Mensesneg Tak Tahu Ada Perintah Hapus Tweet yang Kritik Prabowo

Pemerintah menutup mulut Mensesneg soal aksi intimidasi netizen. Kepemimpinan Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), kembali dibawa ke permukaan setelah mengakui tidak tahu ada perintah untuk menghapus tweet yang kritik terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Sebenarnya, beberapa pengguna media sosial X viral di platform tersebut karena dikontak oleh orang tidak dikenal yang memerintahkan mereka untuk segera menghapus unggahan yang bernada negatif. Pengguna itu kemudian menegaskan bahwa mereka harus menghapus tweet tersebut agar tidak ada masalah.

Prasetyo Hadi, saat ditanyangin di Gedung DPR RI, Jakarta, juga menolak tahu apa yang terjadi. "Siapa itu aku enggak monitor itu," kata Prasetyo. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah tetap fokus pada penyelesaian tugas-tugas negara.

Namun, hal ini langsung dibantah tegas oleh Mensesneg. "Enggaklah," ujar Prasetyo. Ini menunjukkan ketidakjelasan dari pemerintah soal aksi intimidasi netizen yang melanggar hak mereka untuk berbicara bebas.

Banyak pengguna media sosial X mengaku dihubungi orang tidak dikenal yang memerintahkan mereka menghapus tweet mereka. Satu di antaranya, @coacu, berkata bahwa barusan ada nomor nggak dikenal telpon dan suruh aku segera take down tweet ini.

Aksi seperti itu terus berlanjut, membuat netizen merasa khawatir. Apakah pemerintah benar-benar tidak tahu apa yang terjadi? Ataukah ada hal lain yang lebih kompleks lagi?
 
Gue pikir aksi ini bikin netizen nggak nyaman banget kan? Gue coba cari tahu tentang nomor telepon orang tidak dikenal yang memerintahkan pengguna media sosial X menghapus tweet mereka, tapi gue jangan bisa. Gue pikir mungkin pemerintah harus jelasin apa yang terjadi dan buat kebijakan yang tepat agar netizen jg tidak khawatir lagi.
 
Aku pikir nggak boleh kayak gitu... Pemerintah harus jujur soal aksi intimidasi netizen. Jika mereka benar-benar tidak tahu, maka mereka harus mencari informasi dari sumber yang tepercaya. Tapi, kalau mereka tidak ingin dijadikan target karena ketidakjelasan, maka mereka harus lebih berhati-hati dalam mengelola masalah ini.
 
ini aja, gampang banget aja kalau kita lihat dari luar. kira-kira ini apa yang terjadi: orang tidak dikenal yang jahat itu menghubungi netizen dan bilangin "segera hapus tweet ini, atau ada masalah". kemudian pemerintah bilang "enggak, aku tidak tahu apa yang terjadi" 😒. gampang banget, nggak perlu jujur, nggak perlu jawab. tapi siapa nanti yang harus tanggung kesalahan? 🤔
 
Oke banget, ternyata Prasetyo Hadi masih gak punya jaminan siapa itu dia yang contactin pengguna media sosial X itu 😒. Yang penting, ini menunjukkan bahwa pemerintah nggak bisa dipercaya untuk menjaga kebebasan berbicara netizen. Kalau emang ada orang tidak dikenal yang memerintahkan menghapus tweet, itu bukan cara yang enak banget! 🙅‍♂️ Gue rasa lebih aman kalau pemerintah nggak mencoba menjatuhkan netizen yang kritik.
 
Gue rasa pemerintah harus jujur kalau mau jujur, gak perlu nggak nanggung. Apa yang terjadi gue pikir ada kesepakatan dengan orang tidak dikenal untuk menghapus tweet itu, jadi pemerintah harus kasih tahu siapa dia nggak. Gue rasa kalau pemerintah udah jujur kalau mau jujur, bisa di percaya lebih baik dari gini. Dan yang penting, gue rasa netizen udah melindungi haknya sendiri untuk berbicara bebas, apa dia ingin menghapus tweet itu, gue pikir dia udah bisa buat sendiri. 🙄
 
kembali
Top