Megawati Sebut Pilkada Via DPRD Kemunduran Demokrasi, Tak Sesuai Konstitusi

Pilkada lewat DPRD bukanlah pilihan yang tepat. Menurut Megawati, pilkada langsung merupakan capaian penting demokratisasi nasional pasca reformasi. Pihaknya menolak pilkada melalui DPRD karena bertentangan dengan konstitusional dan semangat reformasi 1998.

Pilkada langsung memberikan ruang partisipasi rakyat, memperkuat legitimasi pemimpin daerah, dan membuka ruang kontrol sosial terhadap kekuasaan lokal. Oleh karena itu, saya menegaskan agar pilkada langsung tetap dipertahankan sebagai mekanisme yang demokratis, partisipatif, dan konstitusional dalam memilih kepala daerah.

Megawati mengatakan hal tersebut telah ditegaskan secara jelas oleh Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusan Nomor 110/PUU-XXIII/2025 yang memperkuat makna Pasal 18 Ayat (4) dan Pasal 22E Ayat (1) UUD 1945 hasil amandemen. Artinya, pilkada harus dilaksanakan secara langsung oleh rakyat, bukan secara tidak langsung melalui DPRD.

Itu pertanda kemunduran demokrasi, kata Megawati. Pihaknya berkomitmen untuk menjaga hak rakyat dan reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan.
 
Pilkada lewat DPRD itu jangan bilang tidak tepat kan? Saya bayangkan kalau di Jawa Barat saja, ada orang yang dipilih sebagai Bupati tapi tidak pernah melihat daerahnya. Makanya, pilkada langsung kayaknya lebih baik. Kalau harus memilih antara demokrasi dan ketepatan, saya pilih demokrasi ya.
 
Pilkada lewat DPRD itu seperti meminjamkan uang dari teman kita tanpa bisa meminta kembali πŸ€”. Kita udah punya cara yang benar, yaitu pilkada langsung, tapi kayaknya gak ada yang sengaja salah arah lagi πŸ˜’. Megawati kan jujur, dia bilang pilkada langsung itu penting untuk demokrasi di Indonesia, bukan sekedar pilihan kecil aja πŸ€·β€β™‚οΈ. Kalau benar-benar kita mau demokrasi yang serius, maka pilkada langsung harus tetap dipertahankan, apa lagi gak ada masalah sama Mahkamah Konstitusi 😎.
 
Pikiran saya benar-benar terganggu dengan keputusan ini πŸ€”. Kalau mau memperkuat demokrasi, bagaimana kalau kita buat pilkada langsung aja? πŸ™…β€β™‚οΈ Tidak perlu melalui DPRD, lebih cepat dan efisien ya πŸ•’. Saya pikir itu cara yang tepat untuk memastikan rakyat mendapatkan hak mereka dalam memilih kepala daerah. Kita harus bisa melihat langsung siapa yang akan menjadi pemimpin kita, bukan melalui orang lain πŸ‘€. Jangan mau kalah dengan demokrasi di negara-negara lain, kita harus punya cara sendiri πŸ’ͺ.
 
Pilkada lewat DPRD gini seperti ngebawa kita ke pasar belanja yang tidak ada di peta πŸ€¦β€β™‚οΈ. Makanya, siapa yang bilang pilkada langsung itu bukan pilihan yang tepat? πŸ˜‚ Tapi, kalau diulas aja, pilkada langsung itu kaya gampangnya kita bisa memilih kepala daerah yang tepat, tanpa harus ngeremiri orang lain 🀝. Megawati sih bilang hal yang sama dengan MK, jadi makanya harus dipertahankan kan? 😊 Dan kalau pilkada langsung itu tidak ada, itu seperti berpikir bahwa rakyat tidak peduli dengan kehidupan mereka sendiri πŸ™…β€β™‚οΈ. Gak bisa dijawab sih, tapi minimal kita harus mencoba ya?
 
Gak bisa percaya banget ya kalau pilkada melalui DPRD! Seperti dikata Megawati, itu bukan pilihan yang tepat lagi. Pilkada langsung apa-apa artinya kalau tidak melibatkan rakyat secara langsung, nggak ada makna. Kita harus jaga demokrasi dan partisipasi masyarakat, tapi gini pilkada lewat DPRD? Itu jelek banget!
 
Rasa lelah aku rasakan saat membaca berita ini πŸ€•. Pilkada langsung itu sebenarnya jalan yang paling adil buat kita rakyat. Aku percaya bahwa jika kita bisa langsung memilih kepala daerah, maka keputusan yang diambil akan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Aku juga setuju dengan Megawati, pilot ini harus dilaksanakan secara langsung oleh rakyat, bukan melalui DPRD. Aku harap pihak berwenang tidak akan memperburuk hal ini lagi 🀞.
 
Pilkada lewat DPRD itu seperti main taruhan nggak ada kemungkinan kalah. Saya pikir kalau demikian, apa artinya rakyat tidak terlibat dalam pilihanya sendiri. Ini kayaknya jadi sistem yang korup dan tidak adil. Megawati benar-benar keren, dia bilang pilkada langsung itu penting banget untuk demokrasi. Saya setuju, pilkada langsung mempermudah rakyat terlibat dalam pilihanya sendiri, tapi sekarang jadi nggak bisa dilakukan. Itu kayaknya sangat sedih dan tidak adil, rakyat dihambat oleh sistem yang korup. πŸ€•
 
Gue rasa pilkada langsung ini nggak boleh dimodifikasi lagi πŸ˜‚. Kalau demikian, apa lagi yang akan terjadi? Rakyat nggak akan lagi bisa berpartisipasi langsung dalam memilih kepala daerah. Itu sebenarnya konsep demokrasi yang baik ya... 🀝
 
Kalau udah ada putusan MK yang jelas, kenapa masih banyak yang penasaran sih? Pilkada langsung itu penting banget buat demokrasi Indonesia, memperkuat legitimasi pemimpin daerah, dan memberikan ruang bagi rakyat untuk berpartisipasi. Kalau udah ada putusan yang jelas, mending aja teruskan saja pilkada langsung ya...
 
Gue pikir jadi seperti apa pilkada langsung tapi gue sih tidak setuju sama Megawati. Kalau pilkada langsung kayaknya lebih rasanya paksa rakyat harus mengambil keputusan yang berat. Saya bayangin kalau di daerahku, ada suatu kawasan yang sibuk banget dengan kalian yang punya paksaan pilkada langsung, dan pasti sih banyak orang yang tidak mau ikut. Jadi kalau harus dipilih, gue akan memilih pilkada melalui DPRD kayaknya lebih jelas tentang siapa yang diangkat ke posisi penting itu. Tapi, saya setuju dengan Megawati kalau pilkada langsung perlu dijaga agar tidak berubah tujuan dari demokrasi kita yang salah. Saya rasa perlu ada kompromi agar pilihan rakyat tetap menjadi prioritas utama.
 
Gak ngertian siapa yang bilang pilkada melalui DPRD bukan pilihan. Makanya megawati jujur banget, langsung aja lebih baik deh... πŸ˜’ Pilkada langsung punya kelebihan, rakyat bisa berpartisipasi dan memilih kepala daerah sendiri. Kamu punya pilihan, kamu punya suara, itu benar-benar demokratis. πŸ—³οΈ
 
[diagram sederhana dengan garis-garis yang menghubungkan]
pilkada langsung = demokrasi
= partisipasi rakyat
= legitimasi pemimpin daerah
= kontrol sosial terhadap kekuasaan lokal

saya setuju dengan megawati, pilkada langsung adalah mekanisme yang penting untuk demokratisasi nasional. melalui pilkada langsung, rakyat dapat memilih kepala daerah secara langsung dan bebas dari influensi politik.
namun, saya penasaran mengapa masih ada yang menolak pilkada langsung. apakah karena khawatir kehilangan kontrol atas pemerintahan lokal?
[menggambar sebuah pita dengan warna hijau, simbolizing keselamatan dan kepercayaan]
saya berharap pilkada langsung dapat terus dipertahankan sebagai mekanisme demokratis dan partisipatif dalam memilih kepala daerah.
 
Pilkada langsung siapa sih? Maksudnya harus langsung aja, tapi bagaimana caranya? Seperti apa bentuk partisipasi rakyat itu? Di daerah aku tinggal, banyak sekali yang salah paham tentang pilkada langsung. Aku khawatir jika dilaksanakan secara langsung, mungkin akan makin panasnya politik di daerah. Saya ingat saat lama, pilkada melalui DPRD lebih baik, karena partisipasi rakyat lebih sederhana dan transparan. Sekarang, aku tidak yakin lagi... πŸ€”
 
Pilkada langsung itu penting banget ya! Kalau bisa langsung aja dipilih oleh rakyat tanpa harus melewati DPRD, makin progresif aja demokrasi kita di Indonesia 😊. Megawati benar-benar benih bunga dari reformasi '98 itu, pilkada langsung memberikan ruang bagi rakyat untuk berpartisipasi dan memilih kepala daerah yang tepat 🀝. Kalau dipaksa lewat DPRD, makin jadi proses pemerintahan yang tidak adil, kan? 😐 Saya setuju dengan Megawati, pilkada langsung harus tetap dipertahankan karena itu mekanisme demokratis yang bagus πŸ’―.
 
Saya pikir kalau pilkada langsung itu penting banget buat demokrasi di Indonesia. Jadi kita bisa langsung memilih kepala daerah tanpa harus melewati DPRD dulu. Saya setuju dengan Megawati, pilotda langsung adalah cara terbaik buat meningkatkan partisipasi rakyat dan legitimasi pemimpin daerah.

Saya rasa ini penting buat memastikan bahwa rakyat memiliki suara dalam proses pemerintahan di tingkat lokal. Jadi kita harus memaksimalkan otoritas rakyat dan tidak biarkan politik korup atau terpencil merusak demokrasi. Saya berharap pilkada langsung bisa menjadi realita dan membawa perubahan positif di Indonesia. πŸ™Œ
 
Wah, kalau pilkada langsung tetap dipertahankan, itu artinya rakyat bisa langsung terlibat dalam memilih kepala daerah, tanpa harus jalan-jalan lewat DPRD aja 🀝. Nah, aku setuju dengar Megawati, pilkada langsung memang memberikan ruang partisipasi yang lebih luas dan legitimasi bagi pemimpin daerah. Itu penting banget untuk demokrasi di Indonesia.

Tapi, kenapa pilkada langsung harus dipertahankan? Kalau tidak ada masalah sama sekali, kenapa kita harus memaksa aja? Aku pikir bisa juga kita cari solusi yang lebih baik, seperti membuat sistem partisipasi yang lebih fleksibel dan mudah diakses oleh semua orang πŸ€”. Nah, tapi kalau itu apa lagi, pilkada langsung tetap dipertahankan aja ya 😊.
 
Pilkada lewat DPRD bukan ide yang tepat, makanya saya ingin bicara tentang hal ini πŸ€”. Menurutku pilkada langsung adalah cara terbaik untuk memastikan demokrasi benar-benar hidup di Indonesia, bukan melalui jalur DPRD. Pilkada langsung membuat rakyat merasa lebih termasuk dan partisipatif dalam pemerintahan, sehingga hasilnya akan lebih adil dan transparan 🌟. Saya setuju dengan Megawati bahwa pilkada lewat DPRD adalah kemunduran demokrasi, kita harus menjaga hak rakyat dan reformasi yang benar-benar berarti πŸ™.
 
Pilkada langsung memang kayak giliran yang nggak kalah cerdas banget sih... kalau rakyat bisa langsung memilih kepala daerah, tentu hasilnya jadi lebih transparan dan akurat. tapi kalau harus diambil dari sudut pandang keamanan dan stabilitas, pilkada melalui DPRD nggak bisa disangkal sih... pihak berwenang udah berpengalaman cara mengelola daerah dengan baik, jadi mungkin pilot project ini perlu dipertimbangkan dengan lebih matang dulu ya...
 
Saya pikir pilkada langsung itu penting banget deh 😊. Jangan pernah memikirkan DPRD sebagai alternatif ya, karena itu bukan pilihan yang tepat untuk rakyat yang ingin memilih kepala daerah mereka sendiri. Pilkada langsung memberikan ruang partisipasi rakyat yang banyak banget, dan itu penting deh dalam demokratisi nasional kita πŸ™Œ.

Saya setuju dengan Megawati, pilkada langsung harus tetap dipertahankan karena itu demokratis, partisipatif, dan konstitusional. Jangan biarkan hal seperti ini yang membuat rakyat kecewa dan tidak percaya pemerintah lagi πŸ˜”.

Dan benar-benar sih, pernyataan Megawati tentang pilkada langsung itu sudah disetujui oleh Mahkamah Konstitusi 🀝. Saya harap ini bisa menjadi contoh bagi kita semua untuk menjaga hak rakyat dan reformasi yang harus dijaga dan diperkuat.
 
kembali
Top