Menurut laporan dari Menteri Pertahanan Venezuela, Jenderal Vladimir Padrino, serangan Amerika Serikat telah menewaskan ratusan tentara dan warga sipil di Venezuela. Menurut Padrino, kekerasan tersebut terjadi "kejam" dan mencakup "sebagian besar" pengawal keamanan Presiden Nicolas Maduro.
Angkatan bersenjata Venezuela telah diaktifkan sepenuhnya untuk menjamin kedaulatan nasional di tengah eskalasi krisis dengan Amerika Serikat. Menurut Padrino, angkatan tersebut dalam kondisi siaga penuh untuk mempertahankan negara.
Krisis ini terjadi setelah serangan Amerika Serikat melawan Venezuela, yang menargetkan infrastruktur dan instalasi strategis. Serangan tersebut telah menyebabkan banyak korban dan kerusakan besar.
Mahkamah Agung Venezuela telah memberikan restu kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez untuk mengambil alih kepemimpinan sementara negara tersebut, meskipun Rodriguez menegaskan bahwa Nicolas Maduro tetap menjabat sebagai presiden sah Venezuela.
Angkatan bersenjata Venezuela telah diaktifkan sepenuhnya untuk menjamin kedaulatan nasional di tengah eskalasi krisis dengan Amerika Serikat. Menurut Padrino, angkatan tersebut dalam kondisi siaga penuh untuk mempertahankan negara.
Krisis ini terjadi setelah serangan Amerika Serikat melawan Venezuela, yang menargetkan infrastruktur dan instalasi strategis. Serangan tersebut telah menyebabkan banyak korban dan kerusakan besar.
Mahkamah Agung Venezuela telah memberikan restu kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez untuk mengambil alih kepemimpinan sementara negara tersebut, meskipun Rodriguez menegaskan bahwa Nicolas Maduro tetap menjabat sebagai presiden sah Venezuela.