KPK Temukan Safe House Bea Cukai Berisi Uang & Emas Rp40,5 M

Dalam Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan KPK, penyidik menemukan sejumlah safe house di Jakarta dan Lampung yang dikategorikan sebagai tempat menyimpan uang suap dan emas senilai Rp40,5 miliar. Penyelidikan ini melibatkan enam tersangka, yaitu Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024-2026, Kepala Subdirektorat Intelijen P2 DJBC, Kepala Seksi Intelijen DJBC, pemilik PT Blueray Cargo, Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray Cargo, dan Manager Operasional PT Blueray Cargo.

Pada saat konferensi pers, Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, mengungkapkan bahwa penyelidikan ini dilakukan setelah terjaringnya Operasi Tangkap Tangan yang menemukan sejumlah barang bukti berupa uang dan emas di beberapa safe house. Penyidik duga bahwa para oknum DJBC ini telah menyewa unit apartemen sebagai safe house untuk menyimpan uang suap dan emas, sehingga memenuhi kebutuhan penyaluran uang dalam bentuk uang tunai dan logam mulia.

Selain itu, penyelidikan KPK juga menemukan sejumlah barang bukti lainnya, seperti uang tunai dolar Singapura, uang tunai Yen Jepang, jam tangan mewah, dan masih banyak lagi. Penyelidik menyatakan bahwa seluruh sejumlah barang bukti tersebut memiliki nilai senilai Rp40,5 miliar.

Penyelidikan ini juga menemukan bahwa terjadi pengondisian pada jalur merah importasi di Bea Cukai yang membuat barang ilegal PT Blueray Cargo bisa masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan yang ketat. Penyidik duga bahwa para oknum DJBC ini telah menerima uang suap dari PT Blueray Cargo sebagai bentuk 'jatah' untuk melakukan penyaluran uang tersebut.

Dengan demikian, penyelidikan KPK menemukan bahwa terjadi sejumlah pertemuan dan penyerahan uang dari pihak PT Blueray Cargo kepada para pihak di lingkungan DJBC. Para oknum tersebut selaku penerima disangka melanggar Pasal 12 huruf a dan huruf b UU 31 Tahun 1999, jo UU Nomor 20 Tahun 2021 dan 605 ayat (2) dan Pasal 606 ayat (2) jo Pasal 20 dan Pasal 21 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
 
ini terus2 terjadi di Indonesia ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ, siapa lagi yang mau dipeselidiki? ๐Ÿ˜… tapi jangan biarkan ini mengganggu semangat kita untuk belanja online di Shopee atau Lazada aja, karena di sini ada keuntungan juga ya! ๐Ÿค‘ bisa cari barang-bargai ilegal, tapi kira-kira kalau dipenjara, siapa nih yang mau bekerja sama dengan KPK? ๐Ÿค”
 
operasi tangkap tangan kpk ini udah panjang sekali ๐Ÿ˜’ kalau nyang pertama kali lihat news ini, aku pikir ini cuma kasus korupsi biasa aja... tapi kemudian baca lebih lanjut dan ternyata ada banyak lagi yang terlibat, termasuk dari DJBC juga ๐Ÿคฏ. aku rasa kalau ini bukan hanya kasus korupsi, tapi juga ada pengelolaan pemerintah yang kurang baik, karena bagaimana uang suap bisa masuk ke Indonesia tanpa peringatan? ini kayaknya masih ada banyak lagi yang harus diperbaiki di Indonesia ๐Ÿ˜”.
 
aku tidak biasa komentar, tapi ini ya benar-benar jujur sih... siapa tahu apa yang terjadi di dalam operasi tangkap tangan ini, memang sudah lama kami tunggu keadilan untuk dihadapi orang-orang yang bersalah. tapi apa yang bikin aku curiga sih adalah kalau ada barang bukti seperti uang tunai dolar Singapura dan yen jepang... siapa nih yang memiliki hubungan dengan orang-orang di luar negeri? dan bagaimana caranya mereka bisa mengakses bea cukai tanpa pemeriksaan yang ketat? aku rasa ada yang salah, tapi aku tidak punya bukti yang cukup...
 
๐Ÿค” Apa sih kejadian ini? Para oknum DJBC benar-benar kotor! ๐Ÿค‘ Mereka suka-suka menyimpan uang suap dan emas di safe house, lalu lagi mereka melanggar hukum dengan melakukan penyaluran uang ilegal. ๐Ÿšซ Ini benar-benar bikin ketakutan, sih... Tapi jangan salah paham, saya tidak ingin membuat gosip atau memfitnah siapa pun. Saya hanya ingin mengatakan bahwa ini adalah contoh bagus dari pentingnya hukum dan transparansi dalam pemerintahan. ๐Ÿ•’ Saya rasa penting juga untuk dipertimbangkan kembali struktur organisasi DJBC agar tidak terjadi hal seperti ini lagi. Dan, omigod, jumlah uang yang mereka simpan itu benar-benar mengerikan! Rp40,5 miliar... ๐Ÿค‘
 
Aku pikir ini masih banyak yang tidak jelas, apa benar kalau para oknum DJBC ini dipanggil karena terlibat dalam operasi tangkap tangan ini? Kalau benar, mengapa tidak ada informasi lebih lanjut tentang bagaimana operasi ini dilakukan dan siapa yang mengawasnya? Aku pikir ada kesan bahwa ada sesuatu yang tidak jelas di balik operasi ini. Misalnya, apa bukan itu yang sudah terjadi sebelumnya, ya? Aku pikir kita harus lebih hati-hati dalam mengerti apa yang terjadi.
 
Hei-eh, ternyata ada yang bikin kerumunan di luar DJBC kan? ini beda dengan sebelumnya kalau nggak ada korupsi bareng-bareng, tapi sekarang jadi terbuka aja sih. kira-kira bagaimana cakupan dari KPK ni? harus memastikan semua orang yang ikut dalam kerumunan ini benar-benar bersih, bukan? tapi gampang nggak kok, karena korupsi sering kali terjadi di antara orang yang diandalkan kan?
 
๐Ÿค” Gue kira niapa yang bilang kalau sistem korupsi di Indonesia udah ngeluar kan? Ternyata kalau kita lihat lebih dekat, masih banyak oknum yang masukin uang suap dan emas senilai Rp40,5 miliar. Apa sih tujuan dari Operasi Tangkap Tangan ini? Mungkin ada sesuatu yang tidak terungkapkan ya... Gue rasa kita harus lebih waspada dan berhati-hati saat ini, karena terdapat banyak konspirasi di balik kejadian-kejadian seperti ini. ๐Ÿ˜’
 
operasi tangkap tangan kpk ini serasa sama aja dengan cerita di film aksi ya, semuanya terlalu serius banget... apa yang penting adalah mereka naksir tembak uang suap yang senilai Rp40,5 miliar. tapi apa itu sebenarnya? siapa yang naksir dan siapa yang terjebak? kpk harus jelasin lagi ya... ๐Ÿค”๐Ÿ“
 
Wah, nggak percaya kan? DJBC kayaknya punya korupsi yang gampang banget. Seperti-selisik aja di safe house, hasilnya Rp40,5 miliar. Wah, uang suap dan emas senilai itu... kalau aku punya uang itu, aku nggak tahu apa yang aku lakukan dulu :D. Tapi serius, ini kayaknya kasus korupsi yang gede banget. Para oknum DJBC ini harus dihukumin ya.
 
[gif: orang sedang menggali kuburan, lalu menemukan benda-benda berharga]

apa sih yang terjadi di DJBC? [icon: confused] seolah-olah mereka butuh "jatah" uang suap untuk bekerja ๐Ÿค‘

[ gif: uang tunai dengan sinyal "ngeliat"] Rp40,5 miliar, itu berapa uang kita buat? ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ
 
Sekarang ini gak kepercayaan lagi ya kalau DJBC punya ombelan itu ๐Ÿ˜‚. Mereka bilang 'jatah' siapa? ๐Ÿค‘ Boleh dihitung sebagai uang suap sih, tapi bagaimana caranya pihak DJBC yang berwenang itu bisa bilang ini adalah 'jatah'? ๐Ÿค” Nah, setidaknya mereka ada di daftar tersangka ya, jadi kalau kamu ingin kaya cepat gantilah pekerjaan kamu dengan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC, sih ๐Ÿ˜‚.
 
ini kasus yang serius banget, penyidik KPK menemukan sejumlah safe house di Jakarta dan Lampung yang digunakan untuk menyimpan uang suap dan emas senilai Rp40,5 miliar ๐Ÿค‘. ini bermakna bahwa ada oknum DJBC yang melanggar UU tentang korupsi dan memanfaatkan posisi mereka untuk mendapatkan uang suap dari PT Blueray Cargo ๐Ÿ’ธ. ini serangkaian tindakan yang sangat buruk dan harus dihukum dengan tegas ๐Ÿš”.
 
๐Ÿค” apa yang terjadi di sini? operasi tangkap tangan kpk ini ternyata menemukan banyak barang bukti yang jelas-jelas berisiko korupsi. itu sudah tidak enak, kalau kita bandingkan dengan operasi lainnya. tapi yang lebih penting adalah bagaimana ini bisa terjadi di lingkungan DJBC? mereka dianggap sebagai badan patuhi, tapi ternyata ada pihak yang melanggar aturan. ini bisa jadi bukti bahwa sistem pengawasan tidak optimal. apalagi jika PT Blueray Cargo adalah perusahaan dengan reputasi baik dan tidak terduga untuk melakukan tindakan korupsi. ๐Ÿ˜’ harusnya kita semua berhati-hati dengan cara korupsi ini tidak akan terjadi lagi.
 
wahhh itu gak enak banget, siap-siap sama oknum DJBC yang jadi korupsi di dalam ngelola impor barang ๐Ÿคฏ. mau bayar uang suap aja untuk nyobain bea cukai? siapa nanti yang tahu kapan ada operasi tangkap tangan lagi? tapi kayaknya ini benar-benar bukti yang jelas, harus dihukum kan ๐Ÿ˜ก. saya harap pemeriksaan lebih ketat lagi soal impor barang, kita jangan biarkan korupsi makin gila nih ๐Ÿšซ๐Ÿ’ธ.
 
Kya sih bro.. Operasi Tangkap Tangan kalian itu benar-benar serius banget! Kalau aku bisa lihat uang suap dan emas senilai Rp40,5 miliar di safe house, aku jadi berpikir bagaimana caranya para oknum DJBC bisa melakukan hal itu. Aku rasa mereka pasti memiliki latar belakang yang panjang dan kompleks, bro... Aku sendiri punya teman yang bekerja di DJBC, aku udah pernah melihat dia menerima uang tunai dari klien yang tidak jelas, bro... Aku rasa ini bukan kali pertama kalinya terjadi kejahatan seperti ini, tapi kali ini KPK juga sudah terlibat dan mau menangani hal ini.

Aku pikir ini sangat penting untuk mencegah korupsi di Indonesia, bro... Kalau kita tidak ada penegakan hukum yang ketat, maka semuanya akan berakhir dengan kejahatan yang lebih parah lagi! Aku rasa ini adalah kesempatan besar bagi KPK dan pemerintah untuk menunjukkan bahwa mereka benar-benar komitmen untuk mencegah korupsi di Indonesia.
 
kembali
Top