Keluarga di Indonesia seringkali dijadikan "ATM berjalan" saat kita menjadi tumpuan dari orang tua atau anggota keluarga lainnya, padahal peran itu bukanlah urusan kita sendiri. Berbagai pekerja masih menghadapi situasi ini dan sering melanggar batas keuangan sendiri untuk menjaga hubungan dengan keluarga tetap sehat.
Kita tidak bisa membantukeluarga tanpa harus mengejutkan diri kita sendiri secara finansial, karena beban itu bukan urusan kita. Kita tidak perlu memberikan uang batin dan hati seperti ada di dalam kehidupan sosial atau kerja. Kita hanya perlu memberikan kebaikan kepada keluarga dengan cara yang tepat.
Batasan keuangan merupakan penting untuk menjaga kesehatan mental dan kesehatan finansial diri sendiri, sehingga relasi dengan orang tua tetap sehat tanpa harus memikul beban yang berlebihan. Kita tidak dapat dipaksa terus memberikan bantuan untuk kebutuhan orang lain ketika kita sedang menghadapi kesulitan keuangan sendiri.
Untuk menjaga kesehatan mental dan kesehatan finansial, ada beberapa langkah bisa dilakukan:
Ketahuilah kapasitas diri sendiri terlebih dahulu dengan mempertimbangkan berbagai pilihan yang realistis seperti melunasi utang, menyiapkan dana pendidikan, atau mengurangi beban cicilan rumah dan kendaraan.
Tentukan jenis bantuan yang bisa dan tidak bisa diberikan. Misalnya, membantu dalam kegiatan nonfinansial juga bisa berfaedah besar bagi kita semua.
Gunakan bahasa yang jujur tapi tidak defensif saat membahas dukungan finansial dengan keluarga. Jangan takut memberi tahu keluarga tentang kondisi keuangan diri sendiri, tetapi terus menjaga tanggung jawab kedua pihak.
Buat batas yang konsisten dan berikan penjelasan dengan jujur. Hindari merubah-ubah karena rasa kasihan, tetapi buat keputusan dengan sikap yang stabil agar dapat menjaga kestabilan diri sendiri secara finansial di masa depan.
Belajar mengatakan "tidak" tanpa harus banyak membenarkan terlebih dahulu. Jika kita tidak bisa membantu karena keterbatasan keuangan, itu bukan berarti kita tidak peduli dengan keluarga tetapi berarti kita ingin menjaga kesehatan mental dan kesehatan finansial diri sendiri.
Ketika ada yang meminta bantuan, cobalah untuk menyamakan perspektif dan menetapkan batas-batas yang jelas agar dapat menjaga hubungan yang sehat dengan keluarga.
Kita tidak bisa membantukeluarga tanpa harus mengejutkan diri kita sendiri secara finansial, karena beban itu bukan urusan kita. Kita tidak perlu memberikan uang batin dan hati seperti ada di dalam kehidupan sosial atau kerja. Kita hanya perlu memberikan kebaikan kepada keluarga dengan cara yang tepat.
Batasan keuangan merupakan penting untuk menjaga kesehatan mental dan kesehatan finansial diri sendiri, sehingga relasi dengan orang tua tetap sehat tanpa harus memikul beban yang berlebihan. Kita tidak dapat dipaksa terus memberikan bantuan untuk kebutuhan orang lain ketika kita sedang menghadapi kesulitan keuangan sendiri.
Untuk menjaga kesehatan mental dan kesehatan finansial, ada beberapa langkah bisa dilakukan:
Ketahuilah kapasitas diri sendiri terlebih dahulu dengan mempertimbangkan berbagai pilihan yang realistis seperti melunasi utang, menyiapkan dana pendidikan, atau mengurangi beban cicilan rumah dan kendaraan.
Tentukan jenis bantuan yang bisa dan tidak bisa diberikan. Misalnya, membantu dalam kegiatan nonfinansial juga bisa berfaedah besar bagi kita semua.
Gunakan bahasa yang jujur tapi tidak defensif saat membahas dukungan finansial dengan keluarga. Jangan takut memberi tahu keluarga tentang kondisi keuangan diri sendiri, tetapi terus menjaga tanggung jawab kedua pihak.
Buat batas yang konsisten dan berikan penjelasan dengan jujur. Hindari merubah-ubah karena rasa kasihan, tetapi buat keputusan dengan sikap yang stabil agar dapat menjaga kestabilan diri sendiri secara finansial di masa depan.
Belajar mengatakan "tidak" tanpa harus banyak membenarkan terlebih dahulu. Jika kita tidak bisa membantu karena keterbatasan keuangan, itu bukan berarti kita tidak peduli dengan keluarga tetapi berarti kita ingin menjaga kesehatan mental dan kesehatan finansial diri sendiri.
Ketika ada yang meminta bantuan, cobalah untuk menyamakan perspektif dan menetapkan batas-batas yang jelas agar dapat menjaga hubungan yang sehat dengan keluarga.