Negara-negara Afrika dan Indonesia mempersiapkan diri untuk kerja sama ekonomi yang lebih mendalam di sektor pertanian, menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto. Rencana kunjungan Presiden Angola dan Perdana Menteri Ethiopia ke Indonesia pada tahun 2026 mendatang merupakan langkah awal untuk meningkatkan kerja sama ekonomi di berbagai sektor.
Salah satu peluang yang dibuka adalah kesempatan bagi investor Indonesia yang sudah masuk di Ethiopia untuk memperoleh dukungan dari Indonesia, khususnya dalam sektor agrikultur dan teknologi kelapa sawit. Airlangga juga menyebutkan bahwa beberapa negara lain, seperti Finlandia dengan teknologi tinggi, tertarik untuk berinvestasi pada data center dan sektor telekomunikasi.
Kerja sama ekonomi Indonesia dengan negara-negara Afrika yang dipimpin oleh Angola dan Ethiopia merupakan langkah penting untuk meningkatkan kemampuan perekonomian di Indonesia. Terdapat enam pertemuan bilateral yang akan membahas cara meningkatkan kerja sama bilateral antara Indonesia dan negara-negara yang bertemu dengan Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka.
Angola tertarik mempelajari bidang pertanian, khususnya kopi dan kakao, serta praktik-praktik ekonomi yang lebih maju namun tetap berbasis pada aspek fundamental. Sementara itu, India juga menunjukkan minat untuk mengembangkan kerja sama serupa dengan Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Natsir menyatakan bahwa terdapat kesempatan bagi Indonesia untuk meningkatkan kerja sama ekonomi di berbagai sektor, termasuk pertanian. Dia juga mencontohkan contoh dari Angola yang tertarik mempelajari bidang pertanian dan praktik-praktik ekonomi yang lebih maju namun tetap berbasis pada aspek fundamental.
Salah satu peluang yang dibuka adalah kesempatan bagi investor Indonesia yang sudah masuk di Ethiopia untuk memperoleh dukungan dari Indonesia, khususnya dalam sektor agrikultur dan teknologi kelapa sawit. Airlangga juga menyebutkan bahwa beberapa negara lain, seperti Finlandia dengan teknologi tinggi, tertarik untuk berinvestasi pada data center dan sektor telekomunikasi.
Kerja sama ekonomi Indonesia dengan negara-negara Afrika yang dipimpin oleh Angola dan Ethiopia merupakan langkah penting untuk meningkatkan kemampuan perekonomian di Indonesia. Terdapat enam pertemuan bilateral yang akan membahas cara meningkatkan kerja sama bilateral antara Indonesia dan negara-negara yang bertemu dengan Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka.
Angola tertarik mempelajari bidang pertanian, khususnya kopi dan kakao, serta praktik-praktik ekonomi yang lebih maju namun tetap berbasis pada aspek fundamental. Sementara itu, India juga menunjukkan minat untuk mengembangkan kerja sama serupa dengan Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Natsir menyatakan bahwa terdapat kesempatan bagi Indonesia untuk meningkatkan kerja sama ekonomi di berbagai sektor, termasuk pertanian. Dia juga mencontohkan contoh dari Angola yang tertarik mempelajari bidang pertanian dan praktik-praktik ekonomi yang lebih maju namun tetap berbasis pada aspek fundamental.