Mensesneg Bantah Prabowo Bertemu dengan Tokoh Oposisi Kemarin

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, telah membantah klaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan sejumlah tokoh oposisi di kediaman pribadinya, Kertanegara, kemarin. Menurut Prasetyo, tidak ada tokoh-tokoh dari partai-partai politik yang hadir dalam pertemuan tersebut.

"Enggak, enggak ada yang oposisi. Itu kan tokoh-tokoh masyarakat juga yang Bapak Presiden terbuka untuk berdialog, menerima masukan," kata Prasetyo saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2026).

Prasetyo juga menyebutkan bahwa pertemuan tersebut hanya dibahas oleh tokoh-tokoh masyarakat dan Profesor Siti Zuhro dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ia menambahkan bahwa di dalam pertemuan itu, Bapak Presiden membahas berbagai program-program pemerintah yang telah berjalan selama satu tahun terakhir.

"Kemudian juga beliau menjelaskan program-program yang dalam satu tahun lebih beberapa bulan ini beliau jalankan," tuturnya.

Namun, Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, sebelumnya mengungkapkan bahwa Bapak Presiden menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah tokoh oposisi nasional guna membahas pembenahan negara, Jumat (30/1/2026) malam.

"Ya di antaranya ada Profesor Siti Zuhro, ada diskusi mengenai masalah kepemiluan," kata Sjafrie saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia yang mengikuti retreat di Cibodas, Rumpiang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).

Sementara itu, Sjafrie juga menyebutkan bahwa pertemuan tersebut menyoroti isu krusial terkait kondisi bangsa. Salah satunya laporan dugaan kebocoran anggaran hingga Rp5.777 triliun di sektor perbankan yang merugikan negara.

"Kemudian juga beliau menjelaskan program-program yang dalam satu tahun lebih beberapa bulan ini beliau jalankan," tuturnya.

Namun, tidak ada informasi tentang adanya tokoh-tokoh oposisi dalam pertemuan tersebut.
 
Pertemuan itu pasti buat membenahi negara sih, tapi bagaimana kalau ini juga jebakan? Menteri Prasetyo siapa, dia tahu apa yang benar dan apa yang salah, mungkin dia sudah lama bekerja di Bapak Jokowi. Tapi, kemudian ada Sjafrie yang bilang ada pertemuan tertutup dengan oposisi, tapi enggak ada tokoh-tokoh itu hadir? Maka dari itu, aku rasa mesti ada sesuatu yang tidak terungkapkan, mungkin ada yang dibuang seperti kotoran, ya?
 
ada apa sih? kalau gak ada toko oposisi, tapi Sjafrie bilang ada diskusi tentang kepemiluan, eh kemudian dia juga bilang ada toko oposisi yang hadir... mungkin itu karena dia ingin nggak kecewa kalau ada toko oposisi yang tidak hadir 🤔. tapi apa sih maksudnya dari itu? pertanyaan yang penting ini belum jadi jawabannya... dan apa yang benar-benar dialami di Kertanegara? sih, kira-kira semua cerita yang dibuat oleh Sjafrie 😂
 
Aku rasa Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sih salah. Ia bilang tidak ada tokoh oposisi yang hadir dalam pertemuan Jokowi, tapi siapa tahu informasi asliannya gak benar. Aku pikir kalau Presiden Jokowi terbuka untuk berdialog dengan oposisi itu dia pasti tidak akan bilang hanya ada masyarakat dan Profesor Siti Zuhro yang hadir. Mungkin kan ada yang dari partai-partai politik yang dihadapin, tapi Prasetyo bilang enggak ada? Itu bisa bikin aku curiga.
 
Pertemuan Presiden itu gak jelas sih... Saya pikir ada juga oposisi yang hadir, tapi Menteri Sekretaris Negara bilang enggak. Mungkin dia hanya ingin menyebarkan informasi yang benar-benar benar, tapi saya masih ragu-ragu. Saya tidak percaya dengan kebenaran yang dikatakan oleh Prasetyo, mungkin ada hal lain yang tersembunyi di balik.
 
Makasih ya, paham kalau pertemuan Presiden Jokowi gini, tapi apa yang bikin saya penasaran adalah, siapa yang bilang pertemuan itu tidak ada tokoh oposisi? Prasetyo Hadi, minta maaf, beliau kira-kira yang bilang itu.

Tapi, yang penting di sini adalah, pertemuan Presiden dengan Profesor Siti Zuhro dan tokoh-tokoh masyarakat tentang program-program pemerintah yang sudah berjalan selama satu tahun. Nah, gue pikir, itu bisa jadi yang penting buat negara kita, biar bisa segera memahami apa yang sudah terlaksana dan apa yang masih perlu ditingkatkan.

Gue setuju dengan Sjafrie Sjamsoeddin, yang bilang pertemuan tersebut menyoroti isu krusial terkait kondisi bangsa. Laporan dugaan kebocoran anggaran hingga Rp5.777 triliun di sektor perbankan itu jadi topik penting buat kita cari solusinya.

Gue juga penasaran, siapa yang bilang pertemuan tersebut tidak ada tokoh-tokoh oposisi? Gue rasa, mungkin mereka ingin kita fokus pada hal-hal positif yang sudah terlaksana, biar bisa segera memperbaiki kesalahan-kesalahan yang pernah terjadi.

Saya juga rasa, pertemuan seperti ini bisa jadi bukti bahwa Presiden Jokowi benar-benar terbuka untuk berdialog dan menerima masukan dari segala pihak. Nah, itu bisa jadi langkah yang baik buat negara kita, biar bisa segera memahami apa yang perlu ditingkatkan dan bagaimana caranya melaksanakan kebijakan-kebijakan yang sudah terlaksana.

Tapi, masih banyak hal yang harus dibahas lagi, seperti siapa yang benar-benar menghadirikan pertemuan tersebut. Gue rasa, kita perlu jujur dan terbuka dalam membicarakan masalah-masalah ini, biar bisa segera menemukan solusi yang tepat.
 
Gue pikir kayaknya kalau Menteri Prasetyo nggak benar-benar bisa jujur tentang pertemuan Jokowi dengan oposisi. Kalau memang tidak ada oposisi, tapi Sjafrie bilang ada diskusi tentang masalah kepemiluan dan laporan dugaan kebocoran anggaran yang besar... itu kayaknya terlalu serempak aja kan? Gue masih ingat kalau Jokowi masih president, dia masih harus menghadapi banyak tantangan dari oposisi. Kalau tidak ada oposisi, itu artinya Jokowi sudah benar-benar aman dan tidak perlu lagi mendiskusikannya dengan orang lain 🤔
 
Aku pikir ini beneran macam apa aja yang terjadi di dalam pertemuan itu 🤔. Menteri Prasetyo bilang enggak ada tokoh oposisi, tapi Sjafrie bilang ada Profesor Siti Zuhro dan ada diskusi tentang masalah kepemiluan 🙄. Aku curiga ini artinya Sjafrie jujur atau mau salah? Karena kalau benar-benar enggak ada tokoh oposisi, itu beda dengan apa yang diucapkan oleh Sjafrie. Aku kira pertemuan ini nggak sepenuhnya jelas 🤷‍♂️.
 
Gak percaya sih, apa arti dari kalau Profesor Siti Zuhro yang hadir di Kertanegara? Jika benar, itu berarti ada tokoh-tokoh oposisi yang hadir juga. Tapi ternyata enggak ada di luar. Menteri Prasetyo bilang gak ada tokoh oposisi, tapi Sjafrie bilang ada Profesor Zuhro yang diskusi dengan tokoh-tokoh lainnya. Kalo benar-benar tidak ada tokoh oposisi, mengapa Profesor Zuhro harus hadir? Atau mungkin ada yang salah dalam informasi? 🤔
 
aku rasa klo pemerintah mau jujur, itu bakal membuat banyak orang percaya. tapi kalau pemerintah mau bercanda dan membenarkan hal yang salah, itu akan bikin keraguan di hati masyarakat. aku pikir pertemuan Presiden Jokowi dengan Profesor Siti Zuhro itu sebenarnya tidak ada hasil yang signifikan. karena kalau benar-benar ada hasil, pasti pemerintah sudah jujur tentang itu. tapi apa yang dipaparkan oleh Prasetyo dan Sjafrie sama-sama tidak adil 🤔💔
 
Makasih nih kalimat-kalimat yang disebutkan oleh Prasetyo dan Sjafrie... nggak tahu apa yang sebenarnya terjadi di pertemuan itu, tapi salah satu hal yang jelas adalah ada isu krusial tentang kondisi bangsa kita, ya? Membahas tentang kebocoran anggaran hingga Rp5.777 triliun, itu benar-benar membuat kita bingung... bagaimana bisa bisa terjadi hal seperti itu di negara kita yang berhajat untuk maju? Dan apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya kebocoran anggaran seperti itu lagi? Tapi sepertinya masih banyak yang tidak jelas tentang pertemuan itu...
 
hebu aku bilang, apa sih yang salah dengan Jokowi? dia bisa nggak rapat dengar oposi sih? itu kan normal ya, supaya dia bisa mendengar pendapat dari semua orang. tapi kalau dipesta aja nih, kalau kemudian ada yang bilang "ya, dia buleh berdiskusi dengan oposisi" itu akan membuat banyak orang kecewa dan tidak percaya. aku rasa kalau Jokowi masih bisa jalan-jalan dengar pendapat dari semua orang, itu baik-baik aja.
 
Lho, kalau sebenarnya itu klaim Menteri Sekretaris Negara ya. Tapi apa kira-kira yang terjadi di Kertanegara? Jadi ada Profesor Siti Zuhro dan tokoh-tokoh masyarakat aja yang hadir, tapi enggak ada oposisi lho. Kalau benar2 tidak ada oposisi, maka kenapa ada klaim itu keluar dulu? 🤔 Mungkin kalau lihat materi Menteri Pertahanan, itu kira-kira apa yang terjadi di Kertanegara?

Dan kan Sjafrie juga menyebutkan tentang laporan dugaan kebocoran anggaran perbankan. Itu isu kayaknya penting banget! Apa kalau govenmenya tahu dahulu2 itu laporan dugaan itu, mungkin bisa mengambil tindakan sekarang juga? Tapi sepertinya masih banyak yang tidak jelas tentang klaim itu, kan? 🤷‍♂️
 
gak percaya sama menteri sekretaris negara itu 🤣, dia bilang enggak ada tokoh oposisi di pertemuan jokowi tapi sjamsoeddin bilang ada ya 😂. itu yang paling bikin saya curiga kalau ada yang berbohong. apa yang dibahas kan sama profesor zuhro dan siapa yang dihadapkan? 🤔. kalau benar enggak ada tokoh oposisi, maka kenapa sjamsoeddin bilang ada diskusi tentang kepemiluan yang bisa bikin negara krusial? 😒. saya pikir menteri itu lebih suka berbohong daripada bercerita jujur 🙅‍♂️.
 
aku pikir kira-kira apa yang terjadi di sini... kalau pertemuan itu tertutup dan ada diskusi mengenai masalah kepemiluan, tapi tidak ada tokoh-tokoh oposisi hadir, toh mungkin ada sesuatu yang ingin disembunyikan. mungkin ada beberapa orang yang berbicara dengan Presiden di balik layar, tapi tidak ada bukti nyata. aku pikir perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang hal ini... apakah ada konflik kepentingan? atau apa saja yang sebenarnya dibahas pada pertemuan tersebut? aku belum bisa menentukan, tapi aku akan mencari informasi lebih lanjut 🤔
 
kembali
Top