Persib Bandung Bawa Modal Positif Hadapi Ratchaburi FC di LCA 2
Persib Bandung kembali menyisir pahud di permainan Super League 2025/2026 setelah menaklukkan Malut United 2-0. Kemenangan ini menjadi pelajaran untuk tim dan membuat mereka percaya diri lebih lagi hadapi Ratchaburi FC di babak 16 besar AFC Champions League Two.
Sekelompok penasipan yang sejati, Persib membawa momentum positif menuju kompetisi Asia. Menurut Bojan Hodak, pelatihnya, tim ini akan segera mempersiapkan diri dengan menganalisis permainan calon lawan. "Kami akan segera pergi ke sana. Kami akan melihat dulu tayangan videonya dan melihat bagaimana mereka bermain," ujar Bojan.
Ratchaburi FC, lawan baru Persib Bandung, bukan kali pertama bertemu dengan tim ini. Keduanya sempat berjumpa pada laga pramusim dan bermain imbang 2-2. Namun Bojan menilai laga resmi nanti akan jauh lebih menantang karena perbedaan gaya bermain dan kondisi nonteknis. "Ini tidak akan mudah karena ada perbedaan cuaca. Mereka merupakan tim yang bermain menyerang dan banyak memainkan penguasaan bola, seperti biasanya tim dari Thailand," kata pelatih asal Kroasia itu.
Meski demikian, Bojan tetap percaya diri kepada anak-anjatnya untuk mencuri poin di laga tandang. Ia juga mengingatkan bahwa tekanan serupa akan dihadapi Ratchaburi saat bertandang ke Bandung pada leg kedua. "Kami merasa percaya diri dan siap pergi ke sana. Laga kedua akan dimainkan di sini dan itu laga penentuan. Saya yakin Bobotoh akan memenuhi GBLA dan tidak akan mudah bagi mereka untuk bermain," ujarnya.
Sementara itu, dari kubu Malut United, pelatih Hendri Susilo menyampaikan kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit Yudai Yamamoto. Hendri menilai sejumlah keputusan wasit merugikan timnya dan meminta PSSI melakukan evaluasi. "Saya pikir yang perlu dievaluasi adalah wasit," kata Hendri seusai pertandingan.
Meski Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 47 poin, namun mereka masih harus menghadapi tekanan serupa dari lawan-lawannya.
Persib Bandung kembali menyisir pahud di permainan Super League 2025/2026 setelah menaklukkan Malut United 2-0. Kemenangan ini menjadi pelajaran untuk tim dan membuat mereka percaya diri lebih lagi hadapi Ratchaburi FC di babak 16 besar AFC Champions League Two.
Sekelompok penasipan yang sejati, Persib membawa momentum positif menuju kompetisi Asia. Menurut Bojan Hodak, pelatihnya, tim ini akan segera mempersiapkan diri dengan menganalisis permainan calon lawan. "Kami akan segera pergi ke sana. Kami akan melihat dulu tayangan videonya dan melihat bagaimana mereka bermain," ujar Bojan.
Ratchaburi FC, lawan baru Persib Bandung, bukan kali pertama bertemu dengan tim ini. Keduanya sempat berjumpa pada laga pramusim dan bermain imbang 2-2. Namun Bojan menilai laga resmi nanti akan jauh lebih menantang karena perbedaan gaya bermain dan kondisi nonteknis. "Ini tidak akan mudah karena ada perbedaan cuaca. Mereka merupakan tim yang bermain menyerang dan banyak memainkan penguasaan bola, seperti biasanya tim dari Thailand," kata pelatih asal Kroasia itu.
Meski demikian, Bojan tetap percaya diri kepada anak-anjatnya untuk mencuri poin di laga tandang. Ia juga mengingatkan bahwa tekanan serupa akan dihadapi Ratchaburi saat bertandang ke Bandung pada leg kedua. "Kami merasa percaya diri dan siap pergi ke sana. Laga kedua akan dimainkan di sini dan itu laga penentuan. Saya yakin Bobotoh akan memenuhi GBLA dan tidak akan mudah bagi mereka untuk bermain," ujarnya.
Sementara itu, dari kubu Malut United, pelatih Hendri Susilo menyampaikan kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit Yudai Yamamoto. Hendri menilai sejumlah keputusan wasit merugikan timnya dan meminta PSSI melakukan evaluasi. "Saya pikir yang perlu dievaluasi adalah wasit," kata Hendri seusai pertandingan.
Meski Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 47 poin, namun mereka masih harus menghadapi tekanan serupa dari lawan-lawannya.