Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan bahwa Kampung Haji di Mekkah belum beroperasi pada tahun 2026. Menurutnya, Kampung Haji yang berada di Mekkah ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2028.
Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan Kampung Haji sepenuhnya diserahkan kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), sedangkan Kemenhaj hanya berperan sebagai pengguna. Irfan mengatakan, "Jadi nanti kalau BPI Danantara sudah siap, langsung beritahu 'Pak Menteri Haji, Kampung Haji sudah siap, silakan digunakan' nah itu baru kita masuk."
Sebelumnya, CEO BPI Danantara, Rosan P. Roeslani, mengatakan bahwa pembangunan Kampung Haji akan dimulai pada kuartal IV 2026. Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah berharap para jemaah haji, khususnya dari Indonesia, bisa memiliki tempat yang lebih representatif, nyaman dengan makanan, dan fasilitas kesehatan yang terjamin.
Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, keberadaan Kampung Haji diharapkan dapat meningkatkan keinginan masyarakat untuk menjalankan ibadah haji dan umrah. Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah berharap jemaah haji kita bisa memiliki tempat yang representatif, tempat yang nyaman, mungkin secara apa namanya makanan juga terjamin, secara kesehatan juga terjamin, dan bisa dimanfaatkan juga selain untuk haji tetapi untuk kepentingan umrah.
Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan Kampung Haji sepenuhnya diserahkan kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), sedangkan Kemenhaj hanya berperan sebagai pengguna. Irfan mengatakan, "Jadi nanti kalau BPI Danantara sudah siap, langsung beritahu 'Pak Menteri Haji, Kampung Haji sudah siap, silakan digunakan' nah itu baru kita masuk."
Sebelumnya, CEO BPI Danantara, Rosan P. Roeslani, mengatakan bahwa pembangunan Kampung Haji akan dimulai pada kuartal IV 2026. Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah berharap para jemaah haji, khususnya dari Indonesia, bisa memiliki tempat yang lebih representatif, nyaman dengan makanan, dan fasilitas kesehatan yang terjamin.
Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, keberadaan Kampung Haji diharapkan dapat meningkatkan keinginan masyarakat untuk menjalankan ibadah haji dan umrah. Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah berharap jemaah haji kita bisa memiliki tempat yang representatif, tempat yang nyaman, mungkin secara apa namanya makanan juga terjamin, secara kesehatan juga terjamin, dan bisa dimanfaatkan juga selain untuk haji tetapi untuk kepentingan umrah.