KPK Usut Pengadaan Digitalisasi SPBU ke Ketua DPP Hiswana Migas

KPK Usut Pengadaan Digitalisasi SPBU, Berapa Orang di Sisihkan?

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja melakukan pemeriksaan saksi Ketua DPP Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas), Rachmad Muhamdiyah. Penyidik meminta informasi terkait proses pengadaan digitalisasi di SPBU Pertamina, yang dilakukan pada tahun 2018-2023.

KPK telah mengidentifikasi dugaan korupsi dalam kasus ini dan melakukan pemeriksaan saksi untuk mendalami pengetahuan tentang proses pengadaan tersebut. Penyidik meminta informasi terkait tahapan dan fungsi mesin-mesin EDC yang digunakan di SPBU.

Namun, KPK belum mengumumkan lima tersangka dalam kasus ini. Salah satu tersangka adalah mantan Direktur Utama PT Pasific Cipta Solusi (PCS) Elvizar. Selain itu, Elvizar juga merupakan tersangka dalam kasus pengadaan mesin EDC di BRI.

KPK menduga telah terjadi pengondisian terkait pengadaan mesin EDC dalam perkara ini. Penyidik melakukan pengecekan kesesuaian fungsi dan harga dari mesin-mesin EDC yang berkaitan dengan digitalisasi SPBU Pertamina.

Dalam pemeriksaan ini, KPK telah meminta informasi terkait tiga orang saksi, yaitu OSM Service Operation SDA PT Telkom Tahun 2021, Eko Ramanda Hidayat; Direktur Sales dan Marketing PT Pertamina Lubricants, Dwi Puja Ariestya; dan Pegawai TRG Investama, Aya Natalia.
 
🤔 Wah, kalau KPK usut pengadaan digitalisasi SPBU itu, maka pasti ada yang jujur gak? 🙅‍♂️ Pertamina kayaknya harus ngeluh dulu siapa yang salah kalau korupsi terjadi. Saya ingat kapan pertama kalinya digitalisasi di SPBU diadakan, itu tahun 2018 aja! 📆 Sekarang sudah tahun 2025, kalau punya masalah pasti seharusnya diperbaiki dulu. 💯
 
Makasih KPK udah usut kasus pengadaan digitalisasi di SPBU Pertamina, tapi kabar yang dibawa ke masyarakat masih kurang jelas ya... siapa-nya yang di sisihkan dan bagaimana caranya konsi itu terjadi? informasi yang dibagikan harus lebih lengkap, tidak bisa ngatain siapa-nya tersangka aja, apa udah ada bukti nyata ya 🤔
 
Kalau ternyata ada korupsi di pengadaan digitalisasi SPBU itu, gak bisa dipungut sumpah siapa yang tidak terkena. Tapi, apa kabar dari lima tersangka itu? Nanti aja dibahas dengan lebih jelas sih. Saya penasaran juga bagaimana tadi KPK meminta informasi terkait mesin EDC di SPBU, apakah untuk melihat siapa yang bisa jadi korupsi sih... 🤔
 
🤔 Pengadaan digitalisasi di SPBU itu, aku pikir makin penting banget! 📈 Tapi, KPK harus fokus buat menangkap korupsi yang memang ada! 💸 Banyak orang yang terkena pengaruh dari kasus ini, seperti mantan Direktur Utama PCS Elvizar. 😳 Aku harap KPK bisa mengungkap semua informasi yang sebenarnya! 📝

Kasus ini membuat aku ingat ketika aku pergi ke bengkel mobil bersama temen-temen, kita lihat ada banyak mesin EDC yang digunakan untuk transaksi. 🤖 Aku pikir itu bagus banget, tapi sekarang aku tidak yakin lagi! 😕

Aku harap KPK bisa menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan adil! ⏱️ Jangan biarkan korupsi menghambat kemajuan di Indonesia! 🌟
 
ini kasusnya kayaknya gampang2 ditembak. siapa lagi yang ngerasa harus berbohong tentang pengadaan mesin EDC di SPBU? tapi gak perlu dibawa ke tangan KPK aja, kalau ada yang ternyata bersalah, makan tepi deh. tapi aku rasa kpk harus cermati dulu sebelum memutuskan siapa yang akan dianggap tersangka. kadang2 seseorang hanya berbohong karena tidak sadar atau bingung, jadi kita gak bisa langsung menghakimkan orang tanpa mempertimbangkan segala hal.
 
Saya rasa KPK harus lebih cepet dalam mengusut kasus ini nih 🕰️. Masih banyak rahasia di balik SPBU Pertamina yang harus diajukan. Mereka harus cari jawabannya dari saksi-saksi yang sudah ditunjuk, seperti OSM Service Operation SDA PT Telkom Tahun 2021, Eko Ramanda Hidayat, Dia bisa memberikan informasi apa yang membuatnya tertinggal di belakang?
 
kembali
Top