Pasar saham diproyeksikan pulih perlahan pekan depan

Pasar saham Indonesia diharapkan akan pulih perlahan pada pekan depan. Menurut ekonom dan praktisi pasar modal Hans Kwee, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak di level support 8.167 sampai 8.000, dan level resistance 8.408 sampai 8.596. "Pasar saham diperkirakan akan pulih perlahan dengan potensi penguatan terbatas," kata Hans.

Mengenai pengumuman MSCI untuk melakukan penangguhan rebalancing indeks saham-saham Indonesia, diharapkan dapat mengurangi volatilitas tinggi di pasar saham Indonesia. Namun, Hans menilai bahwa agenda reformasi yang dilakukan pasar modal Indonesia, seperti meningkatkan transparansi dan tata kelola serta penetapan aturan batas minimal saham publik yang lebih ketat, akan menjadi sentimen positif bagi pelaku pasar.

Otoritas Indonesia diharapkan dapat mengambil langkah yang lebih proaktif untuk mengatasi isu-isu krusial dan menstabilkan pasar domestik. "Oleh karena itu, para investor akan melihat agenda reformasi tersebut sebagai tanda kepercayaan dari otoritas Indonesia," kata Hans.

Pengumuman ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia. Hans berpendapat bahwa peningkatan transparansi dan tata kelola adalah kunci untuk mengembalikan kepercayaan investor.
 
Gue pikir IHSG itu seperti pasangan baru, harus ada level support yang bikin tidak jatuh atau terlalu buncit 😂. 8.000 itu seperti batas kesabaran investor, kalau bergerak di bawah itu, semua orang akan terlihat bosan dan keluar pasar 🤪. Sementara itu, level resistance 8.596 itu seperti gue yang selalu suka makan nasi goreng dengan sambal yang pedas 😋, pasti bikin investor merasa takut dan jauhkan diri dari pasar saham.
 
Masing-masing orang harus punya strategi sendiri dalam investasi, tapi secara umum pasar saham di Indonesia masih banyak yang tidak jelas, kalau bisa nanti ada transparansi dan tata kelola yang lebih baik, saya rasa investor akan lebih percaya diri.
 
Pasaran saham di Indonesia, nanti apa ya? 🤔 Sebenarnya masih ada yang bikin keruh, tapi mungkin sudah mulai terangkat. Ibu tahan berharap pasar saham bisa pulih dari kemacetannya, dan Hans Kwee bilang pasarnya akan pulih perlahan dengan penguatan terbatas. Tapi apa sih itu artinya? 🤷‍♂️

Mungkin kalau ada transparansi yang lebih banyak di pasar saham, nanti para investor bisa yakin banget. Dan kalau ada aturan batas minimal saham publik yang ketat, mungkin juga bisa mencegah kerugian-kerugian yang bisa dialami oleh investor. 💸

Tapi, apa lagi yang harus dilakukan dari pihak otoritas? 🤔 Mereka harus lebih proaktif dalam menghadapi masalah-masalah yang ada di pasar saham. Dan kalau ada pengumuman tentang penangguhan rebalancing indeks saham-saham Indonesia, itu pasti bukan mainan. Mungkin bisa membuat volatilitas di pasar saham menurun. 📈

Tapi, apa yang paling penting adalah kepercayaan investor. Jika ada transparansi dan tata kelola yang baik, nanti para investor akan yakin banget dengan pasar saham Indonesia. 💪
 
Gue pikir masih jauh sekali dari masa kejayaan pasar saham di tahun 90an, kayaknya masih perlu banyak upaya untuk mencapai level yang sama. Sekarang ini, gue merasa masih terlalu kabur dengan pernyataan Hans tentang volatilitas tinggi di pasar saham Indonesia. Dulu, di masa Suharto, gue pikir pasar saham tidak pernah bergerak dengan stabil seperti sekarang. Aku ingat tahun 90an, pasar saham lebih mudah diprediksi, tapi sekarang ini terlalu sulit untuk diprediksi, kayaknya masih banyak hal yang salah dengan sistem ini 😅
 
ini kabar gembira! kalau aspek ekonomi tidak badut, maka biarkan kita fokus pada hal yang lebih penting yaitu investor asal luar negeri mulai membeli saham-saham kita 📈💰. tapi sih kalau mau tahu aku pikir kena buat otoritas Indonesia jadi lebih proaktif lagi dalam mengatur pasar, misalnya makin serius banget dalam regulasi dan penelitian pasar 💼📊.
 
Pasar saham Indonesia sedang dalam perjalanan pulihnya 🌈. Aku pikir otoritas ini harus fokus pada transparansi dan tata kelola agar pasar domestik bisa stabil lebih lama. Agenda reformasi yang dilakukan sebenarnya cukup positif, tapi aku masih ragu apakah itu akan berhasil mengatasi volatilitas tinggi di pasar. Mungkin otoritas harus lebih proaktif lagi, seperti membuat aturan batas minimal saham publik yang lebih ketat. Jika bisa dilakukan itu, maka investor pasti akan melihat itu sebagai tanda kepercayaan dari otoritas 🤞.
 
kembali
Top