Aston Villa Bicarakan Ruben Loftus-Cheek dari AC Milan, Pada Waktu Krisis Kamara
ASTONVilla dalam situasi darurat setelah pilar utama mereka, Boubacar Kamara, dilaporkan mengalami cedera lutut serius. Sebagai gantinya, manajer Unai Emery sedang mencari pengganti yang ideal untuk mengisi kekosongan di sektor lini tengah.
Loftus-Cheek, mantan pemain Chelsea, menjadi pilihan utama Aston Villa. Beliau disebut sangat terbuka untuk kembali ke tanah kelahirannya demi mengamankan tempat di skuad Timnas Inggris pada Piala Dunia 2026. Menurut laporan pakar transfer Fabrizio Romano, Villa telah menanyakan syarat kepindahan Loftus-Cheek.
Dengan profil fisik dan pengalaman yang tepat, Loftus-Cheek dianggap sebagai pilihan ideal untuk mengisi kekosongan Kamara. Namun, Aston Villa tidak sendirian dalam perburuan ini. Manchester United juga memantau situasi Loftus-Cheek sebagai opsi pinjaman.
Aston Villa memiliki keunggulan karena mampu menjanjikan menit bermain reguler sebagai starter—sesuatu yang sangat dibutuhkan Loftus-Cheek untuk memikat hati Thomas Tuchel. Berdasarkan statistik, Loftus-Cheek telah memberikan kontribusi signifikan di AC Milan, meskipun tidak selalu menjadi pilihan utama.
Pihak AC Milan saat ini berada di persimpangan jalan. Mereka telah memulai pembicaraan kontrak baru untuk Loftus-Cheek, tetapi juga memiliki tawaran pinjaman yang menarik. Keputusan akhir kini ada di tangan sang pemain: apakah ia akan bertahan di Italia atau mengambil risiko kembali ke Inggris demi panggung Piala Dunia?
ASTONVilla dalam situasi darurat setelah pilar utama mereka, Boubacar Kamara, dilaporkan mengalami cedera lutut serius. Sebagai gantinya, manajer Unai Emery sedang mencari pengganti yang ideal untuk mengisi kekosongan di sektor lini tengah.
Loftus-Cheek, mantan pemain Chelsea, menjadi pilihan utama Aston Villa. Beliau disebut sangat terbuka untuk kembali ke tanah kelahirannya demi mengamankan tempat di skuad Timnas Inggris pada Piala Dunia 2026. Menurut laporan pakar transfer Fabrizio Romano, Villa telah menanyakan syarat kepindahan Loftus-Cheek.
Dengan profil fisik dan pengalaman yang tepat, Loftus-Cheek dianggap sebagai pilihan ideal untuk mengisi kekosongan Kamara. Namun, Aston Villa tidak sendirian dalam perburuan ini. Manchester United juga memantau situasi Loftus-Cheek sebagai opsi pinjaman.
Aston Villa memiliki keunggulan karena mampu menjanjikan menit bermain reguler sebagai starter—sesuatu yang sangat dibutuhkan Loftus-Cheek untuk memikat hati Thomas Tuchel. Berdasarkan statistik, Loftus-Cheek telah memberikan kontribusi signifikan di AC Milan, meskipun tidak selalu menjadi pilihan utama.
Pihak AC Milan saat ini berada di persimpangan jalan. Mereka telah memulai pembicaraan kontrak baru untuk Loftus-Cheek, tetapi juga memiliki tawaran pinjaman yang menarik. Keputusan akhir kini ada di tangan sang pemain: apakah ia akan bertahan di Italia atau mengambil risiko kembali ke Inggris demi panggung Piala Dunia?