Mantan Menteri Kesehatan Dokter J Leimena mengatakan Hari Gizi Nasional dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Dalam berbagai peringatan kegiatannya, pemerintah mencoba mengejar tujuan tersebut, meski masih belum bisa tercapai.
Tahun 1950, Menteri Kesehatan memandang pentingnya perbaikan gizi masyarakat dan mengangkat Prof. Poorwo Soedarmo sebagai kepala Lembaga Makanan Rakyat (LMR) untuk memulai hal tersebut. Dengan demikian lahir Hari Gizi Nasional pada tanggal 25 Januari tahun tersebut.
Hari ini, Kementerian Kesehatan mengusung tema "Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal" dan sering berbicara mengenai pentingnya pangan lokal dalam meningkatkan gizi masyarakat. Selama 60 persen anak Indonesia tidak memiliki akses terhadap menu gizi seimbang, sehingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat membantu menjangkau mereka.
BGN punya tugas utama melakukan intervensi pemenuhan gizi di seluruh Indonesia dan ingin mengajak masyarakat untuk memperhatikan hal tersebut.
Tahun 1950, Menteri Kesehatan memandang pentingnya perbaikan gizi masyarakat dan mengangkat Prof. Poorwo Soedarmo sebagai kepala Lembaga Makanan Rakyat (LMR) untuk memulai hal tersebut. Dengan demikian lahir Hari Gizi Nasional pada tanggal 25 Januari tahun tersebut.
Hari ini, Kementerian Kesehatan mengusung tema "Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal" dan sering berbicara mengenai pentingnya pangan lokal dalam meningkatkan gizi masyarakat. Selama 60 persen anak Indonesia tidak memiliki akses terhadap menu gizi seimbang, sehingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat membantu menjangkau mereka.
BGN punya tugas utama melakukan intervensi pemenuhan gizi di seluruh Indonesia dan ingin mengajak masyarakat untuk memperhatikan hal tersebut.