Pemulihan Layanan Kesehatan di Sumatra Masuk Tahap III, Waktunya Bekerja Sepenuhnya
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa pemulihan layanan kesehatan pascabencana banjir di Sumatra saat ini telah memasuki tahap ketiga. Tahap ketiga ini memiliki dua fokus utama, yaitu menggunakan puskesmas yang sudah beroperasi untuk merawat masyarakat di desa terisolir dan masyarakat di pos pengungsian.
Budi menjelaskan bahwa ada seribu pos pengungsian, yang merupakan sekitar 300 ribu warga. Puskesmas akan beroperasi baik untuk terus merawat masyarakat, sedangkan di pos pengungsian, relawan akan membantu karena tenaga puskesmas terbatas.
Relawan yang diurus Kemenkes saat ini sudah ada 4.100 orang, banyak dari kalangan Jogja, UGM, Muhammadiyah, Dompet Dhuafa, Rumah Sakit, dan relawan pengalaman COVID-19. Budi menekankan bahwa tidak bisa selesai sendiri.
Menteri Kesehatan ini menargetkan pemulihan layanan kesehatan ini akan rampung pada bulan Maret 2026. Imbas bencana banjir pada November 2025 lalu, total 87 rumah sakit di tiga provinsi berhenti beroperasi.
Dalam dua minggu, Kemenkes berhasil memulihkan sembilan rumah sakit sehingga dapat beroperasi kembali. Selain itu, sebanyak 1.268 puskesmas terdampak, 850 di antaranya berhenti beroperasi. Namun, Budi menjelaskan bahwa hanya empat puskesmas yang belum beroperasi.
"Yang lainnya sudah beroperasi, walaupun tidak penuh karena ambulans masih rusak dan alat-alatan juga belum semua perbaiki," pungkasnya.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa pemulihan layanan kesehatan pascabencana banjir di Sumatra saat ini telah memasuki tahap ketiga. Tahap ketiga ini memiliki dua fokus utama, yaitu menggunakan puskesmas yang sudah beroperasi untuk merawat masyarakat di desa terisolir dan masyarakat di pos pengungsian.
Budi menjelaskan bahwa ada seribu pos pengungsian, yang merupakan sekitar 300 ribu warga. Puskesmas akan beroperasi baik untuk terus merawat masyarakat, sedangkan di pos pengungsian, relawan akan membantu karena tenaga puskesmas terbatas.
Relawan yang diurus Kemenkes saat ini sudah ada 4.100 orang, banyak dari kalangan Jogja, UGM, Muhammadiyah, Dompet Dhuafa, Rumah Sakit, dan relawan pengalaman COVID-19. Budi menekankan bahwa tidak bisa selesai sendiri.
Menteri Kesehatan ini menargetkan pemulihan layanan kesehatan ini akan rampung pada bulan Maret 2026. Imbas bencana banjir pada November 2025 lalu, total 87 rumah sakit di tiga provinsi berhenti beroperasi.
Dalam dua minggu, Kemenkes berhasil memulihkan sembilan rumah sakit sehingga dapat beroperasi kembali. Selain itu, sebanyak 1.268 puskesmas terdampak, 850 di antaranya berhenti beroperasi. Namun, Budi menjelaskan bahwa hanya empat puskesmas yang belum beroperasi.
"Yang lainnya sudah beroperasi, walaupun tidak penuh karena ambulans masih rusak dan alat-alatan juga belum semua perbaiki," pungkasnya.