Meninggal Dunia Lucky Widja: Vokalis Element Berpulang dengan Perjuangan Sembari Menghadapi Sakit Ginjal
Dalam kehilangan besar bagi industri musik Indonesia, vokalis legendaris band Element, Lucky Widja, berpulang dari dunia pada Minggu, 25 Januari 2026. Berusia 49 tahun, Lucky meninggalkan di baliknya karya-karya yang indah dan inspiratif.
Lucky Widja, lahir pada 1 September 1976 di Pontianak, Kalimantan Barat, awalnya berkarir sebagai model. Ia menjadi pemenang TOP Guess pemilihan model majalah Aneka pada 1996. Setelah itu, Lucky memulai karier sebagai aktor dengan bermain di serial televisi Virgin the Series (2005). Namun, ia kemudian menemukan kesuksesannya sebagai vokalis band Element bersama Ronny Setiawan dan Didi Riyadi.
Album pertama Element, Hanyalah Cinta, dirilis pada 1999. Kemudian, album kedua, Kupersembahkan Nirwana (2001), menjadi semangat bagi penggemar. Lagu hits seperti "Kupersembahkan Nirwana", "Pergilah Adinda", dan "Bukan Orang Suci" masih dikenang hingga saat ini.
Lucky Widja kemudian memutuskan keluar dari band tersebut dan bersolo karier. Ia merilis album solo Untukmu Cinta (2005) di bawah payung EMI Music Indonesia. Setelah itu, Lucky kembali bergabung dengan Element lewat proyek "Element Reunion" pada Desember 2017.
Di dunia musik, Lucky tidak hanya berposisi sebagai vokalis Element, tetapi juga sebagai produser musik untuk beberapa artis, seperti Rossa, Feby Febiola, hingga Cool Colors. Perjuangannya dalam mengejar impian dan menghadapi kesulitan sembari tegar melawan penyakitnya adalah inspirasi bagi banyak orang.
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari keluarga atau perwakilan medis mengenai penyebab pasti kematian Lucky Widja. Namun, berbagai laporan media menyebutkan bahwa sepanjang beberapa waktu terakhir sang vokalis telah berjuang melawan kondisi kesehatan yang serius terkait masalah ginjal.
TB ginjal merupakan bentuk TB yang tergolong langka namun serius. Keadaan ini dapat mengganggu fungsi ginjal secara signifikan dan menyebabkan kerusakan organ yang memicu komplikasi seperti gagal ginjal dan penurunan fungsi tubuh secara keseluruhan.
Infeksi TB ginjal biasanya ditandai dengan beragam gejala seperti demam berkepanjangan, kelelahan fisik, penurunan berat badan tajam, serta perubahan pada kondisi tubuh lainnya. Ferdy Tahier dalam unggahannya juga menyiratkan bahwa Lucky sempat mengalami proses cuci darah secara berkala dan membutuhkan oksigen.
Perjalanan hidup Lucky Widja adalah contoh yang luar biasa tentang bagaimana perjuangan dan kesabaran dapat membawa seseorang kepada kesuksesan. Meski kepergian sang vokalis masih dimalami misteri, karya-karyanya bersama Element akan terus hidup di hati para penggemar.
Dalam kehilangan besar bagi industri musik Indonesia, vokalis legendaris band Element, Lucky Widja, berpulang dari dunia pada Minggu, 25 Januari 2026. Berusia 49 tahun, Lucky meninggalkan di baliknya karya-karya yang indah dan inspiratif.
Lucky Widja, lahir pada 1 September 1976 di Pontianak, Kalimantan Barat, awalnya berkarir sebagai model. Ia menjadi pemenang TOP Guess pemilihan model majalah Aneka pada 1996. Setelah itu, Lucky memulai karier sebagai aktor dengan bermain di serial televisi Virgin the Series (2005). Namun, ia kemudian menemukan kesuksesannya sebagai vokalis band Element bersama Ronny Setiawan dan Didi Riyadi.
Album pertama Element, Hanyalah Cinta, dirilis pada 1999. Kemudian, album kedua, Kupersembahkan Nirwana (2001), menjadi semangat bagi penggemar. Lagu hits seperti "Kupersembahkan Nirwana", "Pergilah Adinda", dan "Bukan Orang Suci" masih dikenang hingga saat ini.
Lucky Widja kemudian memutuskan keluar dari band tersebut dan bersolo karier. Ia merilis album solo Untukmu Cinta (2005) di bawah payung EMI Music Indonesia. Setelah itu, Lucky kembali bergabung dengan Element lewat proyek "Element Reunion" pada Desember 2017.
Di dunia musik, Lucky tidak hanya berposisi sebagai vokalis Element, tetapi juga sebagai produser musik untuk beberapa artis, seperti Rossa, Feby Febiola, hingga Cool Colors. Perjuangannya dalam mengejar impian dan menghadapi kesulitan sembari tegar melawan penyakitnya adalah inspirasi bagi banyak orang.
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari keluarga atau perwakilan medis mengenai penyebab pasti kematian Lucky Widja. Namun, berbagai laporan media menyebutkan bahwa sepanjang beberapa waktu terakhir sang vokalis telah berjuang melawan kondisi kesehatan yang serius terkait masalah ginjal.
TB ginjal merupakan bentuk TB yang tergolong langka namun serius. Keadaan ini dapat mengganggu fungsi ginjal secara signifikan dan menyebabkan kerusakan organ yang memicu komplikasi seperti gagal ginjal dan penurunan fungsi tubuh secara keseluruhan.
Infeksi TB ginjal biasanya ditandai dengan beragam gejala seperti demam berkepanjangan, kelelahan fisik, penurunan berat badan tajam, serta perubahan pada kondisi tubuh lainnya. Ferdy Tahier dalam unggahannya juga menyiratkan bahwa Lucky sempat mengalami proses cuci darah secara berkala dan membutuhkan oksigen.
Perjalanan hidup Lucky Widja adalah contoh yang luar biasa tentang bagaimana perjuangan dan kesabaran dapat membawa seseorang kepada kesuksesan. Meski kepergian sang vokalis masih dimalami misteri, karya-karyanya bersama Element akan terus hidup di hati para penggemar.