Hari ini, warga Tangsel melakukan aksi unjuk rasa di kantor Wali Kota karena masih terus berlanjut permasalahan sampah. Puluhan mahasiswa dari BEM UMJ ikut serta dalam demonstrasi tersebut. Mereka menganggap sistem pengelolaan sampah yang ada tidak efektif sehingga menyebabkan sampah di beberapa tempat belum dapat diselesaikan.
Selama aksi unjuk rasa, warga menumpahkan sebanyak dua truk sampah ke kantor Wali Kota Tangsel. Tujuh tuntutan yang disampaikan kepada Pemkot Tangsel meliputi pengangkutan sampah secara menyeluruh di titik-titik rawan penumpukan.
Dalam demonstrasi tersebut, warga juga menuntut Wali Kota Tangsel dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah. Mereka juga menginginkan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja DLH kepada publik.
Selain itu, warga juga meminta Wali Kota Tangsel untuk mengadakan pengelolaan residu melalui teknologi PSEL. Sampah yang dibuang kemudian diangkut oleh petugas. Aksi unjuk rasa tersebut berakhir pada pukul 17.06 WIB setelah berlangsung selama dua jam mulai pukul 16.00 WIB.
Selama aksi unjuk rasa, warga menumpahkan sebanyak dua truk sampah ke kantor Wali Kota Tangsel. Tujuh tuntutan yang disampaikan kepada Pemkot Tangsel meliputi pengangkutan sampah secara menyeluruh di titik-titik rawan penumpukan.
Dalam demonstrasi tersebut, warga juga menuntut Wali Kota Tangsel dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah. Mereka juga menginginkan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja DLH kepada publik.
Selain itu, warga juga meminta Wali Kota Tangsel untuk mengadakan pengelolaan residu melalui teknologi PSEL. Sampah yang dibuang kemudian diangkut oleh petugas. Aksi unjuk rasa tersebut berakhir pada pukul 17.06 WIB setelah berlangsung selama dua jam mulai pukul 16.00 WIB.