Tim SAR gabungan, terdiri dari berbagai unsur, berhasil menemukan dan mengevakuasi kedua korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Sulawesi Selatan, malam ini (20/1/2026). Operasi penemuan dan evakuasi tersebut dilakukan dengan menggunakan teknik vertical rescue dan koordinasi lintas unsur yang sangat ketat.
Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, proses evakuasi dilakukan secara bertahap karena kondisi geografis yang sangat ekstrem. "Kami harus menggunakan teknik vertical rescue untuk mengakses korban yang terjebak di kedalaman 350 meter," ujar Arif.
Operasi ini melibatkan total 1.075 personel dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, komunitas pecinta alam, hingga unsur medis. Dukungan alutsista darat dan udara, seperti helikopter, pesawat intai, dan drone thermal, juga turut dikerahkan untuk mempercepat pencarian.
Kami mengapresiasi dedikasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini, kata Arif. Fokus kami tetap pada pencarian seluruh korban dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan. "Kita tidak akan menyerah hingga semua korban berhasil diselamatkan," ujar Arif.
Saat ini, operasi SAR masih terus berjalan dan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi serta kondisi cuaca di lapangan.
Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, proses evakuasi dilakukan secara bertahap karena kondisi geografis yang sangat ekstrem. "Kami harus menggunakan teknik vertical rescue untuk mengakses korban yang terjebak di kedalaman 350 meter," ujar Arif.
Operasi ini melibatkan total 1.075 personel dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, komunitas pecinta alam, hingga unsur medis. Dukungan alutsista darat dan udara, seperti helikopter, pesawat intai, dan drone thermal, juga turut dikerahkan untuk mempercepat pencarian.
Kami mengapresiasi dedikasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini, kata Arif. Fokus kami tetap pada pencarian seluruh korban dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan. "Kita tidak akan menyerah hingga semua korban berhasil diselamatkan," ujar Arif.
Saat ini, operasi SAR masih terus berjalan dan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi serta kondisi cuaca di lapangan.