Panduan Lengkap Mekanisme Pendaftaran SNBP-SNPMB 2026

Siswa dan sekolah segera akan mulai mendaftar ke jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Pengumuman tentang kuota sekolah ini telah berlangsung sejak 29 Desember lalu.

Siswa yang memiliki nilai rapor yang baik akan menjadi calon untuk mendaftar ke jalur SNBP-SNPMB. Berikut adalah panduan lengkap mekanisme pendaftaran SNBP-SNPMB 2026:

**Tahap Persiapan**

Pada tahap ini, sekolah dan siswa harus melampirkan data-data penting seperti nilai rapor, prestasi, dan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Selain itu, sekolah juga harus memiliki akun untuk mengisi data di Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS).

**Penentuan Siswa Eligible**

Setelah mendapatkan kuota dari Panitia SNPMB, sekolah harus melakukan pemeringkatan untuk menentukan nama-nama siswa yang masuk dalam daftar eligible. Pemeringkatan ini ditentukan berdasarkan nilai mata pelajaran sesuai dengan ketentuan.

**Tahap Pendaftaran**

Pada tahap ini, siswa dapat memilih prodi dan kampus tujuan. Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu atau dua PTN. Jika memilih satu program studi, siswa dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.

Berikut adalah tata cara daftar SNBP-SNPMB 2026:

1. Buka Portal SNPMB 2026.
2. Login menggunakan akun terdaftar.
3. Pilih prodi dan kampus tujuan.
4. Unggah portofolio bagi jurusan yang mensyaratkan.
5. Periksa seluruh data dan pastikan telah benar.
6. Kirim pendaftaran.
7. Cetak kartu peserta SNBP-SNPMB 2026.

**Seleksi**

Pengumuman hasil kelulusan akan diumumkan melalui laman resmi SNPMB dan laman mirror PTN pada tanggal 31 Maret 2026 mulai pukul 15.00 WIB.
 
Mana nih, tahun ini gak bakar banget! SNBP-SNPMB lagi-lagi sih, kalau tidak salah informasi mau buka daftar lagi. Sekolah-sekolah udah siap kan? Siswa juga harus siapkan data-data pentingnya, kayak nilai rapor dan prestasi apa-apaan. Gak sabar dengar hasil kelulusan di bulan Maret nanti!
 
kalo tahun ini sudah umur aja 20, tapi masih harus mendaftar ke SNBP-SNPMB ya makin keren banget sih, tapi aku pikir kalau harus pilih prodi dan kampus tujuan gak boleh terlalu sulit, karena kalau salah pilihan bisa jadi akhirnya tidak bisa masuk.
 
Gue pikir kalau gue masuk SNBP-SNPMB tuh, tapi gue rasa salah satu kesalnya adalah kalau kuota sekolah terlalu banyak. Gimana jadi kan? Mereka udah bilang ada kuota yang terbatas, tapi ternyata masih banyak sekali lulusan yang mau masuk. Gue rasa lebih baik kalau kampus mau fokus di satu program studi saja bukan? Nah, aku rasa kalau gue bisa pilih 2 program studi, itu akan membuatku kecewa.
 
Gue pikir kalau SNBP-SNPMB lagi-lagi jadi masalah bagi banyak siswa. Mana sih yang salah sih? Orang-orang harus sibuk sekali buat persiapan, tapi masih punya bingung apa yang mau diisi sama aja. Gue rasa perlu ada pengajar online yang bisa membantu siswa-siswi paham bagaimana caranya memilih prodi dan kampus tujuan. Lajangnya gue harap SNBP-SNPMB bisa lebih mudah dikonsumsi, jangan lagi seperti itu 😒
 
Hehe, ayo, pecinta pendidikan! 🤩 Belakangan ini banyak sekolah yang mengumumkan kuota untuk SNBP-SNPMB 2026, dan saya pikir itu sangat seru banget! 💯 Kita harus siap-siap dulu, karena nilai rapor dan prestasi memang penting untuk dipertimbangkan.

Saya rasa jadi lebih mudah jika kita memiliki rencana yang jelas tentang prodi apa yang ingin kita pilih nanti. Kalau salah pilih, kita bisa tidak menerima program studi kita di masa depan. 🤕

Tapi, jangan khawatir, karena saya yakin bahwa semua siswa Indonesia pasti punya kemampuan untuk sukses! 💪 Kita harus percaya diri dan berani untuk mencoba segalanya! 🔥

Ayo, kita mulai mempersiapkan diri kita sekarang juga! 🕒️ Pilih prodi dan kampus yang tepat, dan jangan lupa untuk mengunggah portofolio jurusan yang mensyaratkan! 💼

Saya rasa ini akan menjadi tahun yang sangat seru untuk kita semua! 🎉
 
Pokoknya sistem ini sama kayak sebelumnya, tapi sekarang lebih canggih dengan portal online yang nyaman 🤔. Saya ingat saat masih SMA, kita harus menyerah ke orang tua untuk mendaftar ke universitas, tapi sekarang anak-anak bisa mendaftarkan sendiri 📊. Aku rasa ini bagus banget, tapi aku juga kecewa karena tidak ada opsi tambahan seperti beasiswa atau bantuan lainnya yang bisa membantu siswa yang kurang mampu 😔.
 
AKU PENSILAI YANG JAWABAN INI TAHU, PENGUMUMAN CUPTO KUOTA SEKOLAH SUDAH BERTAMPUNG SELAMA 29 DESEMBER LALU, NANTI MAKANYA BERDASAR PESATUAN RAPORT GROGOTAN AKU YAKIN SISWA BISA MASUK KE SELEKTIF MASA DEPAN.
 
Saya masih bingung dengan jalur SNBP-SNPMB ini, sih... Apa yang pasti adalah siswa harus menunjukkan prestasi yang cukup tinggi, tapi siapa tahu ada siswa yang memiliki potensi besar tapi nilai rapornya tidak terlalu baik? Itu bagus untuk mereka, tapi apa yang salah dengan mereka kalau nilai rapornya kurang baik? Saya rasa mekanisme ini agak rumit dan membutuhkan perhatian yang lebih teliti dari para siswa.
 
Gak bisa tahan lagi, tahun 2025 udah banyak yang mendaftar ke SNBP-SNPMB, tapi masih belum ada informasi pasti tentang hasilnya... Udah banyak yang rasa yakin sudah lulus, tapi nggak ada yang bisa dipastikan 🤔. Nah, kalau mau tahu hasilnya udah harus sabar-sabar aja, karena hasil pengumuman 31 Maret pasti masih akan makin kerepotan lagi 😅.
 
Aku penasaran sih bagaimana kalau kita buat sistem seleksi yang lebih adil, gak perlu harus datang dari sekolah-sekolah terbaik aja, tapi juga bisa dari sekolah-sekolah kecil di pedalaman. Mungkin kalau kita buat seperti itu, maka masyarakat akan semakin setuju dengan sistem ini 😊.
 
Aku pikir ini suatu kesempatan yang besar buat kita anak muda Indonesia, bisa masuk ke universitas besar-besaran. Aku yakin banyak dari kita yang ingin melanjutkan pendidikan di tingkat universitas tapi belum sempat mencoba karena alasan apa pun. Sekarang jadilah kesempatan untuk kita berburu kesempatan ini! 🎓👍
 
Aku pikir ini cara yang cerdas buat memilih mahasiswa yang serius ingin masuk ke perguruan tinggi. Kalau mau kompetitif, mereka harus siap-siap sejak semester lalu dengan nilai raport yang bagus 💪. Aku juga senang melihat bahwa sistem ini sudah transparan, tidak seperti sebelumnya di mana kuota sekolah tidak jelas 🤔. Semoga bisa meningkatkan kualitas mahasiswa yang masuk ke perguruan tinggi 😊.
 
Gue rasanya kayak nanti kampus kayak panas banget! SNBP-SNPMB itu kayak cuma orang yang pintar saja bisa masuk, tapi gue rasa ada yang harus berubah. Masa kita harus ucapin kepada anak-anak kita, bahwa kecerdasan bukan hanya tentang nilai rapor, tapi juga tentang kepribadian dan bakat mereka!
 
Saya rasa kalau SNBP-SNPMB gini, mungkin kurang bisa jadi cara yang lebih sederhana ya? Kalo kita hanya harus memilih dua program studi dari satu atau dua PTN aja, itu lebih mudah deh. Saya lihat yang harus diunggah portofolio bagi jurusan yang mensyaratkan itu, itu terlalu banyak lagi deh! Apalagi kalau gak kenal bagaimana cara mengunggah file-portofolio itu... 🤯
 
Apa kabar gue, temen-temen! 🤔 Sekarang ini waktu untuk mengevaluasi opini masyarakat tentang sistem Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Gue curigai, sistem ini memang bisa meningkatkan kualitas mahasiswa yang masuk ke perguruan tinggi, tapi apa kalau kita lihat dari perspektif student itu sendiri? 🤝 Mereka harus banyak beban untuk mengumpulkan data-data, lalu kemudian diperingkati berdasarkan nilai mata pelajaran. Apakah itu adem? 🤔
 
aku rasa mekanisme ini agak rumit banget, apa salahnya sih kalau kalian berikan saran lebih banyak dari itu, misalnya ada fitur tambahan untuk membantu siswa dalam memilih prodi dan kampus tujuan, atau kalian bisa memberikan rekomendasi dari profesi dan bidang yang sedang dibutuhkan di Indonesia. juga, aku rasa lebih baik kalau kalian buat sistem online yang lebih mudah digunakan oleh para siswa, sehingga mereka tidak perlu khawatir dengan tugas-tugas yang panjang panjangnya.
 
[img: gif berwarna biru muda dengan teks "SNBP-SNPMB, kalau mau masuk ke universitas harus siap dulu 🤣"]

[Siswa yang suka gambar dengan hiasan kreatif di blognya]

[Kamu tahu gampang sekali memilih program studi di SNBP-SNPMB? 🤔]
 
Saya setuju bahwa SNBP-SNPMB ini adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, tapi aku masih ragu-ragu nih... bagaimana jadi kita harus memeriksa nilai rapor dan prestasi dari 5 tahun lalu? Apakah itu benar-benar akurat? Atau mungkin ada kemungkinan kesalahan? Saya khawatir kalau siswa yang kurang berprestasi di sekolah ini akan terdampak. Tapi saya juga tahu bahwa ini adalah langkah penting untuk menentukan masa depan mereka. Aku harap pihak SNPMB bisa memastikan kesalahan tidak terjadi dan semua data yang diupload itu benar-benar akurat 😕
 
kembali
Top