Menhaj: Pelunasan Haji Reguler dan Khusus Sudah Di Atas 90%
Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 2026 telah mencapai angka yang luar biasa, yaitu di atas 90 persen. Menurut data sementara dari Kemenhaj, tingkat pelunasan jemaah haji reguler mencapai 95,72 persen, sedangkan jemaah haji khusus sebesar 96,5 persen.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan bahwa pelunasan haji reguler dan khusus sampai penutupan sore tadi telah mencapai angka tersebut. Ia juga menyatakan bahwa proses pelunasan masih akan dibuka dalam dua hari ke depan dan pemerintah optimistis untuk dapat menisi seluruh kuota jemaah dan mencapai pelunasan 100 persen.
Menhaj juga memastikan bahwa persiapan penyelenggaraan haji 2026 sudah hampir rampung, baik dalam hal akomodasi, konsumsi, dan transportasi. Transportasi sudah 100 persen, konsumsi 100 persen, dan akomodasi di Madinah sudah 93 persen.
Namun, Menhaj juga mengakui adanya beberapa kendala dalam proses persiapan, termasuk permintaan dari berbagai pihak terkait layanan haji. Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya tetap menjaga integritas dan akan melakukan upaya untuk memperbaiki hal-hal yang belum optimal.
Menhaj juga menyebutkan bahwa telah ditentukan dua maskapai yang akan digunakan untuk penerbangan, yaitu Saudia dan Garuda.
Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 2026 telah mencapai angka yang luar biasa, yaitu di atas 90 persen. Menurut data sementara dari Kemenhaj, tingkat pelunasan jemaah haji reguler mencapai 95,72 persen, sedangkan jemaah haji khusus sebesar 96,5 persen.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan bahwa pelunasan haji reguler dan khusus sampai penutupan sore tadi telah mencapai angka tersebut. Ia juga menyatakan bahwa proses pelunasan masih akan dibuka dalam dua hari ke depan dan pemerintah optimistis untuk dapat menisi seluruh kuota jemaah dan mencapai pelunasan 100 persen.
Menhaj juga memastikan bahwa persiapan penyelenggaraan haji 2026 sudah hampir rampung, baik dalam hal akomodasi, konsumsi, dan transportasi. Transportasi sudah 100 persen, konsumsi 100 persen, dan akomodasi di Madinah sudah 93 persen.
Namun, Menhaj juga mengakui adanya beberapa kendala dalam proses persiapan, termasuk permintaan dari berbagai pihak terkait layanan haji. Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya tetap menjaga integritas dan akan melakukan upaya untuk memperbaiki hal-hal yang belum optimal.
Menhaj juga menyebutkan bahwa telah ditentukan dua maskapai yang akan digunakan untuk penerbangan, yaitu Saudia dan Garuda.