KPK Tangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin, Duga Korupsi Puluhan Miliar Rupiah!
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengumumkan penangkapan tiga orang di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Salah satu korban tangkapan tersebut adalah Kepala KPP Madya Banjarmasin sendiri, Mulyono.
Budi menyatakan bahwa penangkapan ini terkait dengan dugaan korupsi pada retribusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diajukan oleh pihak swasta sektor perkebunan di KPP Madya Banjarmasin. Nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.
"Kami melakukan penangkapan tiga orang, salah satunya adalah Kepala KPP Madya Banjarmasin," kata Budi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Ia juga menyebutkan bahwa dua orang lainnya masih dalam perjalanan menuju ke Gedung Merah Putih KPK.
Budi tidak menyebutkan identitas dua orang korban tangkapan tersebut, namun menjelaskan bahwa salah satu di antaranya adalah ASN (Karyawan Negara) dan satu lagi adalah pihak swasta. Dia juga menyatakan bahwa tim KPK mengamankan sejumlah uang tunai senilai miliaran rupiah.
"Kami amankan uang tunai sekitar Rp1 miliar lebih," kata Budi.
Budi juga menjelaskan bahwa ada dugaan pengaturan dalam proses restitusi pajak dan penerimaan oleh sejumlah pihak di KPP Madya Banjarmasin. Dia menyatakan bahwa konstruksi perkara secara detail akan disampaikan saat konferensi pers.
"Ada dugaan, pengaturan dalam proses restitusi itu. Kemudian ada dugaan penerimaan yang dilakukan oleh para oknum di KPP Madya Banjarmasin," ucap Budi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengumumkan penangkapan tiga orang di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Salah satu korban tangkapan tersebut adalah Kepala KPP Madya Banjarmasin sendiri, Mulyono.
Budi menyatakan bahwa penangkapan ini terkait dengan dugaan korupsi pada retribusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diajukan oleh pihak swasta sektor perkebunan di KPP Madya Banjarmasin. Nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.
"Kami melakukan penangkapan tiga orang, salah satunya adalah Kepala KPP Madya Banjarmasin," kata Budi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Ia juga menyebutkan bahwa dua orang lainnya masih dalam perjalanan menuju ke Gedung Merah Putih KPK.
Budi tidak menyebutkan identitas dua orang korban tangkapan tersebut, namun menjelaskan bahwa salah satu di antaranya adalah ASN (Karyawan Negara) dan satu lagi adalah pihak swasta. Dia juga menyatakan bahwa tim KPK mengamankan sejumlah uang tunai senilai miliaran rupiah.
"Kami amankan uang tunai sekitar Rp1 miliar lebih," kata Budi.
Budi juga menjelaskan bahwa ada dugaan pengaturan dalam proses restitusi pajak dan penerimaan oleh sejumlah pihak di KPP Madya Banjarmasin. Dia menyatakan bahwa konstruksi perkara secara detail akan disampaikan saat konferensi pers.
"Ada dugaan, pengaturan dalam proses restitusi itu. Kemudian ada dugaan penerimaan yang dilakukan oleh para oknum di KPP Madya Banjarmasin," ucap Budi.