa jika bisa dilakukan pada para diktator seperti Maduro, maka Amerika Serikat tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Namun, reaksinya tidak langsung berkaitan dengan operasi penculikan Putin.
Keberadaan pasukan khusus AS dalam menculik Putin tetap menjadi topik diskusi di kalangan ahli-ahli politik dan strategic. Apakah ini akan membantu meningkatkan hubungan antara Amerika Serikat dan Rusia, ataukah itu hanya akan memperburuk perselisihan yang sudah ada? Akan tetapi, pernyataan Trump jelas-jelas menunjukkan bahwa AS tidak berencana untuk melibatkan pasukan khusus dalam operasi penculikan Putin.