Ada seorang perempuan berinisial DP yang diamankan petugas di Lapas Banceuy, Kota Bandung. Dia diduga dimanfaatkan mafia narkoba untuk menyelundupkan sabu dan obat-obatan keras tertentu ke dalam Lapas tersebut.
Menurut Kalapas Banceuy, Eris Ramdani, pada saat diperiksa oleh petugas, DP membawa sebanyak 8 paket sabu dan 20 butir obat-obatan keras. Ia kemudian menyembunyikan bahan-bahan tersebut di sekitar payudaranya, sehingga ketika diamankan, sabu-sabu tersebut sudah menjadi paket-paket kecil yang siap diedarkan.
Pernyataan DP mengenai keselundupan narkoba itu diduga adalah hasil dari manipulasi mafia narkoba. Mereka kemudian menyuruhnya untuk menitipkan obat-obatan tersebut kepada narapidana MS di Lapas Banceuy, yang sedang menjalani hukuman kasus pencurian sejak 1 tahun lalu.
Namun, peristiwa ini ketahuan petugas dan DP saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Lapas Banceuy bersama dengan penyidik dari Satresnarkoba Polrestabes Bandung.
Menurut Kalapas Banceuy, Eris Ramdani, pada saat diperiksa oleh petugas, DP membawa sebanyak 8 paket sabu dan 20 butir obat-obatan keras. Ia kemudian menyembunyikan bahan-bahan tersebut di sekitar payudaranya, sehingga ketika diamankan, sabu-sabu tersebut sudah menjadi paket-paket kecil yang siap diedarkan.
Pernyataan DP mengenai keselundupan narkoba itu diduga adalah hasil dari manipulasi mafia narkoba. Mereka kemudian menyuruhnya untuk menitipkan obat-obatan tersebut kepada narapidana MS di Lapas Banceuy, yang sedang menjalani hukuman kasus pencurian sejak 1 tahun lalu.
Namun, peristiwa ini ketahuan petugas dan DP saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Lapas Banceuy bersama dengan penyidik dari Satresnarkoba Polrestabes Bandung.