Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang menyelidiki aliran uang yang masuk ke kantong pejabat terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Operasi tangkap tangan ini menjadi langkah penting dalam upaya penanggulangan korupsi di pemerintahan.
Menurut Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, penyelidikan ini tidak hanya fokus pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Ditjen Bea Cukai, tetapi juga mencakup beberapa bagian lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen KPK dalam menyelidiki aliran uang yang masuk ke kantong para pejabat terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi.
Pada operasi tangkap tangan (OTT) sebelumnya, yang didapat oleh KPK adalah beberapa orang yang terlibat dalam kasus tersebut. Salah satunya adalah Rizal, selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC Sumatera Barat, serta dua orang lainnya yang dianggap tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW.
Selain itu, KPK juga menyelidiki aliran uang yang masuk ke kantong para pejabat terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi. Penyelidikan ini dilakukan dengan hati-hati agar tidak ada penyalahgunaan sumber daya.
Menurut Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, penyelidikan ini tidak hanya fokus pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Ditjen Bea Cukai, tetapi juga mencakup beberapa bagian lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen KPK dalam menyelidiki aliran uang yang masuk ke kantong para pejabat terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi.
Pada operasi tangkap tangan (OTT) sebelumnya, yang didapat oleh KPK adalah beberapa orang yang terlibat dalam kasus tersebut. Salah satunya adalah Rizal, selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC Sumatera Barat, serta dua orang lainnya yang dianggap tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW.
Selain itu, KPK juga menyelidiki aliran uang yang masuk ke kantong para pejabat terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi. Penyelidikan ini dilakukan dengan hati-hati agar tidak ada penyalahgunaan sumber daya.