KUHP Baru, Kementerian Imipas Siapkan 968 Tempat Kerja Sosial

Saat ini, Imipas siapkan 968 tempat kerja sosial untuk mendukung implementasi KUHP baru. Tempat-tempat tersebut antara lain sekolah, tempat ibadah, taman kota, panti asuhan, dan pesantren. Selain itu, ada 94 Griya Abhipraya yang dikelola oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) siap untuk melaksanakan pembimbingan selama pelaksanaan putusan pidana kerja sosial.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan bahwa 1.880 mitra di GA Bapas telah siap terlibat mendukung pelaksanaan putusan pidana kerja sosial. Harapan dari ini adalah penurunan kelebihan kapasitas di Lapas dan Rutan, serta meningkatnya kuantitas dan kualitas pembinaan warga binaan.

Agus berharap bahwa setelah melakukan pidana kerja sosial, warga binaan tersebut akan menjadi warga negara yang baik dan mandiri, sehingga tidak mengulang tindak pidana atau residivis. Hal ini diharapkan dapat memiliki dampak positif terhadap pembangunan negara kita.
 
Penasaran sih bagaimana implementasi KUHP baru ini bisa benar-benar berjalan lancar 🤔. Kalau asalnya nih tujuannya untuk mengurangi penumpukan di lapas, tapi apa yang jadi kalau implementasinya nggak efektif? Mungkin harus ada pengecekan terus terus sih...
 
Aku pikir yang penting adalah kualitas pendidikan yang diberikan di tempat-tempat tersebut, biar warga binaan nanti bisa jadi orang yang berkontribusi untuk negara 🤔. Tapi gampangnya aja kan? 🙄
 
Gini kayaknya proyek pidana kerja sosial ini benar-benar penting ya... kalau orang bisa dibawa balik ke masyarakat dengan baik, maka itu akan membuat kita semua lebih aman dan tidak ada lagi korban yang salah tempat... tapi kira-kira bagaimana dengan pendidikan di sekolah-sekolah? apakah mereka ada fasilitas yang cukup untuk membantu anak-anak tersebut agar tidak kembali melakukan kesalahan yang sama? 🤔
 
yaa, kalau kita lihat dari sudut pandang lain, semuanya sama-sama membutuhkan pengamanan dan perlindungan bagi mereka yang masih membutuhkan bantuan. seperti anak-anak di panti asuhan atau orang tua yang sudah tidak bisa bekerja lagi. tapi salah satu hal yang membuat aku sedih adalah banyak banjir penumpangan di luar tempat kerja sosial ini, karena kalau ada tempat yang nyaman, mungkin orang tidak akan mau pulang ke kampung halaman mereka lagi. tapi aku percaya bahwa jika kita bisa memberikan tempat yang nyaman dan aman bagi mereka, tentu saja mereka akan menjadi warga negara yang baik dan mandiri 🤞
 
Gue pikir kalau ga ada program seperti ini, warga binaan di Lapas pasti masih banyak yang sulit untuk naik ke level keseharian, kan? Tapi siapa tahu, jika mereka bisa belajar bagaimana menjadi warga negara yang baik dan mandiri, itu akan sangat positif! Seperti halnya dari film "Sudah Waktu" karya Remy Bonnac, yang mengisahkan tentang seorang penjara yang mau berubah dengan membantu pendidikan dan pelatihan bagi narapidana. Semoga program ini bisa menjadi contoh seperti itu!
 
Saya pikir itu bagus banget ya! Jadi kayaknya mereka punya rencana untuk membuat 968 tempat kerja sosial, dan ada 94 Griya Abhipraya yang bisa membantu warga binaan menjadi lebih mandiri. Saya harap bisa melihat perubahan positif di Lapas dan Rutan juga, itu akan sangat berharga. Dan saya setuju dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan bahwa setelah mereka lulus dari pidana kerja sosial, warga binaan harus bisa menjadi warga negara yang baik dan tidak mengulang tindak pidana lagi 🤞🏼💕
 
Gue pikir itu kayak banget! Pidana kerja sosial sih bukan cuma tentang memberi hukuman, tapi juga tentang membantu orang yang salah melakukan tindakan pidana agar bisa berubah jadi orang baik nanti. Dan ini kalau benar-benar di implementasikan, pasti akan ada perbedaan besar! Gue yakin bahwa banyak orang yang terjebak di dalam sistem penjara cuma butuh sedikit bantuan dan dukungan untuk bisa berubah jadi orang yang positif. Tapi, gue juga pikir ini kalau benar-benar dilaksanakan, pasti ada beberapa orang yang tidak mau berubah...
 
Saya pikir itu gampangnya! Imipas udah lama banget berusaha mendukung implementasi KUHP baru, tapi kayaknya masih banyak yang membutuhkan bantuan. Aku rasa program ini harus diikuti oleh banyak pihak, bukan hanya Imipas aja. Sekolah, kota, dan bahkan masyarakat sesekutu juga perlu mengambil bagian dalam hal ini. Jadi, saya harap semua orang bisa bekerja sama untuk menciptakan negara yang lebih baik dan lebih aman, ya!
 
Gue rasa gini juga banget sih, 968 tempat kerja sosial itu masih nggak cukup aja, gimana kalau ada yang terlupa? dan Griya Abhipraya itu gimana kalau tidak bisa berjalan sendiri? gue harap putusan pidana kerja sosial ini benar-benar membantu warga binaan menjadi warga negara yang baik, tapi gue juga khawatir kualitas pembinaan warga binaan itu nggak bisa ditingkatkan.
 
Ga siapa-siapa aja nanya, 968 tempat kerja sosial itu nggak pas banget deh 🤔. Sekolah dan pesantren? Aku rasa ada yang salah sama kalian. Tapi jangan bosen, ini kayaknya bagus deh. Saya harap warga binaan yang dibimbingin bisa makin baik dan jadi warga negara yang mandiri ya 🤞.

Tapi ayo, ganti kanjeng pakaian Menteri Agus Andrianto dengan pakaian normal dulu. 1.880 mitra GA Bapas siap terlibat? itu kayaknya nggak realistis deh 😂. Tapi saya rasa ini bisa bikin dampak positif, jadi kita harap semoga warga binaan bisa makin baik dan tidak jadi residivis lagi 🤞.
 
Kalau mau jujur, saya penasaran dengan konsep ini. Nggak semua orang bisa dipaksa untuk menjadi warga negara yang baik hanya dengan melaksanakan pidana kerja sosial. Tapi, kalau mau ikuti logika, itu bisa bikin perbedaan di masa depan. Mungkin ini bisa membantu masyarakat terutama di desa-desa dan daerah perkotaan untuk menjadi lebih mandiri. Tapi, kita harus jujur, tidak semua orang bisa dipaksa. Kita butuh kesadaran dan motivasi dari dalam diri sendiri ya... 😊
 
Aku pikir ini sangat penting banget! Kita harus fokus pada pendidikan dan bimbingan ya, agar kita bisa mengurangi keterlibatan dengan kejahatan. Tapi, aku rasa ada yang salah kalau mereka berharap warga binaan setelah lulus dari pidana kerja sosial akan menjadi warga negara yang baik dan mandiri tanpa ada program pendukung yang tepat. Aku pikir kita harus lebih teliti dan bukan sekedar harapan saja, kita harus tahu bagaimana caranya agar ini bisa tercapai. 🤔
 
Gue pikir pemerintah makin keren banget kayaknya dengan ide-idenya ini. Membuat 968 tempat kerja sosial bisa membantu banyak orang yang perlu dibantuin, apalagi kalau mereka masih muda aja atau belum punya pengalaman nyata. Saya senang melihat mereka ingin menggunakan sekolah dan taman kota sebagai tempat kerja sosial, itu bagus banget! Dan saya juga penasaran dengan Griya Abhipraya, itu bisa membantu banyak orang yang membutuhkan bimbingan.

Saya pikir ini adalah langkah yang tepat untuk mengurangi populasi di lapas dan rutan, sehingga kita bisa fokus pada hal-hal positif seperti pembangunan negara. Saya harap semua warga negara Indonesia bisa menjadi orang baik dan mandiri, tidak hanya mereka yang pernah tertangkap, tapi juga orang lain yang belum pernah terjebak dalam situasi like itu. Kita semua harus bekerja sama untuk membuat negara kita lebih baik! 😊
 
Tapi sih, 968 tempat kerja sosial itu belum cukup lah. Mungkin sebaiknya tambahkan lagi, seperti kebun binatang atau taman budaya untuk warga binaan itu biar tidak bosan nanti. Tapi, kalau tidak ada tempat lain, sekolah dan pesantren itu sudah bagus, bisa jadi warga binaan itu bisa belajar sesuatu. Gua rasa 94 Griya Abhipraya yang dikelola Bapas itu juga tidak cukup, harus tambahkan lagi biar semua warga binaan bisa mendapatkan bimbingan yang baik.
 
Aku pikir ide itu bagus banget! Saya sendiri pernah melihat ada kakek di desaku yang berubah menjadi warga binaan setelah dipenjara, dan ternyata dia bisa menjadi orang yang baik dan jujur sekali setelah melakukan pidana kerja sosial. Sekarang dia sudah menjadi pengajar di sekolah lokal dan membantu masyarakat sekitarnya dengan sekedar kebutuhan sederhana. Aku rasa itu contoh nyata bahwa system seperti itu bisa bekerja jika kita percaya bahwa orang tidak akan kembali ke jalur buruk.
 
Kalo aja kerja sosialnya pas kok gini bisa membantu banyak orang, kayaknya program KUHP barunya itu gak akan gagal 😊. Banyak warga binaan yang bisa dijadikan contoh, misalnya nih, mereka bisa menjadi guru, petugas keamanan, bahkan pelayan di restoran. Itu cara yang bagus banget untuk membuat orang berubah jadi warga negara yang baik 🤝.
 
Wahhhh, imipas siap bikin banyak tempat kerja sosial, tapi apa asunya? Gua rasa kebanyakannya bakal digunakan untuk birokrasi dan memindahkan warga kota ke luar kota. Gimana caranya pula nanti warga binaan itu menjadi warga negara yang baik dan mandiri? Mereka cuma diintimidir saja oleh penjaga lapas atau apa? Gaga sih biar masyarakat tidak ada residivis, tapi gimana kalau mereka masih punya keluarga dan pekerjaan? Gua rasa ini bikin masalah lebih besar lagi... 🤔
 
Kalau mau benar-benar membantu orang-orang miskin, gini yang perlu dilakukan: buat program yang sebenarnya bisa menyelesaikan masalahnya, bukan cuma memindahkan orang ke tempat lain. Contohnya, apalagi kalau ada pesantren atau panti asuhan yang mau membantu warga binaan itu, kalau mau mereka bisa belajar ngecat, ngerakai bisnis sampingan, atau bahkan gini aja kayak belajar keterampilan apa aja. Jangan cuma sekedar tempat untuk nginap lama-lama. Kita harus coba lagi cara ini aja.
 
Luar biasa nih, 968 tempat kerja sosial itu nggak cuma sekolah aja, ada juga taman kota dan pesantren! Kenapa gini? Mau buat warga binaan menjadi warga negara yang baik tapi gampang banget aje, harus dilakukan di tempat-tempat umum aja. Aku rasa lebih baik kalau mereka dibekok di rumah atau halaman kecil aja, jadi tidak terburu-buru dan bisa fokus utamanya. Dan apa dengan Griya Abhipraya, itu nggak cuma sekedar tempat tinggal yang nyaman aja, tapi juga berfungsi sebagai tempat pembimbingan?
 
kembali
Top