Menaker Dukung Purbaya, Magang Nasional Bisa Lebih Luas
Kementerian Ketenagakerjaan (Menaker) mendukung usulan Menteri Keuangan yang lebih luas meliputi program 'Magang Nasional' untuk lulusan SMA/SMK sederajat. Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan saat ini sedang membentuk tim khusus untuk mengembangkan ide tersebut agar dapat diintegrasikan dengan aturan yang ada saat ini.
Yassierli mengatakan bahwa 'Magang Nasional' sekarang hanya menerima lulusan perguruan tinggi. Namun, ia berencana untuk membuat program yang lebih luas meliputi lulusan SMA sederajat. Menurutnya, program tersebut akan memungkinkan peserta magang bekerja di pemerintahan atau perusahaan sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan internal.
"Ia (Purbaya) benar-benar baik dan dia punya ide yang sangat bagus," kata Yassierli. "Kami dari kementerian hanya menyiapkan hub, jadi perusahaan atau instansi kementerian/lembaga yang memposting itu. Jadi istilahnya itu magang on demand, jadi bukan kita."
Yassierli juga menyebut bahwa usulan Purbaya tersebut dipermudahkan jika pemerintahan daerah membuka pintu untuk menerima peserta magang baik di pemerintahan, BUMD, BLUD. Ia berharap kesempatan ini merata dan tidak terpusat di Jakarta.
Kementerian Ketenagakerjaan (Menaker) mendukung usulan Menteri Keuangan yang lebih luas meliputi program 'Magang Nasional' untuk lulusan SMA/SMK sederajat. Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan saat ini sedang membentuk tim khusus untuk mengembangkan ide tersebut agar dapat diintegrasikan dengan aturan yang ada saat ini.
Yassierli mengatakan bahwa 'Magang Nasional' sekarang hanya menerima lulusan perguruan tinggi. Namun, ia berencana untuk membuat program yang lebih luas meliputi lulusan SMA sederajat. Menurutnya, program tersebut akan memungkinkan peserta magang bekerja di pemerintahan atau perusahaan sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan internal.
"Ia (Purbaya) benar-benar baik dan dia punya ide yang sangat bagus," kata Yassierli. "Kami dari kementerian hanya menyiapkan hub, jadi perusahaan atau instansi kementerian/lembaga yang memposting itu. Jadi istilahnya itu magang on demand, jadi bukan kita."
Yassierli juga menyebut bahwa usulan Purbaya tersebut dipermudahkan jika pemerintahan daerah membuka pintu untuk menerima peserta magang baik di pemerintahan, BUMD, BLUD. Ia berharap kesempatan ini merata dan tidak terpusat di Jakarta.