Pemerintah all out menangani bencana di Sumatera, fokus utama di Aceh. Mendagri, Tito Karnavian, mengatakan dari tiga provinsi yang terdampak bencana, Aceh adalah daerah yang paling parah.
"Tapi kalau kita melihat desa itu akan lebih clear lagi, totalnya kalau nggak salah 1.564 desa yang terdampak. 1.455 itu ada di Aceh yang terdampak, Sumut 64, Sumbar itu lebih kurang 45 yang terdampak", katanya.
Tito juga menjelaskan bahwa jumlah desa yang paling banyak terdampak adalah di Aceh, yaitu 23 kabupaten/kota. Kemudian diikuti Sumatera Utara dan Sumatera Barat dengan jumlah desa yang terdampak 16 dan 45 respectively.
Namun, Tito menjelaskan bahwa totalnya jumlah desa yang terdampak adalah 1.564. Dan jika dilihat dari aspek desa itu akan lebih jelas lagi. "Daerah-daerah lain di Aceh menjadi fokus utama, nah semua bekerja", katanya.
Selain itu, Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera juga mengatakan pemerintah telah menyiapkan strategi untuk menangani masalah bencana di Aceh. Dia mengatakan pemerintah sudah mengerahkan sejumlah hal dalam upaya memulihkan Aceh.
"Pak Presiden itu luar biasa, deployment pasukan itu personel TNI-Polri, BNPB, Basarnas, dari sekolah kedinasan, pemda lain lain totalnya mencapai 88.319 personel untuk di 3 provinsi ini", katanya.
Tito juga mengatakan bahwa negara telah all out dalam upaya memulihkan Aceh. "(negara) all out, alat-alat berat juga ribuan yang dikerahkan ke sana, nah itu memberikan hasil".
"Tapi kalau kita melihat desa itu akan lebih clear lagi, totalnya kalau nggak salah 1.564 desa yang terdampak. 1.455 itu ada di Aceh yang terdampak, Sumut 64, Sumbar itu lebih kurang 45 yang terdampak", katanya.
Tito juga menjelaskan bahwa jumlah desa yang paling banyak terdampak adalah di Aceh, yaitu 23 kabupaten/kota. Kemudian diikuti Sumatera Utara dan Sumatera Barat dengan jumlah desa yang terdampak 16 dan 45 respectively.
Namun, Tito menjelaskan bahwa totalnya jumlah desa yang terdampak adalah 1.564. Dan jika dilihat dari aspek desa itu akan lebih jelas lagi. "Daerah-daerah lain di Aceh menjadi fokus utama, nah semua bekerja", katanya.
Selain itu, Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera juga mengatakan pemerintah telah menyiapkan strategi untuk menangani masalah bencana di Aceh. Dia mengatakan pemerintah sudah mengerahkan sejumlah hal dalam upaya memulihkan Aceh.
"Pak Presiden itu luar biasa, deployment pasukan itu personel TNI-Polri, BNPB, Basarnas, dari sekolah kedinasan, pemda lain lain totalnya mencapai 88.319 personel untuk di 3 provinsi ini", katanya.
Tito juga mengatakan bahwa negara telah all out dalam upaya memulihkan Aceh. "(negara) all out, alat-alat berat juga ribuan yang dikerahkan ke sana, nah itu memberikan hasil".