Mendagri: 25 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Akibat Banjir Bandang

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian melaporkan 25 desa di Aceh dan Sumatra Utara (Sumut) yang hilang akibat banjir bandang dan longsor. Sebelumnya ada laporan 22 desa di Sumut yang dilaporkan hilang. Namun Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengonfirmasi tidak ada desa yang hilang di daerahnya.

Tito menjelaskan, satgasnya akan terus melakukan pengecekan silang untuk memastikan apakah desa yang dilaporkan hilang itu benar-benar hilang atau hanya terisolasi. Gubernur Aceh juga melaporkan penambahan jumlah desa yang hilang di Aceh, dari awal 13 menjadi 17 desa.

Tito menegaskan bahwa pemerintah akan memanfaatkan tanah milik negara untuk keperluan relokasi, termasuk lahan berstatus hak guna usaha (HGU) yang memungkinkan untuk dilepaskan. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar pemerintah menggunakan tanah-tanah pemerintah untuk keperluan relokasi.

Tito juga menjelaskan bahwa jika desa-desa tersebut benar-benar hilang dan tidak lagi layak dihuni secara geologis, maka relokasi menjadi opsi yang harus ditempuh. Pemerintah telah menyiapkan skema bantuan bagi warga terdampak, yaitu pilihan pertama untuk menyiapkan lokasi pengganti bagi penduduk yang desanya hilang, dan pilihan kedua untuk memberikan kompensasi sebesar Rp60 juta kepada mereka yang ingin menentukan lokasi tempat tinggal barunya sendiri.
 
Kalau banjir bandang itu terjadi lagi, apa lagi? Mencoba-mencoba sih, tapi gak ada solusi jadi. Guna ngaturi desa-desa di Aceh dan Sumut, pemerintah harus lebih teliti dulu. Ngelaporkan desa-hilang itu sih kan, tapi kalian bawa buktinya aja? Bagaimana kabarnya hasil pengecekan silang yang kalian lakukan? Nanti kalau banjir lagi, siapa nanti yang harus meresponsnya?
 
Mereka bilang banjir bandang dan longsor, tapi aku pikir ada sesuatu yang tidak beres di baliknya... Apa-apa yang membuat mereka memilih desa-desa itu untuk dilepaskan? Mungkin ada uang yang terlibat dalam relokasi ini? Aku tidak percaya kalau pemerintah benar-benar sederhana dan transparan. Tapi aku rasa ada sesuatu yang tidak diungkapkan... 😒
 
ini ya, banget kayaknya masalah banjir bandang nih... menteri tito pasti sengaja lupa siapa-siapa desa di sumut aja... tapi apa artinya deh jika gubumer Aceh tambah lagi desa yang hilang? itu juga nggak masuk akal, kan? aku pikir pemerintah udah cukup banyak tanah yang kosong sudah, jadi kenapa ngerasa perlu lagi sengat-sengat? dan siapa nanti yang bakal memilih lokasi tempat tinggal barunya sih? warga itu sendiri ya, tapi mungkin bisa dipaksa juga kan? aku penasaran apa aja proses relokasi ini... kayaknya agak rumit ya...
 
aku kayaknya bingung apa itu banjir bandang dan longsor? itu apa aja kabar gembira? aku tahu kalau air mengalir ke banyak tempat, tapi banjir bandang dan longsor apa sih maksudnya?

saya rasa pemerintah Indonesia kayaknya sudah lama nunggu waktu yang tepat untuk relokasi desa-desa yang hilang. tapi bagaimana kalau warga desa itu suka tempat barunya? aku pikir mereka akan bingung nih sih...

saya tidak tahu, tapi aku rasa pemerintah harus lebih teliti dalam memilih lokasi pengganti bagi penduduk yang desanya hilang. kalau salah pilih, bisa jadi orang itu tidak nyaman hidup di tempat baru lagi. tapi aku juga tidak tahu sih...
 
ini kejadian banget aki! aku rasa penghuni 25 desa di Aceh dan Sumut yang hilang itu pasti butuh bantuan banyak banget 🤕. aku harap pemerintah bisa segera menyelesaikan masalah ini dan memberikan solusi yang tepat bagi warga-warganya. tapi siapa tahu mungkin ada desa di Sumbar yang benar-benar hilang aja? 🤔 aku tidak yakin. apa yang pasti aku harap semuanya bisa beres cepatnya 💨.
 
Maksudnya gini, banjir bandang dan longsor itu bikin banyak desa di Aceh dan Sumut terus terpurun 🤯. Tapi siapa tahu benar-benar ada desa yang hilang atau hanya terisolasi? Gua pikir pemerintah harus bisa memastikan hal ini dulu sebelum ngebawa relokasi dan masalah tanah milik negara. Sampai ke mana aja kemampuan mereka itu, aku masih ragu-ragu 🤔. Dan apa dengan desa yang diakui hilang di Aceh? Gua harap gubang Aceh bisa memberikan info lebih lanjut tentang hal ini 📝.
 
aku nggak percaya kalau gini bisa terjadi di Indonesia 🤯♂️. banjir bandang dan longsor memang bisa terjadi, tapi 25 desa? itu nggak mungkin juga 🙄. aku harap mereka bisa menemukan solusi yang tepat untuk warga yang terdampak, tapi aku juga penasaran mengenai bagaimana pemerintah ini bisa memanfaatkan tanah milik negara untuk relokasi 💰. aku ingin melihat ada prioritas apa yang diambil oleh pemerintah untuk membantu warga yang terkena dampak ini 🤔.
 
Aku rasa ini krisis banget ya... 25 desa di Aceh dan Sumut hilang banjir banding, itu berarti banyak warga yang kehilangan rumah, apalagi kalau desanya benar-benar hilang, itu kayaknya sangat sulit untuk mendapatkan lokasi pengganti yang ideal. Aku harap pemerintah bisa segera menyiapkan skema bantuan yang efektif untuk warga terdampak ini...
 
Oooh, banjir bandang di Aceh dan Sumut lagi! 🤕 Mau dibilang apa yang terjadi? 25 desa hilang ya? #BanjarBandang

Saya rasa pemerintah harus cepat-cepat ambil tindakan. Tanpa skema bantuan yang tepat, warga Aceh dan Sumut pasti sangat kesulitan. #RelokasiDesa #BantuanWarga

Tito Karnavian itu benar-benar pintar banget! 🤓 Membuat rencana untuk pengecekan silang dan memanfaatkan tanah milik negara. #PemerintahAktif #BantuanTanah

Saya harap pemerintah bisa memberikan kompensasi yang tepat bagi warga desa yang hilang. Rp 60 juta itu tidak sedikit banget! 🤑 #KompensasiWarga #RelokasiDesa
 
Kalau sementara ini banjir bandang dan longsor makin parah, apa salahnya kita bantu masyarakat yang terkena dampak? Saya pikir pemerintah sudah cukup progresif dengan menyiapkan skema bantuan bagi warga yang terdampak. Tapi, apa keberadaan desa-desa yang "hilang" itu bisa disimpulkan secara pasti? Mungkin kita perlu lebih berhati-hati lagi sebelum memutuskan untuk relokasi. Saya harap pemerintah bisa melakukan pengecekan silang yang baik agar tidak ada kesalahan lagi
 
kembali
Top