Bintara TNI AD Gelombang I 2026 Sudah Terbuka, Siapa yang Membuka Pendaftaran?
Pendaftaran Bintara TNI Ad Gelombang I 2026 resmi dibuka secara online mulai 7 Januari – 6 Februari 2026. Waktu pendaftaran selama sebulan dapat dimanfaatkan bagi calon peserta untuk mempersiapkan diri.
Bintara adalah salah satu dari tiga golongan kepangkatan dalam TNI, berada di atas tamtama dan di bawah perwira. Bintara wajib memiliki kualifikasi pendidikan, pengetahuan, dan keterampilan yang mumpuni.
Pendaftaran bintara TNI Ad dilakukan secara online melalui laman resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id. Seleksi dapat diikuti lulusan SMA/MA/SMK hingga S-1. Pelamar yang hendak mendaftar seleksi bintara TNI Ad 2026 tidak dipungut biaya alias gratis.
Setelah melakukan pendaftaran online, peserta akan diminta datang ke Ajendam/Ajenrem sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Syarat Daftar Bintara TNI Ad 2026
Syarat pendaftaran bintara TNI Ad 2026 terdiri syarat umum dan syarat khusus.
Warga Negara Indonesia
Beragama sesuai ketentuan yang berlaku.
Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Berusia minimal 17 tahun 10 bulan – 24 tahun pada 26 Maret 2026.
Tidak memiliki catatan kriminal (dibuktikan dengan surat dari kepolisian).
Sehat jasmani dan rohani, serta tidak berkacamata.
Tidak sedang kehilangan hak untuk menjadi prajurit berdasarkan putusan hukum tetap.
Minimal lulusan SMA/MA/SMK terakreditasi (termasuk Paket C), dengan nilai rata-rata:
2017-2019: nilai minimal rata-rata Ujian Nasional adalah 37
2020: Minimal 65
2021-2022: Minimal 68
2023-2025: Minimal 70
Belum menikah dan bersedia tidak menikah hingga 2 tahun setelah pendidikan.
Tinggi badan minimal 163 cm, dengan berat badan ideal.
Bersedia menjalani Ikatan Dinas selama 10 tahun.
Jika mengundurkan diri, bersedia mengganti biaya pendidikan sebesar 10 kali lipat.
Siap ditempatkan di seluruh Indonesia dan dalam berbagai kecabangan TNI AD.
Tahap Seleksi Bintara TNI Ad 2026
Setelah melakukan pendaftaran online, pelamar selanjutnya mencetak formulir daftar, blanko dinas, blanko Rikmin dan blanko riwayat hidup. Dokumen tersebut selanjutnya dibawa ke Ajendam/Ajenrem sesuai jadwal yang diterima saat pendaftaran.
Selanjutnya, setiap calon dilakukan pengukuran tinggi, berat badan, pemeriksaan tindik dan tato. Bagi pelamar yang tidak memenuhi syarat dapat langsung dipulangkan.
Pendaftaran Bintara TNI Ad Gelombang I 2026 resmi dibuka secara online mulai 7 Januari – 6 Februari 2026. Waktu pendaftaran selama sebulan dapat dimanfaatkan bagi calon peserta untuk mempersiapkan diri.
Bintara adalah salah satu dari tiga golongan kepangkatan dalam TNI, berada di atas tamtama dan di bawah perwira. Bintara wajib memiliki kualifikasi pendidikan, pengetahuan, dan keterampilan yang mumpuni.
Pendaftaran bintara TNI Ad dilakukan secara online melalui laman resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id. Seleksi dapat diikuti lulusan SMA/MA/SMK hingga S-1. Pelamar yang hendak mendaftar seleksi bintara TNI Ad 2026 tidak dipungut biaya alias gratis.
Setelah melakukan pendaftaran online, peserta akan diminta datang ke Ajendam/Ajenrem sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Syarat Daftar Bintara TNI Ad 2026
Syarat pendaftaran bintara TNI Ad 2026 terdiri syarat umum dan syarat khusus.
Warga Negara Indonesia
Beragama sesuai ketentuan yang berlaku.
Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Berusia minimal 17 tahun 10 bulan – 24 tahun pada 26 Maret 2026.
Tidak memiliki catatan kriminal (dibuktikan dengan surat dari kepolisian).
Sehat jasmani dan rohani, serta tidak berkacamata.
Tidak sedang kehilangan hak untuk menjadi prajurit berdasarkan putusan hukum tetap.
Minimal lulusan SMA/MA/SMK terakreditasi (termasuk Paket C), dengan nilai rata-rata:
2017-2019: nilai minimal rata-rata Ujian Nasional adalah 37
2020: Minimal 65
2021-2022: Minimal 68
2023-2025: Minimal 70
Belum menikah dan bersedia tidak menikah hingga 2 tahun setelah pendidikan.
Tinggi badan minimal 163 cm, dengan berat badan ideal.
Bersedia menjalani Ikatan Dinas selama 10 tahun.
Jika mengundurkan diri, bersedia mengganti biaya pendidikan sebesar 10 kali lipat.
Siap ditempatkan di seluruh Indonesia dan dalam berbagai kecabangan TNI AD.
Tahap Seleksi Bintara TNI Ad 2026
Setelah melakukan pendaftaran online, pelamar selanjutnya mencetak formulir daftar, blanko dinas, blanko Rikmin dan blanko riwayat hidup. Dokumen tersebut selanjutnya dibawa ke Ajendam/Ajenrem sesuai jadwal yang diterima saat pendaftaran.
Selanjutnya, setiap calon dilakukan pengukuran tinggi, berat badan, pemeriksaan tindik dan tato. Bagi pelamar yang tidak memenuhi syarat dapat langsung dipulangkan.