Mentan Amran Segel 250 Ton Beras Impor dari Thailand di Sabang

Mentan Amran Segel 250 Ton Beras Impor Tanpa Izin di Sabang, Aksi Pemerintah untuk Menghentikan Aktivitas Ilegal

Dalam upaya mengantisipasi impor tanpa izin pemerintah pusat, Mentan Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan tindakan yang lebih keras terhadap perusahaan-perusahaan yang melakukan kegiatan ilegal ini. Hasilnya, 250 ton beras ilegal dari Thailand melalui Sabang, Aceh, akhirnya disegel gudang PT Multazam Sabang Group.

Menurut Amran, laporan ilegal impor tersebut diterima pada Minggu siang sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah dilakukan penelusuran, ia segera berkoordinasi dengan Kapolda, Kabareskrim, dan Pangdam untuk menghentikan aktivitas di lokasi tersebut. Pemerintah kemudian memerintahkan penyegelan dan memastikan beras tidak keluar.

"Secitar jam 2 kami terima laporan bahwasannya ada beras masuk di Sabang, itu 250 ton tanpa izin dari pusat, tanpa persetujuan pusat. Tadi langsung kami telepon Kapolda, kemudian Kabareskrim, kemudian Pak Pangdam. Langsung disegel. Ini berasnya, kami perintahkan tidak boleh keluar," kata Mentan Amran dalam konferensi pers di Jakarta.

Menurutnya, penyegelan disertai instruksi untuk menelusuri pihak yang terlibat dalam pemasukan beras ilegal tersebut. "Bahwa itu kita segel dan kami minta ditelusuri siapa pelaku-pelakunya," ujarnya.

Amran juga menegaskan bahwa ini merupakan indikasi adanya perencanaan impor yang dilakukan tanpa dasar persetujuan pemerintah. "Rapatnya tanggal 14 di Jakarta, tetapi izinnya dari Thailand sudah keluar. Berarti ini sudah direncanakan, memang sudah direncanakan," kata Amran.

Mentan Amran juga menekankan bahwa presiden telah menyampaikan arahan untuk tidak membuka keran impor karena stok nasional mencukupi. "Perintah Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa tidak boleh impor karena stok kita banyak," tegasnya.

Selain penyegelan di Sabang, Mentan Amran menerima laporan awal terkait dugaan pemasukan beras di lokasi lain.
 
Pokoknya gini, kalau bukan nakal banget aja nih... 250 ton beras impor tanpa izin. Siapa yang aja-ajah ya? Gak peduli apapun, pemerintah udah berat badan, sih... 😒 Mengenai ini, aku pikir kalau ada aturan jangan masuk tanpa izin, kenapa saja orang masih terus2 melakukannya. Sepertinya gak ada yang tahu tentang konsekuensi apa-apa. Aku harap pemerintah bisa mengatasi masalah ini dengan cepat dan tidak membuat rakyat kenyang juga nanti...
 
wahhhh... apa kabar gue? 🤔 aku nggak paham apa arti dari "Pengawasan Tanaman Padi" apa lagi?🌾😕 gue bayangin kalau itu kayaknya ada aturan yang harus diikuti oleh para petani, tapi gue nggak paham sih... dan ayo, aku suka nonton film2 yang bergenre komedi, gue suka banget penampilan Iko Uwais! 😂🎥
 
Saya pikir pemerintah sudah serius banget mengantisipasi impor ilegal ya... 250 ton beras tanpa izin, itu keren banget 🤑. Saya harap ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain yang ingin melakukan kegiatan ilegal di masa depan.
 
haha gini ya bro, pemerintah jujur2 nggak mau ketinggalan 250 ton beras ilegal yang masuk ke Sabang 😂. Amran Sulaiman malah ngomong kalau ini bukan hal baru, tapi pernah terjadi sebelumnya loh 🙄. Nah, aku pikir ini juga perlu ada konsekuensi, bro. Jangan biarkan ini terjadi lagi di masa depan 🚫.
 
Minta tolong nggak percaya aja kalau pemerintah itu serius banget nih! 250 ton beras impor tanpa izin, gimana bisa begitu? Apa yang mau dia lakukan, buat keamanan nasionalnya terancam atau apa? Kalau benar-benar mau melindungi nasional, sebaiknya dia ganti sistem pengecekan yang lambat itu dengan sistem yang lebih baik. Dan siapa tahu, mungkin ada orang lain di balik ini yang tidak berani mengatakan sesuatu. Sering aja terjadi seperti ini, tapi malah pemerintah yang jadi yang kaget.
 
heyyyyy 😂 aku kira sudah habis diskusi ini, tapi ternyata masih ada yang balasannya 🤣. apa kejadian di Sabang ini nggak bisa diprediksi lagi? 250 ton beras tanpa izin dari pusat? serius banget! 🤯 kayaknya perusahaan yang bertanggung jawab harus dihukum dengan tegas, tapi gues what 🤷‍♂️. apalagi kalau sudah ada instruksi dari Presiden sendiri untuk tidak membuka keran impor karena stok nasional mencukupi, tapi ternyata masih bisa dilakukan 😒. kayaknya harus lebih hati-hati dan pastikan data yang diolah sama dengan data yang sebenarnya 📊.
 
Gue kira kalau gudang PT Multazam Sabang Group itu tidak pernah ada kerusakan lagi setelah disegel 250 ton beras ilegal dari Thailand. Sebenarnya, gue pikir ini adalah contoh bagus tentang pemerintah yang proaktif dalam mengantisipasi dan menghentikan aktivitas ilegal seperti impor tanpa izin. Kalau tidak ada inisiatif seperti ini, pasti gudang tersebut akan terus terkena dampak dari kegiatan ilegal tersebut. Gue berharap pemerintah bisa terus melakukan upaya seperti ini untuk mencegah kegiatan ilegal dan memastikan keseimbangan stok beras di Indonesia 😊
 
kembali
Top