Malut United Tidak Mampu Mengatasi Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026
Pernyataan Taufik Rustam, pemain Malut United yang juga menjabat sebagai gelandang tim, mengungkapkan bahwa kekalahan 1-2 dari Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026 adalah pelajaran bagi mereka. "Saya dan teman-teman pemain sudah berjuang menampilkan permainan terbaik. Kekalahan ini menjadi pelajaran bagi kami ke depannya," kata Taufik Rustam dalam konferensi pers setelah laga Persebaya Surabaya vs Malut United.
Persebaya Surabaya berhasil mengaktifkan sejumlah pemain mereka yang berpotensi besar. Gali Freitas mencetak dua gol pada menit ke-14 dan ke-37 yang memastikan raihan 3 poin bagi Persebaya Surabaya. Meskipun Malut United sempat mencetak gol lewat Ciro Alves pada menit ke-61, hingga wasit meniup peluit panjang tidak ada gol tambahan tercipta.
Berdasarkan analisis dari laga tersebut, Taufik Rustam melihat Persebaya Surabaya bukan lawan yang mudah. Pernyataannya menggambarkan bahwa perjuangan hingga akhir telah diupayakan seluruh pemain mereka. "Semoga kekalahan ini menjadi hasil yang membuat kami bisa bangkit lebih kuat lagi untuk menatap pertandingan berikutnya," kata Taufik Rustam.
Namun, Malut United berhasil mendominasi jalannya permainan dengan 81 persen penguasaan bola. Dari 11 upaya tembakan dilepaskan, tiga di antaranya mengenai sasaran dan berbuah satu gol.
Pernyataan Taufik Rustam, pemain Malut United yang juga menjabat sebagai gelandang tim, mengungkapkan bahwa kekalahan 1-2 dari Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026 adalah pelajaran bagi mereka. "Saya dan teman-teman pemain sudah berjuang menampilkan permainan terbaik. Kekalahan ini menjadi pelajaran bagi kami ke depannya," kata Taufik Rustam dalam konferensi pers setelah laga Persebaya Surabaya vs Malut United.
Persebaya Surabaya berhasil mengaktifkan sejumlah pemain mereka yang berpotensi besar. Gali Freitas mencetak dua gol pada menit ke-14 dan ke-37 yang memastikan raihan 3 poin bagi Persebaya Surabaya. Meskipun Malut United sempat mencetak gol lewat Ciro Alves pada menit ke-61, hingga wasit meniup peluit panjang tidak ada gol tambahan tercipta.
Berdasarkan analisis dari laga tersebut, Taufik Rustam melihat Persebaya Surabaya bukan lawan yang mudah. Pernyataannya menggambarkan bahwa perjuangan hingga akhir telah diupayakan seluruh pemain mereka. "Semoga kekalahan ini menjadi hasil yang membuat kami bisa bangkit lebih kuat lagi untuk menatap pertandingan berikutnya," kata Taufik Rustam.
Namun, Malut United berhasil mendominasi jalannya permainan dengan 81 persen penguasaan bola. Dari 11 upaya tembakan dilepaskan, tiga di antaranya mengenai sasaran dan berbuah satu gol.