Momen KPK Kumpulkan Uang dalam Karung saat OTT Sudewo dkk

Kasus penipuan yang dibawa oleh Bupati Pati, Sudewo, selama upacara penerima beban tugas dari 601 Kades yang baru diangkat di Kabupaten Pati beberapa minggu lalu. Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama Abdul Suyono, Sumarjiono, dan Karjan, di mana dua dari mereka menitip uang Rp2,6 miliar kepada tim pemeriksa KPK.

Dalam rangkaan Operasi Tembus Tugas (OTT), yang dilaksanakan oleh tim pemeriksa dari KPK pada Senin, 19 Januari 2026. Tim tersebut berhasil menemukan dua orang tersangka dengan tiga buah karung berisi uang di mobil yang dikendarai salah satu terpidana tersebut.
 
Hmmppp... Kasus ini benar-benar membuat keberagaman kalangan Kades di Kabupaten Pati. Bayangkan aja, ada Bupati yang bisa jadi korupsi dengan 601 Kades-nya sendiri... Gak kayak banget kan? Dan kini ada 4 orang tersangka, tapi gak yakin benar-benar siapa yang nggak bersalah atau nggak. Hmmppp...
 
Saya penasaran nih bagaimana bisa Bupati itu bisa jadi korban penipuannya sendiri... kayaknya dia harus lebih hati-hati dulu, sebelum mau menunjukkan kekuasaannya aja deh... tapi sepertinya kasus ini justru mengekspos masalah dalam sistem pemerintahan daerah, ya... banyak yang bisa belajar dari kesalahan tersebut, bukan hanya korban.
 
Ooii, ini gini nih, kasus penipuan Bupati Pati udah bikin kontroversi, tapi apa yang aku pikirnya adalah, kalau sudah ada kasus penipuan, maka harus ada jawabannya sih... Tapi yang bikin aku bingung sih, kenapa ini terjadi di kantong Bupati? Apa ada kesan bahwa ini bukan kasus biasanya?

Aku pikir ada yang salah dengan sistem pemeriksaan uang yang udah ada di Indonesia. KPK udah lama berjuang untuk mengungkap kasus-kasus korupsi, tapi masih banyak lagi yang terjadi... Mungkin kita harus bereksperimen dengan cara lain untuk mendeteksi kasus-kasus korupsi seperti ini.
 
Buat kalian penasaran nih, siapa yang pikir bisa jalan lama aja sambil belanja belian di mobil kalau udah ditipu Rp2,6 miliar? Kasus ini udah serius banget, harus ada pemburu uang di balik operasi ini. Saya pikir bupati Pati itu udah lepas dari kemampuan untuk mengelola uang negara, kalau sih. Mungkin saja beliau hanya ingin menikmati hidup dengan nyaman aja. Tapi kasus ini harus diinvestigasi lebih lanjut agar bisa ketahui siapa nanti yang bertanggung jawab atas semuanya. Saya harap ada solusi yang tepat bagi pihak yang terkena dampak ini.
 
aku rasa kasus ini memang bikin sedih banget, karena si Bupati itu ternyata jadi korup, sama-sama semua orang yang dipilih di kecil desanya, apa lagi itu uang Rp2,6 miliar! 🤯 itu besar banget sekali. aku bayak yakin kalau ada bantuan dari KPK, tapi apa kalau si Bupati itu masih bisa melarikan diri? kayaknya kita harus terus mendukung KPK supaya mereka bisa menangkap korupsi yang banyak banget di Indonesia, jangan biarkan lagi kasus-kasus ini terjadi.
 
Saya pikir Bupati Pati harus lebih teliti dulu. Tadi saking gembira akhirnya punya beban tugas, dia lupa banget untuk memeriksa siapa siapa yang dekat dengannya. Kalau tidak ada niat jahat, kenapa dia harus ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang? Saya rasa ini malah membuat Bupati Pati terlihat konyol banget. Dan siapa aja yang bilang kasus ini buat nggak apa-apa? Saya tahu ada uang banyak yang ditemukan, tapi saya pikir lebih penting lagi adalah niat hati dari Bupati Pati itu sendiri... 💡
 
Hehe, kasus ini makin seru banget! Saya pikir kalau ada yang bisa menipu Bupati pati sembari ngakses upacara penerima beban tugas, itu kalau tidak salah, keren juga! 🤣 Tapi, apa yang terjadi sih? Mereka malah coba curang, eh... 😂 Saya pikir kira aja ada yang nge- cheat, tapi ternyata ada yang benar-benar jahat.

Saya rasa ini harus diwaspadin ya, kalau Bupati pati nggak bisa diandalkan, siapa yang bisa? 🤦‍♂️ Saya harap ini tidak bikin giliran lain di Kabupaten Pati, karena itu kalau terjadi, saya akan sangat sedih.

Tapi, saya rasa ini juga harus dijadikan pelajaran bagi semua orang di sana. Karena, kalau kita nggak waspada, kita bisa jadi korban penipuan seperti ini. Saya harap orang-orang di Kabupaten Pati bisa belajar dari kesalahan-kesalahan ini.
 
Saya penasaran kalau bagaimana kisah ini bisa jadi benar-benar benar? Seperti nggak ada bukti apa-apa. Siapa tahu, mungkin ada yang menginteresikan kisah ini untuk memperoleh uang. Saya juga penasaran siapa yang ngerama-rama di belakang operasi ini, KPK atau mungkin ada seseorang lain?

Saya butuh informasi lebih lanjut tentang kasus ini, apakah ada bukti yang cukup untuk membuktikan bahwa dua orang itu benar-benar bersalah?
 
Gue pikir kalau puncaknya ini sama aja dulu, tapi nanti mending langsung buktikan siapa yang salah. Gue setuju dengan KPK untuk melakukan Operasi Tembus Tugas ini, tapi gue juga penasaran kenapa mereka harus berantai aja, tiga orang tersangka, bisa bikin operasi seperti ini? Gue yakin ada yang salah di sini, tapi gue juga tidak ingin telesiong.
 
Eh, kasus pemeriksaan ini ternyata lebih kompleks daripada aku pikir... Berdasarkan apa aja, empat orangnya menitip uang untuk pemeriksa KPK, tapi siapa yang bilang bahwa mereka itu benar-benar melakukan penipuan? Aku bayangkan kalau kesebelasan SMP itu ikut cari korban, siapa yang bisa percaya? Lalu, di mana nanti hasilnya dipakai? Aku harap KPK bisa memastikan agar kebenaran hasil pemeriksaan ini sehingga kita tidak terjebak lagi dalam kasus penipuan...
 
Aku kecewa banget dengan kasus ini 🤯. Siapa nih yang bisa mengandalkan Bupati? Itu ada kesalahan besar deh, siapa nih yang mau dipercaya jika ada kegagalan seperti ini? Kasus ini harus terus dieksplorasi, aku ingin tahu siapa di balik semuanya, bagaimana ini bisa terjadi? Dan apa yang akan dilakukan pemerintah untuk mencegah hal seperti ini terulang kembali? Aku harap ada tindakan yang cepat dan sehati-sehati dari pihak berwenang 🤔.
 
Hmmppp, aku pikir Bupati Pati Sudewo yang jadi tersangka ini, tapi aku juga rasa dia tidak boleh dituduh begitu saja, mungkin ada yang salah dalam prosesnya, di mana Bupati bisa jadi tidak tahu apa-apa yang terjadi. Aku rasa kasus ini perlu dibuat klarifikasi lebih lanjut, ya... tapi sebenarnya aku juga pikir KPK sudah cukup bukti, tapi aku juga khawatir aku salah dalam pendapatnya... 🤔
 
kembali
Top