Krisis 2026 Sudah Terasa di Indonesia, China Langsung Ambil Kesempatan

Krisis Chip Memori 2026 Sudah Terasa, China Ambil Kesempatan Dengan Ekspansi Besar-Besaran

Harga chip memori yang naik signifikan di Indonesia membuat banyak konsumen khawatir. Namun, pihak produsen tidak dapat menolaknya. Sebaliknya, mereka terpaksa menyesuaikan harga di 2026 mengingat dinamika global yang terjadi.

Segmen HP dengan harga rendah akan terdampak paling besar karena margin vendor relatif tipis sehingga sulit menyerap kenaikan biaya. Di segmen menengah-atas, penyesuaian masih mungkin dilakukan, namun sebagian biaya tetap dapat diteruskan ke harga jual.

Pantauan terakhir di ITC Kuningan Januari 2026, harga beberapa jenis chip memori sudah naik signifikan. Misalnya DDR4 dan DDR5 yang mencapai empat kali lipat dalam sebulan saja. Seorang pedagang yang ditemui CNBC Indonesia pada akhir Januari 2026, mengatakan seminggu itu bisa 3-4 kali naik, sedangkan setelah itu harga naik Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu, akhirnya menjadi Rp 1 juta.

Fenomena serupa juga terjadi di China. Distrik Huaqianbei yang merupakan pusat perangkat elektronik di Shenzhen, chip memori saat ini dipandang sebagai 'emas' baru. Seorang pedagang menunjukkan daftar harga chip memori yang sudah seperti barang mewah ketimbang komponen komputer biasa. Sepasang modul DDR5 berkapasitas 32 GB dan 6000 megahertz dibanderol dengan harga 6.878 yuan atau Rp16 jutaan, melonjak sekitar lima kali lipat sejak September 2025.

Di tengah kelangkaan chip memori yang mendorong kenaikan harga di pasaran, dua produsen China siap mengambil kesempatan untuk melakukan ekspansi besar-besaran. Menurut laporan Nikkei, Chanxin Memory Technologies (CXMT) dan Yangtze Memory Technologies (YMTC) yang merupakan produsen chip memori kawakan di China, berencana melakukan ekspansi kapasitas secara intens.

CXMT memiliki spesialisasi untuk produksi DRAM, sedangkan YMTC lebih fokus ke produksi NAND. Nikkei melaporkan CXMT berencana membangun kapasitas manufaktur chip memori baru di pabriknya di Shanghai, yang sekitar 2-3 kali lipat lebih besar ketimbang yang dimiliki di Hefei.

Selain di Hefei, saat ini CXMT juga memiliki fasilitas manufaktur di Beijing yang memproduksi sekitar 120.000wpm. Produk tercanggih yang diproduksi di Hefei saat ini adalah LP-DDR4, tetapi perusahaan sedang menyiapkan produksi LP-DDR5 yang lebih mumpuni.

CXMT merupakan pemain DRAM nomor empat di dunia dan diestimasikan meraup 11,1% pangsa pasar DRAM global, menurut data Yole. Kapasitasnya bisa menanjak menjadi 13,9% pada 2027 mendatang. Mayoritas produksinya dikatakan akan dijual untuk kebutuhan chip lokal di China.

Sementara itu, YMTC berencana membangun fasilitas ketiga di Wuhan yang akan memproduksi NAND dan DRAM dengan porsi 50/50. Selain itu, YMTC dan perusahaan perakitan memori di Wuhan juga berencana membangun HBM. HBM merupakan tipe chip memori yang digunakan untuk data center terkait kecerdasan buatan (AI).

YMTC mulai merancang DRAM sekitar dua tahun lalu dan sekarang sudah siap untuk memproduksinya. Totap kapasitas di pabrik 1 dan 2 di Wuhan saat ini sekitar 140.000-150.000wpm. Rencananya, kapasitas itu akan diekspansi menjadi 200.000wpm pada tahun ini.

Pemasangan alat di fasilitas Shanghai direncanakan rampung pada semester kedua 2026 dan produksinya dimulai pada 2027 mendatang, dikutip dari Electronics Weekly Rabu (4/2/2026).
 
Harga chip memori yang naik itu kayak ganti mata! Siapa bilang orang Indonesia tidak pernah kehabisan uang? Kita bisa sengaja beli chip memori dengan harga Rp16 jutaan. Tapi apa mananya nih? Yang penting adalah kita bisa menggunakan teknologi yang canggih tanpa harus terlambat. Masih banyak hal yang belum jelas, kayaknya perlu dipertimbangkan berapa kualitasnya chip memori yang baru itu.
 
Aku pikir ini bikin kita berpikir tentang apa yang membuat harga chip memori naik begitu cepat. Jika kita lihat dari segi global, masih banyak yang tidak tahu apa itu kerentanan komputasi dan bagaimana pentingnya keseimbangan antara produksi dan permintaan. Aku pikir ini juga bikin kita melihat bahwa bisnis teknologi bukan hanya tentang menghasilkan uang, tapi juga tentang membuat sistem yang stabil dan efisien.
 
gak percaya dengerin kabar ini! kalau harga chip memori naik sebesar empat kali lipat dalam sebulan itu artinya china udah punya kontrol penuh di pasaran, kan? siapa yang bilang kalau mereka hanya "mengambil kesempatan" dengan ekspansi besar-besaran? apakah mereka benar-benar tidak tahu apa yang terjadi di pasar global ini? 🤔💡
 
Duh banget kan kalau chip memori mau naik harga begitu cepat! Masih aja di tahun 2025 dan sudah mulai terasa efeknya. Saya rasa produsen harus bisa menyesuaikan harga dengan baik ya, agar konsumen tidak terlalu khawatir. Nah, China kayak gak mau kalah, kan? Mereka udah punya rencana besar-besaran untuk memproduksi chip memori lebih banyak, sehingga bisa menyesuaikan permintaan pasar di Indonesia juga. Saya rasa itu baik banget, kalau tidak ada kompetisi maka harga pasti akan naik lagi. 🤔💸
 
Wah biar gampang banget naikin harga chip memori sih, tapi apa keuntungan apalagi? Kita sendiri lagi harus bayar harganya, kayaknya harus berhemat aja. Dan yang paling gak enak nya, perusahaan-perusahaan di China ini semakin dominan, kayaknya kita harus siap-siap kalau mau membeli komponen komputer. dan gue rasa harga 16 jutaan untuk modul DDR5 kayakanya terlalu mahal banget, biar gampang aja kita beli komponen lain ya 🤑
 
aku juga ngerasa kaget banget dengan naiknya harga chip memori di tahun depan! aku punya teman yang suka main game online dan beliau harus selalu membeli chip memori baru karena yang lama tidak bisa digunakan lagi. tapi gue berpikir, kalau produsen itu already banyak banget, kenapa harga naikin? apa mereka already tidak bisa lagi menghasilkan uang dari penjualan chip memori? aku rasa biar lebih baik jika pemerintah Indonesia buat regulasi yang jelas agar harga chip memori tidak terlalu naik. dan dari sisi produsen, aku berpikir mereka harus bisa menyesuaikan produksi dengan permintaan pasaran sehingga harga tidak naikin terlalu cepat! 🤔📈
 
Hargi chip memori yang naik itu bikin banyak konsumen khawatir. Pedagang kecil di pasar malam juga harus menyesuaikan harga buat bisa menjual nanti. Sedangkan produsen China, mereka siap mengambil kesempatan duit dari kesepakatan ini. Mereka berencana membangun fasilitas manufaktur chip memori baru dan produksi semakin cepat. Tapi apa caranya konsumen Indonesia bisa mendapatkan harga yang lebih murah? Hmm, saya nantinya harap ada solusi yang tepat buat para pedagang kecil di pasar malam.

Kita harus waspada dengan pertumbuhan industri chip memori ini ya!
 
Gue rasa kayaknya mereka yang membuat chip memori di China juga harus ikut menghadapi kenaikan harga di pasaran, siapa tau mereka tidak siap untuk menyesuaikan produksinya. Nah kalau kita lihat dari sisi Indonesia, kalau aja kita punya produsen chip memori sendiri aja nggak akan terlambat juga dalam menyesuaikan harga, kan?
 
Aku pikir kayak gue, pihak China ini benar-benar ambil kesempatan untuk memaksimalkan ekspansi kapasitas chip memori mereka. Lalu, apa artinya bagi konsumen Indonesia? Biaya semakin naik, kan? Dan siapa nanti yang bakal mendapatkan manfaat dari ini? Aku penasaran juga apa strategi yang dijalankan oleh keduanya, apakah ada rahasia di balik ekspansi kapasitasnya. Dan, apakah pihak produsen Indonesia punya rencana untuk menghadapi hal ini? 🤔📈
 
ini kabar gembira sih kalau kita punya produsen baru yang mau ekspansi besar-besaran di China 🎉. tapi apa itu berarti bagi kita seseorang? harga chip memori yang naik signifikan juga akan menempati urusan kita, kan 😬. tapi siapa tahu jika kita bisa mengelola biaya dengan baik, maka tidak ada masalah, kan? 🤔. pihak produsen harus terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya agar bisa bersaing di pasar global. dan kita juga harus lebih berhati-hati dalam memilih chip memori mana yang harus dibeli, ya 😊.
 
kembali
Top