Mau Punya Alfamart Sendiri? Segini Modal yang Dibutuhkan di 2025

Apabila Anda ingin menjadi pengusaha Alfamart sendiri, modal yang dibutuhkan sangat menentukan. Sesuai dengan informasi dari situs resmi perusahaan, ada tiga jenis kerja sama franchise Alfamart yaitu Franchise Gerai Baru, Franchise Gerai Baru-Konversi, dan Franchise Gerai Take Over.

Untuk memulai Franchise Gerai Baru, Anda perlu menghabiskan modal sebesar Rp 300 juta, Rp 350 juta, Rp 450 juta, atau Rp 500 juta untuk tipe gerai yang berbeda. Dalamnya, modal tersebut sudah mencakup biaya franchise fee selama 5 tahun, instalasi listrik, peralatan gerai dan AC, cash register dan sistem informasi ritel, shop sign dan pole sign, perizinan gerai, promosi, dan persiapan pembukaan gerai. Namun, nilai estimasi investasi tersebut di luar investasi properti dan dapat berubah sesuai kondisi pada saat proses pembukaan gerai.

Untuk Franchise Gerai Baru-Konversi, ada dua kemudahan bagi para pemilik toko yang mengambil program ini, yaitu pengakuan barang dagangan milik toko minimarket lokal atau kelontong sebagai barang dagangan untuk stok pembukaan gerai franchise Alfamart dan rak milik toko minimarket lokal atau kelontong dapat digunakan dan diakui sebagai pengurangan biaya investasi. Tahap-tahap dalam kerja sama ini adalah presentasi awal, stock opname 1, perjanjian kerja sama, stock opname 2, dan pembukaan toko konversi.

Untuk Franchise Gerai Take Over, besarnya modal untuk jenis franchise gerai take over bervariasi mulai dari Rp 800 juta. Modal tersebut sudah mencakup biaya franchise fee selama 5 tahun, sewa lokasi selama 5 tahun, peralatan gerai dan AC, cash register dan sistem informasi ritel, shop sign dan pole sign, perjanjian gerai, goodwill, dan tahap-tahapan dalam kerja sama franchise gerai take over adalah presentasi awal, kesepakatan pembelian, pemindahan perizinan, perjanjian kerja sama, dan take over.

Demikian pula dengan biaya royalti Alfamart yang dikenakan kepada mitra yang membuka gerai Alfamart. Biaya ini dihitung secara progresif dari penjualan bersih gerai yang bersangkutan dan belum termasuk pajak. Jika penjualan bersih Rp 0 sampai Rp 150 juta, maka royalti 0%. Namun, jika penjualan bersih Rp 150 juta sampai Rp 175 juta, maka royalti 1%, jika Rp 175 juta sampai Rp 200 juta, maka royalti 2%, jika Rp 200 juta sampai Rp 250 juta, maka royalti 3%, dan jika Rp 250 juta ke atas, maka royalti 4%.

Sekarang ini, siapa pun dapat membuka gerai Alfamart melalui kerja sama waralaba dengan memenuhi beberapa syarat, seperti memiliki minat di industri minimarket, merupakan warga negara Indonesia dengan badan usaha (CV, PT, Koperasi, dan Yayasan), memiliki lokasi tempat usaha dengan luas area sales minimal 100 m2 (diluar gudang dan ruang administrasi) dan total keseluruhan lahan ยฑ 150 m2 s.d. 250 m2, memenuhi persyaratan perizinan seperti Izin Tetangga, Izin Domisili, SIUP, TDP/NIB, NPWP, NPPKP, STPW, IUTM (berbeda-beda setiap daerah), dan bersedia mengikuti sistem dan prosedur yang berlaku di Alfamart.
 
OH IYAAAHHH!!! APAKAH KALAU AKAN BERISIKU BERIKUTNYA... jika kamu ingin buka gerai alfamart sendiri, kamu harus siap investasi sekitar Rp 300 juta - Rp 500 juta ya! itu sudah termasuk biaya franchise fee dan semua peralatan yang dibutuhkan. tapi jangan lupa kamu juga harus memperhatikan royalti yang diambil oleh alfamart dari penjualan kamu! itulah yang membuat investor kerja kerasnya gak terburu-buru... :D
 
Wah ini biaya yang teh teh banget untuk memulai bisnis minimalis di Alfamart! Rp 300 juta sampai Rp 500 juta itu harus dimiliki oleh siapa pun yang ingin menjadi franchisee Alfamart? Tapi, mungkin kalau ada kemudahan dan modal yang lebih terjangkau, orang tidak akan menolak untuk memulai bisnis di Alfamart. Tapi, apa keuntungan dari memilih Franchise Gerai Take Over dengan biaya Rp 800 juta? Itu sebenarnya masih mahal, kan? Dan ada juga biaya royalti yang perlu dibayar kalau penjualan bersih gerai Alfamart melebihi Rp 250 juta. Biar-biar kita memilih bisnis ini, tapi apa daya kita jika biaya yang harus dibayar tidak terjangkau oleh banyak orang?
 
maafnya aku lagi ngeyangin kenangan aku dulu pergi liburan ke Bali tahun lalu ๐Ÿ˜Š aku suka banget foto-foto air terjun di Uluwatu, tapi apa aja ceritanya sih ๐Ÿค” aku justru ingat hari itu aku jalan-jalan di kawasan Legian, beli oleh-oleh dan makan-makan pasih, hehehe, aku suka banget es teler di Pasifika! ๐Ÿ‰๐Ÿ‘Œ apalagi kalau ada stroberi, omong omong aku mau kuliah teknologi informasi di ITB, tapi kemudian aku pilih kuliah S1 Teknik Mesin di universitas yang ada di Jakarta ๐Ÿซ๐Ÿ˜Š
 
Kalau mau buka toko Alfamart sendiri, modal yang dibutuhkan gampangnya sangat besar ๐Ÿค‘. Mulai dari Rp 300 juta hingga Rp 500 juta. Saya pikir itu terlalu mahal untuk muda-mudi yang baru mulai bisnis. Padahal, ada cara lain untuk menjadi bagian dari Alfamart seperti melalui program franchise gerai take over ๐Ÿค”. Tapi, perlu diingat bahwa biaya royalti Alfamart juga cukup tinggi, yaitu 0% hingga 4%. Itu membuat saya ragu-ragu apakah memang bisnis ini layak untuk dicoba ๐Ÿ˜.
 
Aku pikir ada sesuatu yang tidak jelas dengan kerja sama franchise Alfamart ini... modal yang dibutuhkan sangat tinggi, tapi siapa tahu apa-apa itu sudah termasuk biaya yang harus dibayar oleh pemerintah atau stok yang sudah terjaga oleh Alfamart sendiri... dan biaya royalti yang dihitung secara progresif itu seperti mencoba mengontrol toko-toko mini market lokal, siapa yang mengatakan bahwa mereka tidak bisa bersaing dengan Alfamart? ๐Ÿค‘๐Ÿค”
 
Pagi kawan! ๐Ÿ˜Š Saya rasa kalau mau buka toko alfamart sendiri, kita harus benar-benar siap untuk berinvestasi. Rp 300 juta hingga Rp 500 juta itu sangat mahal! ๐Ÿค‘ Bagaimana jika kita bisa mulai dengan kecil? Kita bisa memulai dari membuka usaha sampingan seperti toko kaki lima atau warung makan, dan nanti kalau bisnisnya lancar, kita bisa memutuskan untuk membuka toko alfamart sendiri. ๐Ÿค”
 
Wah banget deh modalnya untuk membuka gerai Alfamart! Aku pikir Rp 800 juta ke atas sudah terlalu mahal, tapi aku juga sadar bahwa ini adalah investasi yang bagus dan bisa memberikan keuntungan besar. Tapi, aku pikir ada satu hal lagi yang perlu dipertimbangkan, yaitu biaya royalti Alfamart yang bisa mencapai 4% jika penjualan bersih di atas Rp 250 juta ๐Ÿค‘. Aku rasa ini harus dipertimbangkan dengan hati-hati sebelum memutuskan untuk membuka gerai Alfamart.
 
Gak paham kenapa biaya franchise feenya harus begitu mahal! Rp 300 juta, Rp 350 juta, Rp 450 juta... kalau aku ingin membuka toko sendiri, aku akan langsung ke bos Alfamart aja nih, cerita apa? Apalagi yang dianggap sebagai Franchise Gerai Take Over, Rp 800 juta! Itu biaya untuk siapa seseorang yang ingin menjadi bos mini market sendiri. Gak masuk akal banget! Dan kemudian lagi biaya royalti yang harus dibayar juga. 0% sampai 4%! Nanti aku tidak mau membuka toko jika harus bayar royalti hingga 4% dari penjualannya. Tapi gimana sih kalau aku ingin menjadi bos mini market sendiri tapi harus bayar biaya franchise fee dan royalti?
 
Gampang aja banget kayaknya jadi pengusaha Alfamart, tapi gak cuma itu sih, kudu juga punya uang untuk menyiapkan modal yang cukup, kayaknya biaya franchise fee dan investasi properti pasti harus dipertimbangkan dengan baik, gak ingin kehabisan uang dan lagi-lagi tidak bisa membuka gerai Alfamart. Lalu ada juga kemudahan bagi para pemilik toko yang mengambil program Franchise Gerai Baru-Konversi, tapi kalau mau take over pasti harus siap menabung banyak uang dulu ๐Ÿค‘
 
Wahhh, aku kayaknya tidak mau jadi pengusaha Alfamart... Rp 300-500 juta untuk mulai? itu biaya yang terlalu besar banget! Bagaimana kalau aku ingin jadi pengusaha sendiri tanpa harus membeli peralatan dan AC yang mahal? Aku rasa ini bukan pilihan yang baik untuk pemula. Dan apa dengan biaya royalti yang tinggi? Aku rasa Alfamart seharusnya memberikan konsekuensi yang adil kepada para mitra-mitranya yang sudah berinvestasi.
 
Eh kira-kira nggak bisa membuka gerai Alfamart kalau modalnya terlalu kecil, tapi ngomongin aja modalnya 300 juta itu biar cukup untuk ngebawa barang-barang populer kan? Nah, aku pikir lebih penting lagi sih bagaimana kita bisa menemukan tempat yang tepat buat gerai Alfamart. Aku suka banget sama kawasan mal atau mall deh, karena banyak orang yang punya uang dan mau belanja di sana ๐Ÿ›๏ธ. Tapi, nggak ada salahnya sih kalau kita buat gerai di tempat-tempat umum seperti pasar atau halte kereta, itu juga bisa jalan loh! ๐Ÿš‚
 
heya, kalau mau menjadi pengusaha Alfamart sendiri, gampang sekali.. tapi apa kamu siap untuk kerja keras? biaya modalnya juga sangat mahal, aku rasa tidak semua orang bisa menangani kehabisan uang dalam 5 tahun. aku pikir franchise gerai baru keren banget, karena kamu bisa mulai dari nol dan bangun kejutan di tangan. tapi franchise gerai take over juga tergantung banyak faktor seperti harga properti dan kondisi bisnis di daerah itu juga. apalagi biaya royalti yang harus dibayar setiap bulannya, aku pikir itu tidak sedikit untuk kebanyakan orang.
 
iya, kalau mau jadi pengusaha alfamart sendiri, wajib punya uang banyak banget. Rp 300 juta hingga Rp 500 juta untuk mulai, kayaknya biaya itu lumayan mahal. tapi kalau mau bergerak di industri minimarket, harus punya ambisi dan tekad yang kuat. paham juga kan sih kalau alfamart ingin menanamkan waralaba ke seluruh indonesia? jadi, keren banget bagi siapa saja yang ingin jadi bagian dari kesuksesan Alfamart. tapi juga harus dipertimbangkan tentang biaya royalti dan semua persyaratan lainnya. kayaknya pengusaha kecil-kecilan harus berhati-hati dalam memilih proyek apa yang akan dijalani.
 
Kalo mau bikin toko Alfamart sendiri, gak jarang kaya raya buat biaya franchise fee ya? Maksudnya, jika mau ambil kerja sama gerai take over, harus punya modal 800 juta. Tapi apa sih keuntungan dari itu? Kena bayar royalti yang cukup tinggi, yaitu 4% jika penjualan bersih lebih dari Rp 250 juta. Dan kalo mau ambil kerja sama gerai konversi, harus punya toko minimarket lokal sendiri, gak berarti bisa langsung bikin toko Alfamart sih? Kita harus ragu-ragu lagi. ๐Ÿค”๐Ÿ’ธ
 
Aku pikir modal yang dibutuhkan untuk membuka gerai Alfamart agak terlalu banyak, gimana kalau kita perlu investasi yang lebih fleksibel, seperti modal yang bisa dikeluarkan secara bertahap? Ini akan membuat lebih banyak orang bisa mencoba memulai bisnis dan tidak semua harus memiliki uang besar. Saya juga ragu apakah biaya royalti yang tinggi ini tidak akan membuat mitra kerja sama merasa kurang nyaman, mungkin perlu ada penyesuaian agar tidak terlalu berat pada mereka.
 
ini kira-kira modal apa aja yang harus dibawa buat bikin gerai alfamart sendiri ๐Ÿค‘. Rp 300 juta itu masih terjangkau ya, tapi Rp 500 juta itu sudah mahal sekali! siapa bilang bisnis kecil bisa sukses dengan modal begitu besar? apalagi kalau kita harus bayar royalti setiap bulannya ๐Ÿคฆโ€โ™€๏ธ. aku rasa Alfamart harus lebih adil dengan mitra-mitratnya, bukan cuma meminta royalti tinggi saja ๐Ÿค‘.
 
Kalau mau mulai bisnis Alfamart pasti harus siap duit ๐Ÿ˜…. 300-500 juta itu untuk modal gerai baru, tapi sebenarnya bisa lebih atau kurang tergantung kondisi saat ini. Saya lihat juga ada ketentuan untuk Franchise Gerai Take Over yang membutuhkan modal Rp 800 juta, itu sudah cukup besar ๐Ÿค‘. Dan biaya royalti Alfamartnya pun tidak sedikit, mulai dari 1% sampai 4%. Itu semua penting banget kalau ingin sukses dalam bisnis Alfamart ya! ๐Ÿ’ธ
 
Gak bisa kebenaran kalau semua orang bisa membuka gerai Alfamart dengan mudah, tapi di sisi lain, modal yang dibutuhkan nanti terasa sangat mewah, Rp 800 juta itu bikin kalah. Mungkin perlu ada alternatif untuk para peminat seperti itu, tapi apa punnya kalau mau membuka gerai harus memiliki rencana yang matang dan bijak.
 
kembali
Top