Puasa Nisfu Syaban 2026 dan Ayyamul Bidh, apakah bisa digabung? Berdasarkan kalender hijriah yang diterapkan oleh organisasi masyarakat (ormas) Muhammadiyah, Nisfu Syaban atau tanggal 15 Sya’ban 1447 H jatuh pada hari Selasa, 3 Februari 2026.
Nisfu Syaban adalah momen diangkat dan diperlihatkan amal manusia kepada Allah. Sedangkan Ayyamul Bidh adalah puasa sunah yang dikerjakan setiap bulan pada 13,14, dan 15 Hijriah. Jika ditelaah lebih rinci, puasa ayyamul bidh hari ketiga bertepatan dengan Nisfu Syaban.
Dalam hal ini, bolehkah puasa Nisfu Syaban 2026 dan Ayyamul Bidh digabung? Berdasarkan hukum, puasa Nisfu Syaban dan puasa Ayyamul Bidh adalah sunah. Dengan demikian, menjalankan kedua puasa tersebut dalam satu waktu diperbolehkan karena tidak bertentangan secara hukum.
Umat Islam yang menggabungkan puasa Nisfu Syaban dengan puasa Ayyamul Bidh bisa mendapatkan dua pahala dalam satu ibadah. Selain itu, puasa ayyamul bidh adalah puasa sunah yang dikerjakan selama pertengahan bulan menurut kalender hijriah (H). Menurut sebuah hadis, puasa tiga hari dalam setiap bulan itu seperti puasa sepanjang tahun.
Jadi, untuk menjalankan puasa Nisfu Syaban 2026 dan Ayyamul Bidh, umat Islam harus berniat terlebih dahulu. Niat menjadi salah satu syarat sahnya puasa. Berikut rincian niat puasa Nisfu Syaban 2026 dan Ayyamul Bidh dalam bahasa latin, arab, dan artinya:
* "Saya berniat puasa sunnah pada pertengahan bulan Syaban karena Allah Ta'ala."
* "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari putih) untuk Allah Ta'ala."
Dengan menjalankan kedua puasa tersebut, umat Islam bisa mendapatkan dua pahala dalam satu ibadah dan menambahkan kebaikan kepada diri sendiri.
Nisfu Syaban adalah momen diangkat dan diperlihatkan amal manusia kepada Allah. Sedangkan Ayyamul Bidh adalah puasa sunah yang dikerjakan setiap bulan pada 13,14, dan 15 Hijriah. Jika ditelaah lebih rinci, puasa ayyamul bidh hari ketiga bertepatan dengan Nisfu Syaban.
Dalam hal ini, bolehkah puasa Nisfu Syaban 2026 dan Ayyamul Bidh digabung? Berdasarkan hukum, puasa Nisfu Syaban dan puasa Ayyamul Bidh adalah sunah. Dengan demikian, menjalankan kedua puasa tersebut dalam satu waktu diperbolehkan karena tidak bertentangan secara hukum.
Umat Islam yang menggabungkan puasa Nisfu Syaban dengan puasa Ayyamul Bidh bisa mendapatkan dua pahala dalam satu ibadah. Selain itu, puasa ayyamul bidh adalah puasa sunah yang dikerjakan selama pertengahan bulan menurut kalender hijriah (H). Menurut sebuah hadis, puasa tiga hari dalam setiap bulan itu seperti puasa sepanjang tahun.
Jadi, untuk menjalankan puasa Nisfu Syaban 2026 dan Ayyamul Bidh, umat Islam harus berniat terlebih dahulu. Niat menjadi salah satu syarat sahnya puasa. Berikut rincian niat puasa Nisfu Syaban 2026 dan Ayyamul Bidh dalam bahasa latin, arab, dan artinya:
* "Saya berniat puasa sunnah pada pertengahan bulan Syaban karena Allah Ta'ala."
* "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari putih) untuk Allah Ta'ala."
Dengan menjalankan kedua puasa tersebut, umat Islam bisa mendapatkan dua pahala dalam satu ibadah dan menambahkan kebaikan kepada diri sendiri.