LBH: Pelaporan Pandji Adalah Kriminalisasi Kebebasan Berekspresi

Polisi memperlakukan komika Pandji Pragiwaksono sebagai pihak yang bersalah, bukan sebagai korban hukum. Ini menandakan bahwa kebebasan berpendapat dan berekspresi di Indonesia telah menjadi tujuan utama aparat kepolisian. Menurut Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, pelaporan polisi yang dilayangkan terhadap Pandji Pragiwaksono merupakan contoh dari langkah-langkah yang dapat mengkriminalisasi kebebasan berekspresi dan berpendapat.

Pandji Pragiwaksono adalah seniman komedi yang melakukan kritik terhadap pemerintah di dalam stand up comedy berjudul "Mens Rea". Pelaporan polisi ini merupakan contoh dari cara aparat kepolisian menekan kritik dan membungkam opini publik. LBH Jakarta menyatakan bahwa kritik dan satire, termasuk yang disampaikan melalui pertunjukan seni, merupakan bagian dari kebebasan berpendapat dan berekspresi.

Jika Pandji Pragiwaksono dihukum karena komediannya, itu akan menjadi pola yang berulang dalam sejarah penindakan terhadap kebebasan berekspresi. Ironisnya, aparat kepolisian sering memainkan peran sentral dalam praktik tersebut.

LBH Jakarta mendesak Presiden RI menegaskan komitmen penghormatan dan perlindungan terhadap kebebasan berekspresi dan berpendapat. Mereka juga meninjau dan mengevaluasi penerapan Pasal 242, 243, 300, dan 301 KUHP, agar tidak disalahgunakan untuk mengekang kebebasan berekspresi dan berpendapat.

Kapolri harus memerintahkan Kapolda Metro Jaya agar tidak menindaklanjuti laporan polisi yang dibuat terhadap Pandji Pragiwaksono. Ketua Komnas HAM harus memeriksa dan mengawasi secara cermat proses hukum berupa laporan polisi yang dilayangkan terhadap Pandji Pragiwaksono, untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran hak asasi manusia dalam prosesnya.
 
polisi apa lagi yang mau menekankan kebebasan berekspresi di Indonesia? kalau gitu nanti kita semua akan jadi pasif dan tidak mau bicara soal hal-hal penting. sih aku pikir komika Pandji Pragiwaksono itu sudah benar-benar lulus, bukan ada alasan apa pun untuk ditangkap atau dihukum. tapi ya gak bakalan terjadi kalau polisi terus mau menindak lanjuti laporan yang palsu seperti ini... ๐Ÿค”๐Ÿ‘ฎโ€โ™‚๏ธ
 
ini udah terlalu serius banget pemerintah dan polisi. apa lagi komedian itu bisa melawan? kenapa tidak diberi ruang buat berekspresi? di Indonesia ini ada hukum yang mengatur tentang kebebasan berpendapat, tapi aparat kepolisian malah memperlukainya. sih, rasanya seperti mereka ingin menghalangi suara dari rakyat. apa yang harus dilakukan kalau kita tidak bisa berekspresi? ini udah membuat aku jengkel ๐Ÿ˜’
 
Pandji Pragiwaksono gini kayak komediannya bukan kekejaman polisi, tapi polisi ini bukannya kayak mau bebas berbicara aja, tapi malah menindak hukum aja. Itu ngerasa aneh banget kayak Polri ini. Saya pikir mereka harus fokus membuat masyarakat aman dan sejahtera, bukan memecik komedian yang sengaja mengkritik pemerintahan. Mereka harus peduli dengan opini publik, bukan hanya memperlakukan orang-orang yang merasa tidak nyaman dengan kritiknya. Saya harap Komnas HAM bisa mengevaluasi kasus ini dan memberikan penjelasan yang jelas tentang apa yang harus dilakukan untuk mencegah kesalahpahaman seperti ini terjadi lagi di masa depan ๐Ÿ˜•
 
gampang banget ya, nanti kita semua tertinggal di balik tutup undang-undang sih... tapi aku rasa ada yang salah dengan cara ini... kritik dan satire itu penting untuk mempertahankan demokrasi sih... apalagi kalau kita serius mau menguji kemampuan kepemimpinan seseorang, kayaknya harus bisa menanggapi kritiknya dengan bijak sih... aku rasa komedi Pandji Pragiwaksono itu jadi contoh yang baik bagus banget untuk membuat orang-orang berpikir tentang hal-hal penting dalam pemerintahan ๐Ÿค”๐Ÿ‘
 
Aku pikir ini benar-benar tragis, apa yang terjadi dengan kebebasan berpendapat dan berekspresi di Indonesia? Polisi harus lebih hati-hati dalam menyelidiki pelaporan, jangan hanya melihat dari sudut pandang pihak yang bersalah aja. Apalagi kalau itu seniman komedi yang kritik terhadap pemerintah, kayaknya kita harus mendukung kebebasan berekspresi itu!

Aku rasa ini bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia, polisi sering memainkan peran sentral dalam praktik penindasan kebebasan berekspresi. Apalagi dengan adanya Pasal 242, 243, 300, dan 301 KUHP yang harus ditekankan perlindungan hak asasi manusia, tapi ternyata dijadikan sebagai alat untuk menekan kritik dan membungkam opini publik.

Aku berharap Ketua Komnas HAM dapat memeriksa dan mengawasi proses hukum ini dengan lebih cermat, jangan biarkan pelanggaran hak asasi manusia terjadi. Dan aku juga harap Kapolri dapat memerintahkan Kapolda Metro Jaya untuk tidak menindaklanjuti laporan polisi yang dibuat terhadap Pandji Pragiwaksono.

Itu saja, aku berharap semua pihak dapat menjadi lebih bijak dan peduli dengan kebebasan berpendapat dan berekspresi di Indonesia.
 
ini kayaknya sangat bikin keberanian ya kalau komika bisa mengekspresikan pendapatnya tapi gini juga sedikit membuat perasaan ketakutan kan aparat punya kuasa yang besar dan bisa menindakkan seseorang yang memiliki pendapat yang berbeda dengan mereka. tapi kalau kita ngomong tentang kebebasan berekspresi, itu penting banget ya kita harus bisa berekspresikan apa aja pikiran kita tanpa takut dihukum atau terancam. dan gini juga menunjukkan bahwa banyak orang yang tidak nyaman dengan pendapat mereka dan perlu ada tempat yang aman untuk berekspresinya.
 
ini kalau aku nonton si komika pandji pragiwaksono di tiktok dia bilang apa aja tapi polisi langsung paksa dia, ini gak benar sih kan? aku pikir kebebasan berbicara harus dibela oleh pemerintah bukan aparat kepolisian. kalau nggak jadi begitu, aku rasa kita kalah dalam hal kebebasan bersuara di Indonesia ya ๐Ÿค”๐Ÿ‘Ž
 
Gue pikir ini keren banget, tapi juga sangat ketakutan, apa artinya kita bisa dipenjara hanya karena mengeluhkan pemerintah? Ini menunjukkan bahwa kekuasaan tidak ingin orang lain mengikuti jejak mereka, dan akan mencoba untuk menenggelamkan opini publik. Pernah ngobrol dengar pas itu, ketika Jokowi masih gubernur DKI, dia bilang ada cara yang tepat dalam menghadapi kritik, tapi ternyata itu hanya kalimat buatan jurnalistik, bukan kebijakan nyata. Sekarang kita lihat, bahwa apa yang dia katakan cuma digunakan sebagai patokan untuk menindaklanjuti lawan politik.
 
๐Ÿ˜ณ ini keren banget! Polisi kapan pun menindaklanjuti kritik seseorang itu jadi bukti bahwa mereka tidak bisa menerima ide-ide baru dan berbeda. Pandji Pragiwaksono harus dihormati sebagai seniman komedi yang berani mengekspresikan pendapatnya, bahkan jika itu membuat beberapa orang tidak nyaman. ๐Ÿค”

Apa yang bisa kita lakukan kalau ini terjadi lagi? Mungkin kita bisa membuat gerakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebebasan berekspresi dan berpendapat. Kita bisa mengirimkan pesan kepada Kapolda Metro Jaya agar tidak menindaklanjuti laporan polisi yang dibuat terhadap Pandji Pragiwaksono. Dan kita juga harus meminta bantuan dari lembaga-lembaga hak asasi manusia seperti Komnas HAM untuk mengawasi proses hukum ini secara cermat. ๐Ÿ™
 
Pandji Pragiwaksono keren banget sama komediannya ๐Ÿ˜‚. Tapi, apa yang bikin polisi harus ngeluh? Kalo dia komentari pemerintah, itu beda ya dari komentari orang biasa. Polisi harus fokus utamanya, bukan ngeluh terhadap orang yang memiliki pendapat lain ๐Ÿ™„. Ini sengaja membuat kebebasan berpendapat dan berekspresi menjadi tujuan utama aparat kepolisian. Sepertinya mereka ingin menghalangi opini publik dari mengeluarkan kritik pada pemerintah, tapi itu tidak tepat ๐Ÿ’”. Mereka harus memperjuangkan hak asasi manusia, bukan hanya memerintahkan hukum yang terpaksa. ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ
 
Polisi jangan bikin komika Pandji Pragiwaksono menjadi korban! Apalagi kalau itu bukan korban yang benar-benar salah. Kalo punya masalah, sapa-siapa harus bicara dengan sopan dan tidak menekan kebebasan berpendapat. LBH Jakarta benar, kritik dan satire itu bagian dari hak asasi manusia kita. Jangan ada kapolri yang memainkan peran sentral dalam menindak lanjuti kebebasan berekspresi! ๐Ÿšซ๐Ÿ’ฌ
 
gak sabar banget dengan platform ini, sama-sama netizen Indonesia ya ๐Ÿ˜’. tapi apa khasiatnya jika kita all talk dan kumpul di sini? semuanya nggak bermakna, kayaknya aparat kepolisian udah menangkap Pandji Pragiwaksono dan udah punya alibi bahwa kritiknya itu bersalah. tapi jangan lupa sih, di balik ini ada isu tentang kebebasan berpendapat dan berekspresi ya ๐Ÿค”. LBH Jakarta benar-benar benar, kita harus waspada banget agar tidak terjadi kriminalisasi seperti ini lagi. Kapolri udah dijanjikan untuk memerintahkan Kapolda Metro Jaya agar jangan menindaklanjuti laporan polisi itu, tapi masih banyak yang penasaran siapa nanti yang akan dihukum dan siapa nanti yang akan mengatur urusan ini lagi ๐Ÿ˜….
 
Apa sih maksudnya? Polisi harus fokus buat melindungi masyarakat, bukan memecikai orang yang berniat baik. Komika Pandji Pragiwaksono itu sebenarnya hanya ingin membuat orang lain tertawa dan bercanda, tapi tadi ternyata dianggap sebagai pihak bersalah. Makanya, penting juga kita saksikan bagaimana proses hukum ini berjalan, agar tidak terjadi kesalahan dan pelanggaran hak asasi manusia. Kapolri harus lebih bijak lagi dalam memerintah Kapolda Metro Jaya nih ๐Ÿ˜’๐Ÿ‘ฎโ€โ™‚๏ธ
 
ini kayak apa aja? polisi malah memperlakukan komika pandji seperti penjahat bukan korban, tapi ini jadi contoh bagaimana kebebasan kita untuk berekspresi di Indonesia jadi target utama mereka ๐Ÿคฏ. LBH Jakarta benar-benar harus bertindak, kalau tidak ada yang berubah. apa lagi, kritik dan satire adalah hak asasi manusia kita, tapi polisi malah memperlakukan seperti itu seperti kejahatan aja. kapolri harus tegas, buat jelas bahwa ini tidak boleh terjadi lagi, kita harus melindungi kebebasan kita untuk berbicara bebas ๐Ÿ—ฃ๏ธ
 
Pandji Pragiwaksono ni orang yang kayaknya punya hak di atas kebebasan berekspresi ya... polisi bilang dia melakukan kesalahan, tapi aku rasa dia hanya ingin mengkritik pemerintah dengan cara yang normal aja. siapa tau itu tidak sesuai dengan ide apa sih? kalau kita pakai logika, siapa yang lebih berbahaya? komedi Pandji atau kritik-kritik dari masyarakat? aku rasa kita harus fokus pada hal ini agar kebebasan berekspresi tidak terjebak di dalam hukum.
 
ini gampang banget, sih.. kepolisian indonesia lagi mengeksploitasi kebebasan berpendapat orang lain. pandji pragiwaksono yang cuma ngasil komedi sederhana kayaknya jadi target polisi. ini gak ada logika, kayaknya kapolri harus ngajak kapolda metro jaya untuk ngganti arah. siapa tahu kalau kritik dan satire itu berubah menjadi hukum di indonesia, itu akan beda aja dengan cara pandang kita yang suka bersenang-senang.
 
Pandji Pragiwaksono itu kayak nyawakin yang jujur aja, kayaknya harus dihargai. Tapi kalau polisi bisa menangkap dia seperti itu, itu bikin kita kehilangan keyakinan akan sistem hukum di Indonesia. Saya pikir ini tidak cuma tentang Pandji Pragiwaksono, tapi tentang bagaimana kita bisa menjaga kebebasan berpendapat dan berekspresi. Kita harus khawatir kalau ini jadi pola yang berulang. ๐Ÿ˜ฉ๐ŸŽค
 
Apa kabar ya? Kebiasaan orang nge-polisi sih apa aja? Polisi Indonesia ini selalu ngeremati komika yang ngedebat, padahal dia hanya berbicara tentang masalah-masalah di Indonesia ๐Ÿค”. Pandji Pragiwaksono itu kayaknya hanya ingin mengekspresikan pendapatnya, tapi polisi lagi-lagi punya alasan untuk menangkapnya ๐Ÿ˜’. Ini menunjukkan bahwa kebebasan berpendapat dan berekspresi di Indonesia masih belum sepenuhnya aman ๐Ÿšจ.

Saya rasa harus ada aturan yang jelas tentang apa yang boleh dibicarakan dan bagaimana cara melakukan kritik terhadap pemerintah. Polisi harus lebih fokus pada tindak pidana sebenarnya, bukan hanya menangkap siapa saja yang ngedebat ๐Ÿ™„. Saya berharap bahwa LBH Jakarta dan Ketua Komnas HAM dapat membantu memastikan bahwa hak asasi manusia tidak terkena dampak dari laporan polisi ini ๐Ÿ’ช.
 
POLISI DI INDONESIA SELALU MEMAINKAN PERANAN SENTRAL DALAM MENYEPAUT KEBEBASAN BERPENDAPAT DAN BEREKSPRESI! ๐Ÿ˜ฑ SEBAGAI NETIZEN, Saya merasa sangat terkejut dan bingung dengan tindakan polisi yang menangani Pandji Pragiwaksono sebagai korban hukum bukan sebagai pihak yang bersalah. Ini benar-benar membuat saya penasaran bagaimana kita bisa menghormati kebebasan berekspresi di Indonesia. ๐Ÿค” Saya yakin keberadaan komedian seperti Pandji Pragiwaksono sangat penting untuk memberikan kritik dan satire kepada pemerintah, sehingga kita bisa mendiskusikan masalah-masalah yang terjadi di negara ini. ๐Ÿ™ Jika kita tidak memperhatikan kebebasan berekspresi, kita akan kehilangan cara-cara baru untuk mengkritisi dan mengubah perubahan di Indonesia! ๐ŸŒŸ Saya harap Presiden RI bisa menegaskan komitmen penghormatan terhadap kebebasan berpendapat dan berexpressi. Kita butuh lebih banyak seperti itu! ๐Ÿ’ช
 
kembali
Top