Minister: Indonesian Who Joins Russian Military Loses Citizenship

Menteri Hukum, Kehakiman Supratman Andi Agtas mengatakan bahwa Muhammad Rio, mantan anggota Brimob Polres Aceh, akan otomatis kehilangan kewarganegaraannya jika dia terbukti bergabung dengan pasukan militer asing tanpa izin Presiden. "Jika benar dia bergabung dengan pasukan militer asing tanpa izin Presiden, kewarganegaraannya akan otomatis hilang," kata Supratman saat dihubungi hari Sabtu, 17 Januari 2026.

Menurut Andi Agtas, Kementerian Imigrasi dan Penjara dapat mengikuti tindakan pembatalan paspor Rio. Rio saat ini terduga ada di Donbass, bergabung dengan pasukan Rusia melawan Ukraina.

Kepala Sektioner Penerangan Polres Aceh, Komisioner Besar Joko Krisdiyanto, menyatakan bahwa Rio mengirim pesan WhatsApp kepada anggota Provost Unit Bimob Polres Aceh dan beberapa atasan sehari Kamis, 7 Januari 2026. Dia memberitahu mereka dia bergabung dengan pasukan mercenary Rusia dan menjelaskan gajinya. "Dia menceritakan proses pendaftaran dan gajinya yang berdasarkan ruble yang diubah ke rupiah," kata Joko dalam pernyataan tertulis hari Sabtu, 17 Januari 2026.

Rio menunjukkan dia menerima bonus awal sebesar 2 juta rubel, setara Rp420 juta. Kemudian dia menerima gaji bulanan sebesar 210 ribu rubel, setara Rp42 juta.

Rio tercatat telah meninggalkan posennya pada tanggal 8 Desember 2025. Dia telah absen dari kantor tanpa penjelasan. Kepala Bimbo Polres Aceh saat ini sedang mencari dia. Polres Aceh juga mengeluarkan dua undang-undangan, pada tanggal 24 Desember 2025 dan 6 Januari 2026.

Rio tercatat telah terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke Bandara Internasional Pudong di Shanghai, China, pada tanggal 18 Desember 2025. Dia kemudian terbang ke Bandara Internasional Haikou Meilan di China pada tanggal 19 Desember 2025. Polres Aceh telah memperoleh beberapa bukti, termasuk paspor dan catatan pembelian tiket pesawat.

Menurut Joko, Rio sebelumnya menerima penurunan dua tahun karena kasus kekandungan dan pernikahan rahasia. Pada tanggal 14 Mei 2025, sidang KKEP menyatakan Rio di bagian Divisi Keamanan Bimbo. Polres Aceh kemudian mengadakan sidang KKEP lagi terkait pelanggaran desertasi Rio. Sidang KKEP berlangsung pada tanggal 8-9 Januari 2026 tanpa hadirnya Rio. Pada saat itu, panitia etika menetapkan pelucutan hormat di atas Rio. Dia dihukum mengenakan aturan pelucutan penggantian kehormatan yang bersifat dishonorable.
 
Kalau kamu nonton news ini, ngga perlu bingung siapa Muhammad Rio, kan? Dia mantan Brimob, tapi kemarin dia terlibat dengan pasukan Rusia tanpa izin Presiden, itu makin bukti dia tidak fokus di Indonesia. Tapi, apa yang kita lihat sekarang adalah Kementerian Imigrasi dan Penjara punya kekuasaan untuk menghukum siapa saja yang melanggar peraturan ini.

Tapi, kalau kita cari dulu cerita belakangnya, dia sengaja menyesuaikan dirinya dengan gaji di Rusia, itu kan sangat mencerminkan kekurangan sistem imigrasi kita. Jadi, apa solusinya? Mungkin kita harus memperluas dukungan bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri, atau bisa juga membuat sistem pengawasan yang lebih efektif.

Dan ini punya dampak bagaimana? Kalau kita lihat, Rio sengaja tidak memutuskan hubungannya dengan Indonesia sampai dia terlibat dalam kasus Rusia. Itu kan sangat tidak bijak, tapi apakah kita harus membuat peraturan yang ketat, atau cara lain lagi untuk mencegah hal seperti ini terjadi kembali?
 
wahhh banget gini! mantan brimob apa aja bisa jadi penipu seperti ini? kalau dia ngomong-ngomong di whatsapp kan dengan provost unit bimobnya, tapi kemudian dia tidak ada di tempat kerjanya dan absen tanpa penjelasan? itu sih tidak jauh berbeda dari kakek yang jadi penipu, kan?
 
Aku pikir penting buat kita Indonesia ketahui bagaimana apa yang terjadi dengan Muhammad Rio, mantan anggota Brimob Polres Aceh 🤔. Aku rasa ini bukan tentang kasus individu, tapi tentang kesadaran kita sendiri terhadap permasalahan nasional 🇮🇩. Jika Rio memang bergabung dengan pasukan Rusia tanpa izin, itu benar-benar tidak pantas dan dapat membahayakan keamanan negara kita 💥. Tapi, apa yang terjadi sebelumnya? Bagaimana Rio bisa membuat kesalahan seperti itu? 🤷‍♂️. Aku rasa penting buat kita memiliki dialog yang lebih dalam tentang masalah ini, dan cari solusi yang lebih baik untuk menghindari situasi seperti ini di masa depan 💡.
 
Kasus Rio ini terasa begitu serius banget, aku khawatir apakah dia benar-benar tidak ingin pulang ke Indonesia lagi. Dia sudah menerima gaji dari pasukan Rusia dan apa yang bisa kita bayangkan kalau dia justru bergabung dengan mereka lagi? Semua ini bikin aku curiga kalau ada sesuatu yang salah di balik cerita Rio, tapi mungkin aku hanya khawatir karena kurang tahu. Aku harap Kementerian Imigrasi dan Penjara bisa menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan jujur, agar kita semua bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan Rio 🤔
 
Gue pikir kan kalau dia siapa aja, gak bisa jadi kayak gitu dengerin. Menteri Hukum bilang kawin dengan pasukan Rusia tanpa izin Presiden itu sama sama hilang kewarganegaraan, tapi apa benar? Gue curiga ada yang coba main teka-teki di sini...
 
Aku pikir ni apa lagi? Puluhan tahun lalu, aku masih ingat saat-saat itu, tapi aku rasa sudah tak berarti lagi 🤷‍♂️. Aku penasaran, mengapa dia harus bergabung dengan pasukan Rusia tanpa izin Presiden dulu? Aku pikir ada yang salah dengan Rio, tapi aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Di masa lalu, aku masih ingat saat-saat kepolisian di Aceh, tapi aku rasa sudah jauh dari itu semua 🕰️.

Aku pikir penting untuk dipertimbangkan juga tentang hukum dan etika dalam kehidupan masyarakat. Jika Rio melakukan sesuatu yang salah, dia harus menghadapi hukuman yang tepat, tapi aku juga rasa perlu ada pembahasan lebih lanjut tentang apa yang sebenarnya terjadi di Donbass 🤔.

Aku masih ingat saat-saat kepolisian di masa lalu, tapi aku pikir itu sudah jauh dari hari ini. Aku harap ada yang bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat dan lancar 😊.
 
Gue pikir ada sesuatu yang tidak kubisanya... kalau mantan Brimob bisa bergabung dengan pasukan Rusia tanpa izin Presiden, itu kan seperti melanggar batasan negara? Gue rasanya salah satu aturan penting itu terlupakan. Apalagi jika dia mengirim pesan WhatsApp yang bermakna besar kepada teman-temannya di Polres Aceh tentang gajinya dan proses pendaftaran... itu kayaknya menunjukkan dia sudah tidak peduli lagi dengan perjuangannya di dalam negeri 🤔
 
Wah, kalau Rio gak punya izin untuk bergabung dengan pasukan Rusia, dia kayaknya bakal kehilangan kewarganegaraannya! Pokoknya, itu benar-benar jarang banget ya... kalau orang seperti Rio yang terkenal dan kuat, sekarang malah harus menghadapi hukuman karena gak punya etika. Hmm, aku rasa ini bukan tentang Rio sendiri, tapi juga tentang kita sebagai masyarakat Indonesia. Aku harap kita semua bisa belajar dari kesalahannya dan jaga agar orang-orang seperti Rio tidak terjadi lagi di masa depan.
 
Gue pikir kalau ini masalah Rio gede banget! Gue ngeyangi dia tidak perlu terus2 kehilangan kewarganegaraannya kayak aja? Siapa bilang dia harus terbang ke Donbass tanpa izin Presiden? Gue rasa pemerintah lebih fokus pada mengajukan tekanan kepada Rusia untuk menarik dia balik, ya? Tapi kalau begitu, gue masih ragu apakah ini masalah Rio atau kembali lagi dengan masalah Bimbo Polres Aceh sendiri?
 
Mantan Brimob polisi Aceh, Muhammad Rio, dia apa lagi? Gue rasa dia sudah buang-buang masa masa muda di sana-sini... 🤷‍♂️ Tapi siapa tahu, gue juga pernah ada saatnya seperti itu. Aku bayangin kalau dia malah terlibat dengan pasukan Rusia, tapi gue tidak menilai dia. Mungkin dia hanya mencari cara untuk hidup yang lebih baik. Dan kalau paspor-ya diotomatisasikan hilang, mungkin itu juga salah pilihan dari pemerintah. Tapi gue rasa kita harus lebih sabar dan memahami bagaimana situasi di Donbass itu serius banget... 🤔
 
Aku rasa kalau pasukan asing mau bergabung tanpa izin, itu tidak baik-baik aja 🤔. Aku pikir kita harus cermati siapa yang bergabung dengan pasukan asing dan kenapa dia mau melakukannya. Mungkin ada sesuatu yang salah atau membutuhkan penjelasan lebih banyak 🤷‍♂️.
 
Gue pikir ini bikin masalah lebih besar lagi. Kalau dia already terkena hukuman karena kasus kekandungan, maka kenapa gue harus khawatir dia mau bergabung dengan pasukan asing? Mungkin dia udah capek dengan sistem yang ada di Indonesia, tapi itu tidak berarti kita harus biarkan dia pergi tanpa ada tindakan. Siap aja kaget kalau dia nanti mau pulang dan membawa orang lain juga.
 
Haha 🤔, kalau dia gak ada izin dari presiden, maka dia harus kehilangan kewarganegaraannya sih... tapi, kenapa dia harus memilih untuk bergabung dengan pasukan Rusia di Donbass? Maksudnya apa ya? 🤷‍♂️ Kalau dia nggak punya masalah sama Rusia, maka kenapa dia harus kembali ke Indonesia dan menghabiskan waktu di Bimbo Polres Aceh? Lalu, kenapa dia harus menceritakan tentang gajinya yang berdasarkan ruble yang diubah ke rupiah? Maksudnya apa sih? 🤔
 
Mantan anggota Brimob Polres Aceh mau bergabung dengan pasukan Rusia tanpa izin Presiden kan apa yang terjadi sama dia? Dia udah pernah dihukum karena kasus kekandungan dan pernikahan rahasia, tapi dia masih bisa mudah-mudahan bergabung dengan pasukan asing? Udah bagai apa lagi kejahatan yang dialami oleh Anggota Bimbo? 🤔
 
kembali
Top