Polda Metro Jaya Mengungkap Lab Vape Narkoba di Apartemen Greenbay Pluit, Sumber Bahan dari India
Dalam pengungkapan yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, terungkap lab vape narkoba ilegal di apartemen Greenbay Pluit, Jakarta Utara. Kasus ini membawa dampak besar karena jumlah etomidate yang bisa diekspor.
Pengungkapan kasus ini dilakukan setelah Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta mendeteksi paket jasa ekspedisi internasional berisi narkotika dan peralatan laboratorium. Selama pengembangan temuan tersebut, dua orang tersangka berhasil ditangkap.
Kemenangan polisi ini merupakan hasil dari operasi yang sangat serius dalam menghancurkan sistem ilegal narkoba di Indonesia. Polisi juga berhasil menangkap dua pelaku utama yaitu D WNI dan HW WN Tiongkok, yang kemudian dibawa ke peradilan.
Pada pengungkapan kasus ini, polisi menemukan paket FedEx berisi etomidate seberat 100 gram. Selain itu juga ditemukan bahan kimia SLS seberat 1 kilogram serta peralatan laboratorium yang digunakan dalam produksi narkotika.
Dalam analisis sementara, jumlah etomidate yang diperkirakan bisa menghasilkan hingga 30 liter cairan etomidate yang kemudian diisi ke dalam cartridge vape. Dengan demikian, lab ini berpotensi menghasilkan lebih dari 15.000 cartridge pods etomidate.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya juga menyebut bahwa etomidate tersebut dikirim dari India dan kemudian didistribusikan ke Indonesia untuk diproduksi menjadi vape.
Dalam pengungkapan yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, terungkap lab vape narkoba ilegal di apartemen Greenbay Pluit, Jakarta Utara. Kasus ini membawa dampak besar karena jumlah etomidate yang bisa diekspor.
Pengungkapan kasus ini dilakukan setelah Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta mendeteksi paket jasa ekspedisi internasional berisi narkotika dan peralatan laboratorium. Selama pengembangan temuan tersebut, dua orang tersangka berhasil ditangkap.
Kemenangan polisi ini merupakan hasil dari operasi yang sangat serius dalam menghancurkan sistem ilegal narkoba di Indonesia. Polisi juga berhasil menangkap dua pelaku utama yaitu D WNI dan HW WN Tiongkok, yang kemudian dibawa ke peradilan.
Pada pengungkapan kasus ini, polisi menemukan paket FedEx berisi etomidate seberat 100 gram. Selain itu juga ditemukan bahan kimia SLS seberat 1 kilogram serta peralatan laboratorium yang digunakan dalam produksi narkotika.
Dalam analisis sementara, jumlah etomidate yang diperkirakan bisa menghasilkan hingga 30 liter cairan etomidate yang kemudian diisi ke dalam cartridge vape. Dengan demikian, lab ini berpotensi menghasilkan lebih dari 15.000 cartridge pods etomidate.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya juga menyebut bahwa etomidate tersebut dikirim dari India dan kemudian didistribusikan ke Indonesia untuk diproduksi menjadi vape.