Konsep yang disebut sebagai "New Gaza" diumumkan saat pertemuan World Economic Forum di Davos, Swiss, pukul 22 Januari 2026. Konsep ini diperkenalkan oleh Jared Kushner, mantan penasihat Presiden AS Donald Trump, dan merupakan bagian dari rencana untuk "perdamaian" di Gaza.
Berdasarkan laporan tersebut, proyek New Gaza ini bertujuan untuk mengubah Gaza menjadi kota modern dengan deretan gedung pencakar langit futuristik. Bisnis pariwisata akan didorong untuk menarik turis hingga investasi asing, sementara itu warga Gaza hanya diminta untuk meninggalkan tanahnya dan menerima kompensasi sebesar 5.000 dolar AS per orang.
Rencana ini menimbulkan ketidakpercayaan besar di kalangan warga Gaza yang percaya bahwa gedung-gedung tinggi yang akan dibangun bukan untuk kebutuhan mereka, melainkan untuk menguntungkan investor asing. Pihak AS juga dikhawatirkan memiliki tindakan ekstremisme dalam program ini.
Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai siapa yang paling diuntungkan dari proyek ini dan bagaimana rencana ini dapat membawa keamanan dan kenyamanan bagi warga Gaza.
Berdasarkan laporan tersebut, proyek New Gaza ini bertujuan untuk mengubah Gaza menjadi kota modern dengan deretan gedung pencakar langit futuristik. Bisnis pariwisata akan didorong untuk menarik turis hingga investasi asing, sementara itu warga Gaza hanya diminta untuk meninggalkan tanahnya dan menerima kompensasi sebesar 5.000 dolar AS per orang.
Rencana ini menimbulkan ketidakpercayaan besar di kalangan warga Gaza yang percaya bahwa gedung-gedung tinggi yang akan dibangun bukan untuk kebutuhan mereka, melainkan untuk menguntungkan investor asing. Pihak AS juga dikhawatirkan memiliki tindakan ekstremisme dalam program ini.
Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai siapa yang paling diuntungkan dari proyek ini dan bagaimana rencana ini dapat membawa keamanan dan kenyamanan bagi warga Gaza.